ETD (Estimated Time of Departure)

ETD adalah singkatan dari Estimated Time of Departure, yaitu perkiraan waktu keberangkatan pada event dan lokasi yang disebutkan. Dalam jadwal kapal, ETD biasanya merujuk pada waktu kapal diperkirakan meninggalkan pelabuhan atau terminal. Actual departure mencatat event setelah terjadi.

Untuk shipment ekspor, ETD di Port of Loading membantu menyusun rencana mundur bagi kesiapan barang dan proses sebelum pemuatan. Informasi ini perlu dibaca bersama nama kapal, lokasi, zona waktu, voyage, dan versi jadwal agar tidak tertukar dengan keberangkatan lain.

Fungsi ETD dalam Jadwal Pengiriman

ETD menjadi salah satu input saat memilih jadwal dan mengajukan Booking. Namun, permintaan booking, booking yang sudah dikonfirmasi, kesiapan kargo, dan keberangkatan aktual adalah status berbeda. Satu timestamp tidak dapat menggantikan bukti bahwa semua tahap tersebut selesai.

Tim pengirim dapat memakai ETD untuk mengatur produksi, trucking, stuffing, dokumen, serta serah terima ke fasilitas. Jadwal internal perlu menyediakan ruang untuk deadline yang berlaku pada shipment dan menyelesaikan pekerjaan sebelum batas masing-masing.

Hubungan ETD dan Cut-off Time

Cut-off Time adalah batas terakhir untuk cargo, dokumen, VGM, atau proses lain sesuai definisi carrier dan terminal. Cut-off berada sebelum event yang dilayaninya, tetapi jarak waktunya tidak universal dan beberapa jenis cutoff dapat memiliki jam yang berbeda.

Shipping Instruction juga memiliki tenggat tersendiri pada proses tertentu. Menyerahkan satu dokumen sebelum ETD tidak berarti seluruh cutoff terpenuhi. Jadwal harus mencatat nama deadline, zona waktu, pihak penerima data, dan versi instruksi yang dipakai.

Perbedaan ETD, ETA, dan Voyage

ETA memperkirakan waktu kedatangan pada titik berikutnya, sedangkan ETD memperkirakan waktu keberangkatan dari titik yang disebutkan. Keduanya merupakan forecast dinamis. Actual departure dan actual arrival baru mencatat event setelah benar-benar terjadi.

Voyage mengidentifikasi perjalanan tertentu. Satu vessel dapat menjalankan beberapa voyage, dan setiap port call dalam satu voyage dapat mempunyai ETD sendiri. Karena itu, ETD perlu dikaitkan dengan voyage serta lokasi selain nama kapal.

Mengapa ETD Diperbarui

ETD dapat berubah ketika rotasi pelabuhan, waktu kedatangan sebelumnya, kesiapan tambatan, operasi terminal, cuaca, atau keputusan operasional memberi forecast baru. Sistem perlu menampilkan waktu pembaruan agar pengguna mengetahui nilai mana yang menjadi estimasi terkini.

Pergeseran ETD dapat memengaruhi ETA di Port of Discharge, tetapi besarnya dampak dapat berbeda. Waktu transit, port call antara, dan perubahan rotasi dapat menyerap atau menambah selisih. Karena itu, ETA tujuan perlu dibaca dari pembaruan tersendiri.

Contoh Membaca Perubahan ETD

Sebagai contoh, ETD sebuah voyage bergeser dari malam ke pagi berikutnya. Tim perlu memeriksa apakah cutoff dan slot fasilitas ikut berubah sebelum mengubah jadwal trucking. Jika cutoff terkonfirmasi tetap, deadline lama tetap berlaku. Perubahan milestone lain memerlukan pembaruan tersendiri.

Jadi, ETD menjawab kapan suatu keberangkatan diperkirakan terjadi di titik tertentu. Gunakan nilai ini bersama lokasi, voyage, zona waktu, cutoff, versi jadwal, dan actual departure agar forecast tidak keliru dibaca sebagai konfirmasi booking atau bukti kapal sudah berangkat.

Back to Glossary
Copyright © PT Digital Freight Forwarder 2026. All Rights Reserved