Storage memiliki dua penggunaan yang perlu dipisahkan. Secara operasional, istilah ini berarti penyimpanan fisik barang atau Container di ruang tertentu. Pada invoice terminal, gudang, atau depo, Storage dapat berarti biaya atas ruang yang ditempati selama periode yang dihitung.
Penyimpanan fisik menjawab pertanyaan lokasi dan kondisi: di mana kargo berada, siapa yang menguasai fasilitas, serta bagaimana unit dicatat. Storage charge menjawab pertanyaan komersial: periode mana yang ditagihkan, satuan apa yang digunakan, dan tarif mana yang berlaku. Keduanya berkaitan dan tetap harus dipisahkan.
Setelah dibongkar, kargo dapat ditempatkan sementara sampai proses berikutnya siap. Catatan lokasi, nomor unit, status muatan, waktu masuk, dan waktu keluar membentuk kronologi penyimpanan. Perpindahan antarblok atau fasilitas perlu dibedakan dari perubahan kepemilikan maupun pelepasan dokumen.
Kebutuhan ruang dan penanganan ditentukan oleh jenis kargo. Barang bersuhu terkontrol, berbahaya, berukuran khusus, atau memerlukan keamanan tambahan dapat memakai area serta prosedur berbeda. Perbedaan fasilitas dapat memengaruhi ketersediaan ruang dan struktur biaya yang diterapkan.
Free Time adalah periode bebas yang ditetapkan menurut tarif atau ketentuan terkait. Setelah periode itu berakhir, storage charge dapat mulai berjalan berdasarkan waktu penggunaan ruang. Hari kalender atau hari kerja, waktu mulai, pembulatan, dan tingkat tarif mengikuti fasilitas serta pengiriman yang bersangkutan.
Satu tanggal kedatangan kapal belum tentu menjadi awal perhitungan. Sistem dapat memakai peristiwa seperti discharge, availability, gate, atau waktu lain sesuai definisi tarif. Karena itu, perhitungan harus menggunakan event dan zona waktu yang benar, bukan mengambil tanggal yang paling mudah terlihat.
Demurrage berhubungan dengan penggunaan peralatan carrier di dalam terminal melampaui periode yang diizinkan menurut ketentuan. Storage berfokus pada ruang penumpukan. Keduanya dapat berjalan bersamaan karena satu kontainer dapat memakai peralatan dan ruang pada hari yang sama.
Detention biasanya berkaitan dengan peralatan carrier setelah keluar dari terminal sampai dikembalikan. Dengan demikian, lokasi dan event-nya berbeda dari storage di terminal. Definisi kontrak tetap mengendalikan karena istilah, gabungan free time, dan batas penggunaan dapat berbeda antarcarrier atau negara.
Delivery Order dapat menjadi bagian dari proses pelepasan kargo, tetapi tanggal penerbitannya tidak otomatis menghentikan storage. Status customs, ketersediaan kontainer, persetujuan terminal, dan gate-out merupakan peristiwa berbeda. Kronologi yang baik menempatkan masing-masing timestamp tanpa menyamakan fungsinya.
Bill of Lading membantu mengidentifikasi pengiriman, tetapi perhitungan storage biasanya memerlukan data terminal atau fasilitas yang lebih rinci. Cocokkan nomor dokumen, nomor kontainer, lokasi, event awal, event akhir, free time, kalender, dan tarif yang digunakan. Susunan itu menjelaskan tagihan tanpa mencampur penyimpanan fisik dengan penggunaan peralatan. Hasil rekonsiliasi menunjukkan periode yang benar-benar ditagihkan.
Your Reliable, Friendly Neighborhood Forwarder