Glosarium
Kamus logistik Indonesia, menjelaskan beragam istilah yang digunakan dalam aktivitas logistik.
Ship Agency
Ship Agency adalah keagenan kapal, yaitu perwakilan perusahaan pelayaran di pelabuhan yang mengurus clearance kapal, perizinan, dan koordinasi layanan saat kapal melakukan port call. Istilah ini menunjuk pada pihak yang mewakili kepentingan kapal atau principal di lokasi pelabuhan.
Shipper
Shipper adalah orang atau badan hukum yang membuat kontrak pengangkutan dengan Carrier, atau yang atas namanya kontrak tersebut dibuat. Dalam definisi pengangkutan laut, istilah ini juga dapat menunjuk pihak yang menyerahkan barang kepada pengangkut berdasarkan kontrak itu.
Shipping
Shipping adalah istilah untuk kegiatan mengirim barang dari pihak atau lokasi asal menuju penerima. Dalam konteks bisnis, pembahasannya dapat mencakup penyiapan barang, pencatatan kiriman, pemilihan moda, dan penyerahan kepada pengangkut. Cakupan persisnya mengikuti konteks perusahaan atau dokumen yang memakai istilah tersebut.
Shipping Instruction
Shipping Instruction adalah kumpulan data pengiriman yang disampaikan untuk melengkapi reservasi pengangkutan dan menjadi dasar pembuatan Bill of Lading. SI berfungsi sebagai data tambahan yang dikirim pengirim setelah reservasi. Instruksi ini memuat fakta dan arahan yang dibutuhkan carrier untuk menyusun dokumen angkutan.
Six Sigma
Six Sigma adalah pendekatan perbaikan mutu yang menggunakan data untuk memahami dan mengurangi variasi proses yang dapat memicu cacat atau kesalahan. ASQ menjelaskannya sebagai metode disiplin untuk meningkatkan kemampuan proses dan kepuasan pelanggan. Metode ini dapat dipakai pada proses produksi maupun layanan.
SKU / Stock Keeping Unit
SKU adalah Stock Keeping Unit, yaitu kode yang digunakan bisnis untuk membedakan item atau varian yang dikelola dalam persediaan. Satu model baju, misalnya, dapat memiliki SKU berbeda untuk ukuran atau warna yang berbeda. Bentuk dan aturan pembuatannya ditentukan oleh organisasi yang memakai kode tersebut.
SLA / Service Level Agreement
SLA adalah Service Level Agreement, yaitu kesepakatan antara penyedia layanan dan pelanggan yang menjelaskan aspek layanan yang dijanjikan. NIST mencakup jenis layanan, tanggung jawab, tingkat kinerja yang diharapkan, pelaporan, penyelesaian masalah, dan pengakhiran kesepakatan dalam definisinya.
Sorting
Sorting adalah kegiatan memilah barang ke kelompok yang berbeda agar setiap kelompok dapat diteruskan ke tujuan, rute, atau bentuk penanganan yang sesuai. Dalam operasi logistik, penyortiran membantu mengubah kumpulan barang yang datang menjadi aliran yang lebih terarah untuk tahap berikutnya.
Stakeholder
Stakeholder adalah orang atau organisasi yang dapat memengaruhi, terdampak oleh, atau merasa terdampak oleh suatu keputusan maupun kegiatan. Definisi ISO mencakup pihak internal dan eksternal. Dalam rantai pasok, pelanggan, pekerja, pemasok, pengangkut, mitra, dan regulator dapat menjadi stakeholder sesuai keputusan yang dibahas.
Stevedoring
Stevedoring adalah pekerjaan membongkar barang dari kapal ke dermaga, tongkang, atau truk, atau memuat barang dari titik-titik tersebut ke dalam kapal sampai tersusun di palka. Pada Port of Loading, arah pekerjaannya menuju kapal; pada pelabuhan bongkar, arahnya berbalik.
Stock Opname
Stock opname adalah penghitungan fisik persediaan untuk membandingkan barang yang benar-benar tersedia dengan catatan stok. Hasilnya membantu menemukan perbedaan jumlah, lokasi, atau identitas item. Bentuk penghitungan dapat berupa hitung menyeluruh atau pemeriksaan berkala pada bagian tertentu.
Storage
Storage memiliki dua penggunaan yang perlu dipisahkan. Secara operasional, istilah ini berarti penyimpanan fisik barang atau Container di ruang tertentu. Pada invoice terminal, gudang, atau depo, Storage dapat berarti biaya atas ruang yang ditempati selama periode yang dihitung.