Distributor adalah pihak dalam rantai pasok yang membeli atau menampung barang dari produsen, lalu menyalurkannya ke retailer, grosir, atau pelanggan bisnis. Perannya berada di antara sumber produk dan pasar yang dilayani.
Model distributor berbeda menurut industri. Sebagian memperoleh hak wilayah atau merek tertentu, sebagian menangani banyak produsen, dan sebagian berfokus pada penyimpanan serta penyaluran tanpa mengambil peran penjualan yang sama.
Distributor menggabungkan permintaan dari banyak pembeli, menyimpan Inventory, membagi volume besar menjadi pesanan yang lebih kecil, dan mengatur pengiriman ke jaringan tujuan. Fungsi ini membantu produsen menjangkau pasar tanpa melayani setiap titik secara langsung.
Selain perpindahan barang, distributor dapat mengelola data produk, pesanan, harga dagang, retur, dan ketersediaan stok. Cakupan tersebut mengikuti perjanjian komersial dengan produsen serta pelanggan.
Barang dapat diterima di Distribution Center milik distributor atau fasilitas pihak ketiga. Setelah dicatat dan disimpan, produk dialokasikan ke pelanggan berdasarkan order, jadwal, wilayah, dan ketersediaan.
Tujuannya dapat berupa toko independen, grosir, pabrik, atau Department Stores. Satu pengiriman juga dapat menggabungkan beberapa produk selama persyaratan penanganan dan dokumennya sesuai.
Distributor adalah peran bisnis, sedangkan Shipper adalah pihak yang menyerahkan barang untuk diangkut pada shipment tertentu. Distributor dapat menjadi shipper, tetapi nama kedua peran itu tidak selalu merujuk pada pihak yang sama.
Delivery adalah aktivitas membawa barang ke tujuan. Distributor merencanakan kebutuhan distribusi dan dapat memakai armada sendiri atau penyedia transportasi untuk menjalankan aktivitas tersebut.
Fulfillment memproses order hingga siap dikirim atau diserahkan kepada pelanggan. Distributor dapat menjalankan fungsi ini untuk pelanggan bisnis maupun pesanan langsung, tetapi tidak setiap distributor menyediakan layanan fulfillment per unit.
Sebagai contoh, produsen mengirim 5.000 unit ke distributor regional. Distributor menyimpan stok, menerima pesanan dari 40 toko, membagi kuantitas, lalu menjadwalkan pengiriman per wilayah. Istilah distributor merujuk pada pihak penyalur, bukan pada gudang atau kendaraan yang digunakan.
Identitas distributor pada dokumen perlu dibaca sesuai transaksi dan perannya pada shipment. Nama perusahaan yang sama dapat menempati field berbeda pada order yang berbeda; kontrak dan dokumen pengangkutan menjadi acuan.
Kinerja distribusi dapat dilihat dari ketersediaan stok, ketepatan pemenuhan order, waktu pengiriman, dan tingkat retur. Metrik tersebut menilai proses yang dikelola distributor, bukan mengubah definisi distributornya sebagai pihak penyalur.
Wilayah layanan dan portofolio produk menentukan pola jaringan distributor. Produk dengan permintaan tinggi dapat ditempatkan dekat pelanggan, sedangkan produk lambat bergerak dapat dipusatkan agar stok tidak tersebar terlalu tipis.
Your Reliable, Friendly Neighborhood Forwarder