Back to Blog
eta artinya, eta adalah, apa itu eta

Arti dan Perbedaan ETA dan ETD dalam Logistik

Jakarta, 27 January 2025

Jika kamu seorang pemilik bisnis dan sering terlibat dengan urusan logistik, istilah-istilah seperti ETA dan ETD pasti sering terdengar.

Memahami kedua istilah ini sangatlah penting agar kamu bisa melakukan estimasi waktu pengiriman barang secara akurat.

Nah, mari kita bahas lebih dalam tentang arti dan perbedaan antara ETA dan ETD, agar kamu bisa mengelola pengiriman dengan lebih baik.


Apa Itu ETA dalam Logistik?

ETA adalah singkatan dari "Estimated Time of Arrival" atau dalam bahasa Indonesia berarti "Perkiraan Waktu Kedatangan".

Secara sederhana, ETA artinya adalah waktu yang diperkirakan ketika suatu barang atau pengiriman akan tiba di tujuan. Misalnya, jika kamu mengirimkan barang ke pelanggan, mengetahui ETA dapat membantu kamu memberikan informasi yang akurat kepada mereka.

ETA biasanya ditentukan berdasarkan berbagai faktor, seperti jarak tempuh, kondisi cuaca, dan jenis transportasi yang digunakan.

Dengan adanya ETA, kamu bisa merencanakan kegiatan bisnis lainnya, seperti pengaturan stok barang atau penjadwalan pengiriman berikutnya.


Apa Itu ETD dalam Logistik?

Sementara itu, ETD adalah singkatan dari "Estimated Time of Departure" atau "Perkiraan Waktu Keberangkatan". ETD artinya adalah waktu yang diperkirakan ketika suatu barang atau pengiriman akan berangkat dari titik asal.

Dalam dunia logistik, ETD sangat penting untuk merencanakan pengiriman dan memastikan bahwa semua proses berjalan sesuai jadwal.

ETD juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kesiapan barang, proses dokumentasi, dan kondisi transportasi.

Dengan mengetahui ETD, kamu bisa mengatur waktu pengambilan barang dan memastikan bahwa semua persiapan telah dilakukan sebelum keberangkatan.


Apa Perbedaan antara ETA dan ETD?

Sekarang, mari kita lihat perbedaan mendasar antara ETA dan ETD. Meskipun keduanya berkaitan dengan waktu, fokusnya berbeda.

  • ETA (Estimated Time of Arrival): Menunjukkan waktu kedatangan barang di tujuan. ETA adalah informasi yang sangat penting bagi penerima barang, karena mereka bisa merencanakan penerimaan dan pengelolaan barang yang akan datang.

  • ETD (Estimated Time of Departure): Menunjukkan waktu keberangkatan barang dari titik asal. ETD adalah informasi yang lebih relevan bagi pengirim, karena mereka perlu memastikan bahwa semua persiapan telah dilakukan sebelum barang berangkat.

Dengan kata lain, ETA berfokus pada tujuan akhir, sedangkan ETD berfokus pada titik awal.


Baca Juga Pengertian Jasa Digital Freight Forwarding


Apa Saja Faktor yang Memengaruhi ETA dan ETD?

ETA artinya adalah perkiraan waktu kedatangan barang di tujuan. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi ETA dan ETD. Yuk, kita simak beberapa di antaranya:

  1. Kondisi Cuaca: Cuaca buruk seperti hujan lebat atau badai bisa banget menghambat perjalanan dan menyebabkan keterlambatan baik dalam keberangkatan maupun kedatangan. Jadi, pastikan kamu selalu cek prakiraan cuaca, ya.

  2. Kondisi Jalan: Kemacetan lalu lintas, kecelakaan, atau perbaikan jalan juga bisa memengaruhi waktu perjalanan. Meski di luar kendali kita, tapi tetap perlu kamu waspadai.

  3. Jenis Transportasi: Penggunaan moda transportasi yang berbeda, seperti truk, kapal, atau pesawat, juga memengaruhi ETA dan ETD. Setiap moda memiliki kecepatan dan waktu tempuh yang berbeda, jadi pastikan kamu pilih yang paling tepat untuk perjalananmu.

  4. Proses Dokumentasi: Kesiapan dokumen pengiriman juga memengaruhi, lho. Kalau dokumen kamu belum lengkap, ETD bisa tertunda sehingga akan memengaruhi ETA. Jadi, jangan lupa pastikan semua dokumen sudah siap, ya!

  5. Kesiapan Barang: Kalau barang belum siap untuk dikirim, ETD akan terpengaruh. Jadi, pastikan kamu sudah menyiapkan semuanya dengan baik sebelum waktu keberangkatan yang dijadwalkan.


Contoh Penggunaan ETA dan ETD

Mari kita lihat contoh konkret penggunaan ETA dan ETD dalam bisnis. Misalnya, kamu adalah pemilik toko online yang menjual produk fashion. Kemudian, kamu menerima pesanan dari pelanggan yang ingin barangnya tiba dalam waktu dua hari.

  • ETD
    Kamu menjadwalkan pengiriman barang pada pukul 10.00 WIB hari ini. Inilah yang disebut dengan ETD kamu. Pastikan semua barang sudah siap dan dokumen pengiriman lengkap sebelum waktu tersebut, ya!

  • ETA
    Setelah barang berangkat, kamu menerima informasi dari jasa pengiriman bahwa barang tersebut diperkirakan akan tiba di alamat pelanggan pada pukul 14.00 WIB keesokan harinya. Ini adalah ETA yang bisa kamu sampaikan kepada pelanggan.

Dengan memberikan informasi yang jelas mengenai ETD dan ETA, kamu bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan yang kamu tawarkan.


Baca Juga Bagaimana Cara Mengirim Kargo yang Aman?


Tracking Pengiriman Real Time dengan Forsis dari forwarder.ai

Mengelola logistik dengan efektif bukan hanya tentang mengetahui ETA dan ETD, tetapi juga tentang memastikan semua proses berjalan lancar, efisien, dan terpantau dengan baik.

Forsis dari forwarder.ai merupakan TMS (Transportation Management System) berbasis AI yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola armada, vendor, serta pengiriman secara real-time.

Tidak perlu repot lagi dengan pengelolaan manual yang memakan waktu.

Dengan sistem ini, kamu bisa mengoptimalkan proses pengiriman, menekan biaya, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Kunjungi forwarder.ai untuk informasi lebih lanjut!

Feeling enlightened? Share this article to more people.
Recent News

PT Digital Freight Forwarder

Your Reliable, Friendly Neighborhood Forwarder
logo_nlc
idEA_trustmark
Copyright © PT Digital Freight Forwarder 2025. All Rights Reserved