Glosarium
Kamus logistik Indonesia, menjelaskan beragam istilah yang digunakan dalam aktivitas logistik.
Receipt
Receipt berarti tanda atau catatan bahwa seseorang telah menerima barang atau uang. Dalam percakapan pengiriman di Indonesia, kata ini kadang merujuk pada bukti penyerahan kiriman atau dokumen yang dikenal sebagai resi. Konteks transaksi menunjukkan tahap yang dicatat dan fungsi dokumen tersebut.
Reefer Container
Reefer Container adalah kontainer yang dirancang dan dilengkapi untuk mengangkut muatan dalam kondisi suhu terkontrol. Unit pendinginnya mempertahankan pengaturan selama tersedia daya dan aliran udara bekerja sesuai rancangan. Kontainer ini digunakan untuk produk yang membutuhkan pengelolaan suhu selama perjalanan.
Reseller
Reseller adalah individu atau perusahaan yang menjual kembali barang yang diperoleh dari pemasok, produsen, atau pihak lain. Ia dapat membeli barang untuk dijual lagi, atau bertindak berdasarkan bentuk kerja sama yang disepakati. Peran utamanya berada pada penjualan kembali; sumber pasokan, cara menjual, dan tanggung jawab layanan mengikuti model bisnisnya.
Restock
Restock berarti mengisi kembali persediaan di toko, gudang, atau titik penyimpanan ketika barang berkurang atau dibutuhkan untuk operasi. Dalam konteks Inventory, istilah ini sering merujuk pada replenishment: menentukan kebutuhan, memilih sumber pasokan, lalu memindahkan barang ke lokasi yang memerlukannya.
Retailer
Retailer adalah perusahaan atau penjual yang menawarkan barang atau jasa kepada konsumen akhir. Penjualan dapat berlangsung melalui toko fisik, situs, aplikasi, katalog, atau gabungan beberapa kanal. Fungsi utamanya menghubungkan produk dengan pengguna akhir, meskipun ukuran usaha, jenis pelanggan, dan cara transaksi dapat berbeda.
Return
Return adalah barang atau transaksi yang dikembalikan setelah penjualan atau penyerahan. Dalam logistik, istilah ini sering menunjuk aliran barang dari pembeli kembali ke penjual atau Retailer, pusat layanan, atau pihak lain yang menangani. Penyebabnya dapat berupa barang rusak, salah kirim, kelebihan pesanan, atau kebijakan penjual.
Revenue
Revenue adalah pendapatan yang diakui perusahaan dari kegiatan menyerahkan barang atau jasa kepada pelanggan. Dalam pelaporan keuangan, IFRS 15 mengaitkan pengakuan pendapatan dengan pemenuhan kewajiban untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan, dalam jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak perusahaan.
RFP / Request for Proposal
RFP adalah Request for Proposal, yaitu permintaan resmi kepada calon penyedia agar mengajukan proposal untuk memenuhi kebutuhan yang dijelaskan. Organisasi dapat menggunakan dokumen ini ketika ingin membandingkan solusi, rencana pelaksanaan, kemampuan, serta penawaran dari beberapa vendor. RFP umumnya meminta lebih banyak uraian pendekatan daripada sekadar satu angka harga.
RFQ / Request for Quotation
RFQ adalah Request for Quotation, yaitu permintaan kepada pemasok untuk memberikan quotation atau penawaran atas kebutuhan yang dijelaskan. Dokumen ini lazim digunakan ketika organisasi ingin memperoleh dan membandingkan harga, tarif, atau biaya untuk barang maupun layanan dengan spesifikasi yang cukup terdefinisi.
Risk Appetite
Risk Appetite adalah jenis dan tingkat risiko yang bersedia diambil, dipertahankan, atau diterima organisasi ketika mengejar tujuan. Sikap ini membantu pemimpin menjelaskan keputusan mana yang dapat diambil dan kapan paparan perlu dikurangi atau ditangani. Appetite menjawab pilihan organisasi terhadap risiko, bukan menyatakan bahwa seluruh risiko dapat dihilangkan.
Routing
Routing adalah perencanaan jalur atau urutan titik yang akan dilalui barang dari asal ke tujuan. Dalam pengiriman, rute dapat terdiri dari beberapa segmen, lokasi singgah, moda, atau layanan yang saling tersambung. Jalur terpendek belum tentu paling sesuai karena waktu, biaya, kapasitas, dan batas operasional juga dapat memengaruhi pilihan.