Back to Blog
Kaitannya Mother Vessel dan Biaya Logistik

Benarkah Mother Vessel Bisa Tekan Biaya Logistik? Cek Faktanya

Jakarta, 12 December 2025

Mengirim puluhan kontainer memang terlihat menguntungkan di atas kertas. Namun, jika pengirimannya tidak optimal, profit bisnismu bisa tergerus sedikit demi sedikit.

Untuk meminimalkan risiko tersembunyi dalam biaya pengiriman, terutama jika kamu terbiasa mengirim dalam jumlah besar, menggunakan mother vessel bukan lagi sekadar opsi, melainkan sebuah keharusan.

Namun, sebelum kita anggap sebagai solusi pasti, ada baiknya kita cek fakta sebenarnya, apakah benar jenis kapal ini memang bisa tekan biaya logistik? Yuk kita bahas!


Apa Itu Mother Vessel?

Secara sederhana, mother vessel adalah kapal kontainer berukuran besar yang bertugas mengangkut muatan dalam jumlah sangat banyak antar pelabuhan utama (hub port). 

Kapal ini biasanya melayani rute internasional atau jalur antarpelabuhan besar yang sudah punya infrastruktur memadai.

Sistem distribusinya menggunakan konsep “hub-and-spoke”, di mana pelabuhan utama berperan sebagai pusat (hub) yang menerima atau mengirim muatan dalam jumlah besar menggunakan mother vessel.

Selanjutnya, barang akan didistribusikan ke pelabuhan-pelabuhan yang lebih kecil (spoke) menggunakan kapal feeder atau feeder vessel.

Misalnya, mother vessel membawa kontainer dalam jumlah besar ke pelabuhan utama seperti Tanjung Priok (Jakarta) atau Tanjung Perak (Surabaya), lalu diteruskan ke pelabuhan regional atau lokal menggunakan kapal feeder.

Jadi, dalam prosesnya ada dua moda pengangkutan: mother vessel dan feeder vessel.

Bedanya, mother vessel beroperasi di rute utama dengan kapasitas besar dan efisiensi tinggi, sedangkan feeder vessel lebih fleksibel karena bisa masuk ke pelabuhan kecil dengan muatan lebih sedikit. 

Dari sisi efisiensi, mother vessel punya beberapa keunggulan:

  • Lebih hemat bahan bakar per unit kontainer karena mengangkut ribuan kontainer sekaligus.
  • Manajemen kontainer lebih efisien, terutama proses bongkar muat dan pengelolaan logistik di pelabuhan besar bisa lebih terorganisir.
  • Frekuensi perjalanan lebih sedikit karena satu kapal besar bisa menggantikan beberapa kapal kecil.

Baca Juga: Apa Itu Stock Opname? Ini Cara Kerja dan Manfaatnya


Berapa Kapasitas dan Spesifikasi Mother Vessel?

Ukuran mother vessel ini memang luar biasa. Kapal jenis ini bisa membawa lebih dari 8.000 hingga 24.000 TEU (Twenty-foot Equivalent Unit), tergantung modelnya. 

Sebagai perbandingan, 1 TEU = 1 kontainer ukuran 20 kaki. Jadi, satu mother vessel bisa mengangkut hingga puluhan ribu kontainer dalam satu perjalanan.

Beberapa spesifikasi umum mother vessel antara lain:

  • Panjang kapal: 350–400 meter
  • Lebar: 50–60 meter
  • Kedalaman draft: bisa mencapai 15–16 meter
  • Kecepatan pelayaran: 20–25 knot

Kapal sebesar ini tentu butuh pelabuhan dengan kedalaman air dan crane besar untuk menurunkan kontainer. 

Di Indonesia, baru beberapa pelabuhan besar seperti Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Bitung yang bisa menerima kapal ukuran besar.

Baca Juga: Pilih Same Day atau Instant Delivery untuk Pengiriman Kilat? 


Benarkah Mother Vessel Bisa Menekan Biaya Logistik?

Jawabannya ya, tapi dengan catatan. Secara teori, mother vessel bisa menekan biaya logistik karena efek economy of scale.

Semakin banyak kontainer yang diangkut dalam satu perjalanan, semakin rendah biaya rata-rata per kontainer. Kapal besar juga lebih hemat bahan bakar per unit muatan dan efisien dalam penggunaan awak kapal.

