Glosarium
Kamus logistik Indonesia, menjelaskan beragam istilah yang digunakan dalam aktivitas logistik.
Tare Weight
Tare Weight adalah massa container kosong, yaitu unit tanpa kargo, kemasan muatan, dunnage, atau material pengaman di dalamnya. Angka ini menjelaskan berat equipment itu sendiri. Ia perlu dikaitkan dengan nomor unit karena tipe dan spesifikasi kontainer yang tampak serupa dapat memiliki tare berbeda.
Telex Release
Telex Release adalah mekanisme yang memungkinkan release kargo di tujuan tanpa penyerahan fisik original Bill of Lading di sana setelah tindakan pelepasan yang relevan dilakukan. Istilah ini berkaitan dengan B/L yang telah diterbitkan; nama layanan, kanal permintaan, dan akibat hukumnya dibaca dari prosedur yang berlaku.
Tenaga Kerja Bongkar Muat
Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) adalah sebutan bagi pekerja yang terlibat dalam kegiatan memindahkan muatan dari atau ke kapal dan area terkait. Dalam konteks pelabuhan Indonesia, istilah ini muncul pada dokumen kepelabuhanan yang membahas penyelenggaraan serta pembinaan tenaga kerja untuk kegiatan bongkar muat.
TEU / Twenty-foot Equivalent Unit
TEU adalah singkatan dari Twenty-foot Equivalent Unit, yaitu satuan ekuivalensi yang memakai satu kontainer nominal 20 kaki sebagai referensi. Satuan ini memudahkan penggabungan berbagai ukuran equipment dalam satu angka kapasitas. TEU menyatakan ekuivalensi berdasarkan ukuran nominal kontainer, bukan berat, volume muatan, atau kapasitas internal aktual.
THC / Terminal Handling Charge
THC adalah singkatan dari Terminal Handling Charge, yaitu charge untuk penanganan kontainer pada terminal asal atau tujuan sesuai tarif yang digunakan. Maersk mendefinisikan layanan origin dan destination sebagai biaya penanganan unit di port atau terminal masing-masing. Cakupan komersialnya tetap mengikuti dokumen tarif.
TMS / Transportation Management System
TMS adalah Transportation Management System, yaitu sistem yang membantu organisasi merencanakan dan mengelola pergerakan barang. Oracle menjelaskan kemampuan TMS mencakup perencanaan pengiriman, pelaksanaan transportasi, pengelolaan biaya angkutan, visibilitas, serta proses penyelesaian terkait. Cakupan fitur berbeda menurut produk dan konfigurasi.
Tow Truck
Tow Truck adalah kendaraan kerja dengan peralatan khusus untuk memindahkan kendaraan lain, misalnya mobil yang perlu dibawa ke bengkel atau dipindahkan antarlokasi. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah ini sering disebut mobil derek atau mobil towing. Cara memindahkannya dapat menggunakan bak angkut atau perangkat pengangkat roda, sesuai jenis alat dan petunjuk kendaraan yang ditangani.
Tracking
Tracking adalah proses melihat informasi perjalanan kiriman melalui nomor atau identitas yang menghubungkan paket dengan catatan pengangkut. Layanan tracking menampilkan pembaruan yang tersedia, misalnya penerimaan, perpindahan, atau upaya pengantaran. Jenis status dan cara tampilnya mengikuti sistem penyedia layanan.
Trailer
Trailer adalah unit kendaraan yang dirancang untuk ditarik oleh kendaraan bermotor, bukan bergerak dengan tenaga penggeraknya sendiri. FMCSA menggunakan pengertian tersebut dalam glosarium statistik transportasinya. Dalam angkutan barang, trailer menjadi bagian dari kombinasi kendaraan yang membawa muatan melalui jalan raya.
Transhipment
Transhipment adalah operasi terminal ketika kontainer atau kargo dipindahkan dari satu kapal ke kapal lain untuk mencapai tujuan akhir. Pengiriman berhenti di titik antara, dibongkar dari kapal pertama, lalu dimuat pada kapal lanjutan. Ini berbeda dari direct service tanpa perpindahan antar-kapal.
Transit
Transit dalam pengiriman biasanya menggambarkan barang yang sedang bergerak di antara titik asal dan tujuan, atau sedang melewati titik perantara. Dalam perjalanan multi-tahap, kiriman dapat berpindah moda atau singgah di fasilitas sebelum melanjutkan perjalanan. Cakupan istilah mengikuti konteks dokumen dan layanan.
Transporter
Transporter adalah sebutan umum bagi pihak yang menyediakan atau menjalankan kegiatan pengangkutan. Dalam layanan logistik, pihak tersebut dapat mengoperasikan kendaraan sendiri atau mengatur kapasitas angkutan melalui mitra, sesuai model usahanya. Arti hukum istilah seperti pengangkut atau perusahaan angkutan perlu dilihat dari aturan yang berlaku.