Free Time adalah periode yang disepakati ketika penggunaan kontainer belum menimbulkan biaya demurrage, detention, atau gabungan keduanya sesuai ketentuan tarif. Setelah periode itu terlampaui, biaya dapat mulai berlaku berdasarkan peristiwa dan kalender yang ditetapkan.
Istilah ini tidak memiliki satu jumlah hari untuk semua shipment. Durasi, hari yang dihitung, jenis equipment, lokasi, serta pembagian biaya ditentukan oleh carrier, kontrak pengangkutan, dan tarif lokal. Beberapa produk memisahkan masa bebas, sedangkan produk lain memakai periode gabungan.
Pada pola impor yang memisahkan biaya, Demurrage mencakup waktu kontainer berada di terminal setelah masa bebas, sedangkan Detention mencakup waktu di luar terminal hingga equipment dikembalikan. Titik tepatnya tetap dibaca dari definisi carrier untuk shipment tersebut.
Pada ekspor, detention dapat berjalan sejak kontainer kosong keluar depot sampai unit berisi masuk terminal, lalu demurrage dapat mencakup waktu sejak gate-in sampai pemuatan kapal. Rangkaian Gate In - Gate Out membantu mengidentifikasi peristiwa, tetapi tarif menentukan event yang resmi dipakai.
Tanggal kedatangan kapal, discharge, availability, gate-out, dan pengembalian kosong merupakan peristiwa berbeda. Bill of Lading dapat menjadi bukti adanya kontrak pengangkutan, tetapi tabel tarif atau ketentuan D&D menjelaskan peristiwa mana yang memulai dan menghentikan free time.
Untuk impor, pengembalian Empty Container ke terminal, pelabuhan, atau depot yang disepakati dapat menjadi akhir periode detention. Event yang dipakai dalam perhitungan menggunakan catatan gate dan definisi tarif carrier sebagai acuan. Waktu kendaraan tiba secara fisik tidak menggantikan event tarif.
Storage adalah biaya penggunaan fasilitas pelabuhan, terminal, atau depot di luar masa bebas yang disepakati. Objek dan pihak penagihnya dapat berbeda dari penggunaan kontainer, sehingga satu shipment dapat memiliki baris biaya terpisah meskipun periodenya berdekatan.
Perhitungan biasanya memerlukan nomor kontainer, jenis equipment, lokasi, tanggal event, jumlah hari setelah masa bebas, serta tier tarif. Tarif bertingkat dapat menaikkan biaya harian pada rentang berikutnya, sehingga jumlah hari tidak selalu dikalikan satu angka tetap.
Sebagai contoh, ketentuan impor memberi empat hari masa bebas detention setelah gate-out. Kontainer keluar pada Senin dan diterima kembali di depot pada Sabtu menurut kalender tarif. Hari yang dapat ditagihkan dihitung dari event dan kalender resmi, bukan dari perkiraan waktu pengemudi.
Untuk merekonsiliasi biaya, susun timeline dari discharge atau release, gate-out, pembongkaran, dan gate-in empty. Lalu cocokkan setiap event dengan definisi free time dan tier tarif. Urutan ini menunjukkan sumber selisih tanpa mencampur waktu terminal dan waktu pemakaian di luar terminal.
Free Time adalah jendela waktu bebas biaya, bukan izin memakai kontainer tanpa batas. Definisi tarif mengendalikan durasi, event, wilayah, equipment, serta apakah demurrage dan detention dihitung terpisah atau digabung. Karena itu, perhitungan dimulai dari ketentuan shipment dan timestamp aktual.
Your Reliable, Friendly Neighborhood Forwarder