Mengurus gudang, mengemas barang, sampai mengatur pengiriman bisa memakan waktu dan energi besar, apalagi kalau order sedang ramai atau tujuan kirimnya jauh. Tanpa sistem yang rapi, risiko keterlambatan dan biaya tak terduga pun jadi makin besar.
Di sinilah, 3PL (third party logistics) sering jadi jalan keluar bagi pemilik bisnis yang kewalahan mengelola logistik.
Mau tahu bagaimana peran lengkap layanan ini? Yuk, simak ulasannya di artikel ini.
3PL (third party logistics) adalah layanan logistik yang dijalankan oleh pihak ketiga untuk mengelola proses pengiriman dan distribusi barang.
Tugas mereka bisa mencakup penyimpanan barang (warehousing), pengemasan, pengiriman, hingga mengurus dokumen administrasi.
Dengan 3PL, kamu bisa menghemat waktu, tenaga, dan biaya operasional.
Apalagi kalau memakai penyedia yang punya sistem transparan seperti forwarder.ai, di mana harga pengiriman sudah pasti sejak awal, dan pilihan moda transportasinya lengkap, mulai dari darat, laut, dan udara.
Baca Juga: Arti dan Beda FOB Shipping Point vs FOB Destination Point
Setiap penyedia 3PL punya paket layanan yang berbeda. Tapi umumnya, inilah yang sering digunakan pelaku bisnis:
Supaya lebih kebayang, berikut beberapa contoh penerapan 3PL dalam bisnis di Indonesia:
Sebuah brand fashion lokal yang penjualannya sudah ratusan order per bulan menggunakan 3PL untuk menyimpan stok di gudang pihak ketiga dan mengirim pesanan ke seluruh Indonesia.
Pemilik toko jadi nggak perlu repot mengurus gudang dan kurir satu per satu.
Perusahaan ini menyewa layanan 3PL untuk menyimpan barang medis dan mendistribusikannya ke rumah sakit di berbagai kota, lengkap dengan transportasi yang sesuai standar keamanan.
Dengan bantuan 3PL, eksportir bisa mengirim produk ke luar negeri, mengurus dokumen kepabeanan, dan memastikan barang tiba dalam kondisi baik.
Baca Juga: 5 Alasan COD Jadi Masalah Besar di Layanan Logistik
Buat banyak pemilik bisnis, 3PL merupakan strategi penting untuk berkembang. Beberapa manfaat yang bisa kamu rasakan antara lain:
Dengan 3PL, kamu nggak perlu lagi mengatur gudang, mengurus pengiriman, atau memantau stok secara manual.
Semua pekerjaan teknis ini akan diambil alih oleh penyedia layanan. Alhasil, kamu bisa lebih fokus mengembangkan produk dan strategi penjualan.
Baca Juga: Pilih FIFO atau LIFO dalam Manajemen Stok? Ini Jawabannya
Mengurus logistik sendiri tentunya membutuhkan biaya besar seperti sewa gudang, gaji karyawan, kendaraan, bahan bakar, hingga perawatan armada.
3PL membagi biaya ini ke banyak klien, sehingga tarif yang kamu bayar bisa jauh lebih rendah.
Penyedia third party logistics biasanya punya jaringan distribusi nasional dan bahkan internasional.
Artinya, pengiriman ke seluruh Indonesia, atau bahkan ekspor, bisa dilakukan lebih mudah dan cepat.
Baca Juga: Arti Distributor, Fungsi, dan Contohnya di Logistik
Penyedia 3PL yang berpengalaman biasanya punya sistem pelacakan dan teknologi yang bisa memantau pengiriman secara real-time. Jadi kamu tahu barang sudah sampai di mana.
Mulai dari penyimpanan barang, pengemasan, distribusi, hingga pengurusan dokumen bisa dilakukan oleh 3PL. Jadi kamu hanya tinggal memantau progresnya saja.
Baca Juga: Perbedaan Pengiriman Cargo dan Reguler
Walaupun 3PL punya banyak manfaat, memilih penyedia jasa yang tepat sangat penting, ya. Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:
3PL itu sebenarnya cara gampang untuk membuat urusan logistik lebih rapi, biaya lebih efisien, dan jangkauan pengiriman lebih luas.
Biar semua urusan logistik dan pengiriman barangmu nggak ribet lagi, forwarder.ai bisa jadi solusi. Di platform ini, kamu bisa kirim barang lewat darat, laut, atau udara, dengan proses booking cepat, dan biaya transparan.
Platform ini juga memudahkan kamu dalam mengatur armada, penjadwalan, dan monitoring pengiriman yang semuanya bisa dilakukan dari satu dashboard saja.
Ingin tahu ulasan lengkapnya? Yuk, simak di artikel ini: Layanan Logistik Online Bersama forwarder.ai