Namun, efisiensi ini hanya optimal kalau pelabuhan yang disinggahi sudah siap secara infrastruktur, misalnya cukup dalam, punya alat bongkar muat modern, dan sistem manajemen pelabuhan yang cepat.

Kalau pelabuhan belum siap, justru bisa muncul masalah baru seperti waktu tunggu panjang, antrian bongkar muat, dan biaya tambahan. 

Jadi, mother vessel memang bisa menekan biaya logistik, tapi butuh dukungan sistem yang terintegrasi.

Baca Juga: Perbedaan Pengiriman Cargo dan Reguler


Apa Tantangan dan Solusi Penggunaan Mother Vessel?

Meski menjanjikan efisiensi yang menguntungkan pebisnis, tapi penggunaan mother vessel juga punya tantangan tersendiri.

Tantangan di Lapangan

Walau potensinya besar, penggunaan mother vessel di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan:

  • Keterbatasan infrastruktur karena banyak pelabuhan belum cukup dalam atau belum memiliki crane besar untuk kapal sekelas mother vessel.
  • Area bongkar muat terbatas sehingga waktu lebih lama.
  • Keterlambatan distribusi lanjutan karena daerah tujuan masih tergantung kapal kecil atau truk, yang bisa memperpanjang waktu.

Akibat tantangan tersebut, efisiensi yang diharapkan belum sepenuhnya terasa.

Solusi: Menggabungkan Mother Vessel dan Feeder Vessel

Solusi yang realistis untuk meningkatkan efisiensi distribusi logistik nasional adalah dengan menerapkan sistem hub-and-spoke secara maksimal.

Dalam sistem ini, mother vessel melayani jalur utama antar pelabuhan besar seperti Jakarta–Surabaya–Makassar, sementara feeder vessel bertugas menyalurkan barang ke pelabuhan-pelabuhan sekunder di wilayah Indonesia Timur seperti Ambon, NTT, atau Papua.

Dengan strategi ini, pengiriman tetap efisien karena kapal besar beroperasi di jalur yang ramai dan membawa muatan dalam jumlah besar, sementara kapal kecil menjangkau pelabuhan yang tidak dapat dilalui kapal besar.

Baca Juga: Pengiriman Kargo Apakah Aman? Ini Faktanya


Apa Perannya dalam Efisiensi Distribusi Domestik?

Peran mother vessel ke depan sangat penting dalam memperkuat konektivitas logistik antar pulau besar di Indonesia.

Kalau pelabuhan besar kita terus ditingkatkan, baik dari segi fasilitas maupun sistem digitalnya maka biaya logistik nasional bisa perlahan turun. 

Dampaknya, distribusi barang antar wilayah jadi lebih lancar dan harga di luar Jawa bisa lebih stabil.

Jadi, apakah mother vessel bisa menekan biaya logistik?

Bisa banget, asal didukung oleh infrastruktur pelabuhan yang siap dan sistem logistik yang terintegrasi.

Nah, kalau saat ini kamu sedang mencari partner pengiriman barang lewat jalur laut dengan kapal kargo, ada solusi digital yang bisa bikin proses pengirimanmu lebih mudah, cepat, dan transparan.

Langsung aja gunakan forwarder.ai.

Di platform ini kamu bisa memilih jenis kapal yang kamu butuhkan sesuai dengan skala pengirimanmu. Soal harga? Tenang aja, semuanya transparan sejak awal, jadi nggak ada lagi biaya tersembunyi.

Mau tahu bagaimana forwarder.ai mampu mentransformasikan proses logistik menjadi lebih praktis, aman, dan terjangkau, yuk baca ulasan lengkapnya di artikel ini: Jasa Pengiriman Container Lebih Mudah Lewat Forwarder.ai

Kirim Barang Tanpa Ribet. Semua Bisa dari Satu Platform!

Booking, cek harga, pilih rute, dan tracking barang, semua bisa kamu lakukan lewat forwarder.ai.
Nggak ada lagi cerita tanya-tanya manual. Hemat waktu, hemat tenaga, dan tetap punya kontrol penuh atas pengirimanmu.

Mulai Kirim Sekarang
Feeling enlightened? Share this article to more people.
Recent News

PT Digital Freight Forwarder

Your Reliable, Friendly Neighborhood Forwarder
logo_nlc
idEA_trustmark
Copyright © PT Digital Freight Forwarder 2025. All Rights Reserved