Gross Weight adalah berat keseluruhan barang untuk cakupan yang disebutkan pada dokumen atau sistem. Angka ini mencakup kemasan, tetapi tidak mencakup peralatan transportasi seperti kontainer. Pada satu kiriman, Gross Weight dapat merupakan penjumlahan seluruh koli. Karena tingkat pencatatannya dapat berbeda, objek, label, dan satuan harus dibaca bersama.
Gross Weight berbeda dari net weight, yaitu berat barang tanpa kemasan. Ia juga berbeda dari Tare Weight, yang menunjukkan berat wadah atau peralatan ketika kosong. Ketiga istilah tersebut menjawab pertanyaan yang berbeda dan tidak boleh dipertukarkan hanya karena semuanya dinyatakan dalam kilogram atau ton.
Untuk barang dalam karton, Gross Weight dapat mencakup produk, kemasan primer, karton, dan bahan pelindung di dalam koli. Jika barang ditempatkan di palet, dokumen perlu menunjukkan apakah berat palet sudah termasuk. Packing List menjadi salah satu tempat untuk mencatat jumlah koli, berat bersih, dan berat kotor sesuai format yang digunakan.
Pada Bill of Lading, kolom berat perlu dibaca menurut istilah dan ketentuan dokumennya. Angka yang disampaikan oleh shipper dapat mewakili berat kargo beserta kemasan, tetapi tidak otomatis mencakup berat kontainer. Karena itu, penyebutan satuan dan ruang lingkup pengukuran lebih penting daripada sekadar nama kolom.
Untuk kontainer laut, Verified Gross Mass atau VGM adalah massa terverifikasi dari kontainer yang sudah diisi. Cakupannya meliputi kargo, seluruh material kemasan dan pengaman, serta tare kontainer. Dalam pengiriman yang berada dalam cakupan SOLAS, VGM harus tersedia cukup awal untuk penyusunan stowage plan sebelum kontainer dimuat ke kapal.
Dengan demikian, Gross Weight pada Packing List belum tentu sama dengan VGM. Dokumen pertama dapat mencatat berat kargo dan kemasan, sedangkan VGM menambahkan berat unit kontainer. Metode verifikasi VGM dan pihak yang menandatangani mengikuti persyaratan yang berlaku; IMO menempatkan tanggung jawab penyediaan angka tersebut pada shipper.
Objek pengukuran menentukan isi angkanya. Gross Weight produk mencakup produk dan kemasannya, sedangkan angka pada tingkat palet dapat memasukkan palet sebagai bagian dari unit logistik. Ketika beberapa tingkat dicatat bersamaan, jumlah koli dan label pengukuran perlu dipertahankan agar berat palet atau kemasan tidak terhitung dua kali saat total kiriman disusun.
Mulailah dari objek yang ditimbang: produk, koli, palet, kendaraan, atau packed container. Setelah itu, periksa komponen yang termasuk, satuan, alat timbang atau metode perhitungan, dan waktu pengukuran. Perubahan kemasan setelah penimbangan dapat membuat angka lama tidak lagi mewakili kondisi aktual.
Misalnya, berat bersih produk adalah 900 kilogram dan kemasan beserta paletnya 100 kilogram. Gross Weight kargo menjadi 1.000 kilogram. Jika kargo itu dimuat ke kontainer dengan tare 3.800 kilogram, VGM packed container menjadi 4.800 kilogram. Contoh ini menunjukkan mengapa dua angka tersebut sama-sama benar untuk objek yang berbeda.
Your Reliable, Friendly Neighborhood Forwarder