VGM (Verified Gross Mass)

VGM adalah singkatan dari Verified Gross Mass, yaitu massa bruto terverifikasi dari packed container. Dalam aturan SOLAS yang dirangkum IMO, verifikasi dilakukan setelah kontainer berisi kargo. Angka tersebut dipakai untuk keselamatan perencanaan stowage dan menjadi salah satu syarat sebelum unit dimuat ke kapal pada voyage yang dimaksud.

VGM berbeda dari Gross Weight yang hanya menjelaskan berat barang beserta kemasan pada cakupan dokumen tertentu. Massa packed container mencakup unit transportasinya juga. Karena itu, label objek yang ditimbang harus jelas agar berat kargo tidak disalin sebagai VGM tanpa komponen kontainer.

Tanggung Jawab atas VGM

IMO menempatkan tanggung jawab memperoleh dan mendokumentasikan VGM pada shipper yang disebut dalam bill of lading, sea waybill, atau dokumen multimoda setara menurut definisi pedomannya. Shipper juga memastikan angka tersebut disampaikan kepada wakil kapal dan terminal dalam waktu yang diperlukan.

Shipping Instruction dapat menjadi kanal data dalam proses carrier, tetapi VGM mempunyai persyaratan dan waktu penyampaian sendiri. Dokumen VGM harus menyebut massa terverifikasi dan ditandatangani oleh orang yang diberi wewenang oleh shipper. Bentuk tanda tangan dapat berupa elektronik sesuai pedoman IMO.

Dua Metode Verifikasi

IMO menyediakan dua metode verifikasi. Metode pertama menimbang packed container setelah pemuatan selesai. Metode kedua menjumlahkan massa paket, barang, palet, dunnage, serta material pengaman, kemudian menambahkan Tare Weight kontainer dengan metode tersertifikasi yang disetujui otoritas kompeten terkait.

Packing List dapat membantu menelusuri jumlah paket dan berat barang, tetapi isinya belum otomatis menghasilkan VGM. Metode kedua tetap memerlukan seluruh komponen yang disebut IMO dan prosedur yang disetujui. Metode pertama memperoleh hasil melalui penimbangan unit yang sudah dipacking sebagai satu kesatuan.

Urutan sebelum Kontainer Dimuat

Urutannya perlu dipertahankan: kontainer selesai dipacking, massanya diverifikasi, lalu angka disampaikan sebelum cutoff yang berlaku. Setelah diterima cukup awal, VGM digunakan dalam penyusunan stowage plan. Barulah unit yang memenuhi persyaratan dapat dipertimbangkan untuk dimuat ke kapal.

Cutoff VGM pada booking atau jadwal carrier menentukan batas operasional pengiriman tertentu. SOLAS tidak menetapkan satu jam global pada halaman IMO tersebut; yang dipersyaratkan adalah ketersediaan cukup awal bagi stowage plan. Zona waktu, voyage, terminal, dan versi notifikasi perlu dicocokkan.

VGM dan Keputusan Loading

Ketersediaan VGM merupakan prasyarat loading bagi packed container dalam cakupan SOLAS, namun tidak memberi hak otomatis untuk dimuat. IMO mempertahankan diskresi nakhoda atas penerimaan unit. Persyaratan lain, kondisi equipment, rencana kapal, dan keputusan operasional tetap dapat memengaruhi hasil akhirnya.

Contoh Alur Data VGM

Sebagai ilustrasi, packer menyelesaikan muatan dan mencatat nomor kontainer serta segel. Massa diverifikasi dengan metode yang sah, lalu shipper mengirim dokumen bertanda tangan sebelum cutoff. Terminal dan wakil kapal menerima angka untuk stowage plan sebelum keputusan pemuatan dibuat.

Back to Glossary
Copyright © PT Digital Freight Forwarder 2026. All Rights Reserved