Ocean Freight adalah pengangkutan kargo melalui laut menggunakan kapal. Dalam pembahasan jasa logistik, istilah ini merujuk pada bagian perjalanan barang yang berlangsung melalui jaringan pelayaran. Pada penawaran biaya, ocean freight juga dapat digunakan sebagai nama komponen ongkos angkut laut. Arti yang dimaksud perlu dibaca dari konteks layanan atau rincian tarif yang sedang dibahas.
Kargo laut dapat memerlukan penanganan yang berbeda sesuai karakter barang. Muatan kering, barang yang membutuhkan pengaturan suhu, dan kargo berdimensi khusus memiliki kebutuhan peralatan masing-masing. Pemilihan pengiriman karena itu mempertimbangkan berat, volume, ukuran, kondisi penyimpanan, serta waktu yang tersedia. Istilah ocean freight menjelaskan modanya, sementara detail kargo menentukan rancangan penanganan yang lebih spesifik.
Untuk pengiriman berkontainer, FCL berarti satu kontainer digunakan secara eksklusif untuk satu pengiriman atau pelanggan sesuai pengaturannya. Ruang di dalamnya dapat terisi sebagian; istilah tersebut menjelaskan penggunaan kontainer, bukan syarat bahwa seluruh ruang harus penuh. Pilihan ini relevan ketika pengirim memerlukan penggunaan unit tersendiri atau memiliki jumlah barang yang sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan pengirimannya.
Pada LCL, barang dari beberapa pengirim dikonsolidasikan dalam kontainer yang sama. Setelah tiba, muatan dipisahkan kembali untuk diteruskan kepada penerimanya. Ada kegiatan penggabungan dan pemisahan yang perlu masuk dalam rencana waktu. Perbandingan biaya dengan FCL menggunakan data kargo serta cakupan layanan yang setara, karena tidak ada satu pilihan yang lebih murah untuk seluruh ukuran dan kondisi kiriman.
Perjalanan laut menghubungkan Port of Loading, yaitu pelabuhan tempat pemuatan ke kapal, dengan Port of Discharge, yaitu pelabuhan pembongkaran. Sebelum dan sesudah bagian tersebut, barang dapat melalui pengangkutan darat serta penanganan fasilitas. Karena itu, waktu pelayaran merupakan satu bagian dari keseluruhan waktu pengiriman, bersama persiapan, penanganan pelabuhan, dan penerusan menuju lokasi penerima.
Pada rute yang menggunakan Transhipment, kargo berpindah kapal melalui pelabuhan penghubung. Rute seperti ini perlu dibaca bersama jadwal layanan dan sambungannya. Cuaca atau kepadatan pelabuhan dapat memengaruhi perjalanan. Saat layanan ditawarkan sebagai Door to Door, cakupannya meluas ke titik penjemputan serta tujuan yang disepakati, sehingga rincian darat dan laut perlu dilihat dalam satu rencana.
Sebagai contoh hipotetis, eksportir hendak mengirim enam palet komponen mesin. Satu penawaran hanya mencakup angkutan laut, sedangkan penawaran lain mencakup penjemputan dari gudang dan penerusan setelah pelabuhan tujuan. Angka pada kedua penawaran perlu diuraikan berdasarkan bagian perjalanan yang tercakup. Membandingkan total tanpa menyamakan cakupan akan mencampurkan ongkos pelayaran dengan pekerjaan tambahan yang berbeda.
Untuk contoh tersebut, pengirim dapat membandingkan kebutuhan kontainer, titik awal dan akhir layanan, penanganan tambahan, serta rencana waktunya. Cara membaca ini membantu membedakan pilihan penggunaan kontainer dari pilihan cakupan layanan. Ocean freight menjadi lebih jelas ketika moda laut, karakter muatan, dan bagian perjalanan yang ditanggung dalam penawaran dijelaskan secara terpisah lalu dihubungkan kembali.
Your Reliable, Friendly Neighborhood Forwarder