{"id":903,"date":"2026-08-27T10:24:00","date_gmt":"2026-08-27T03:24:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.forwarder.ai\/blog\/?p=903"},"modified":"2026-09-03T08:23:10","modified_gmt":"2026-09-03T01:23:10","slug":"what-is-a-waybill-and-how-does-it-work","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/","title":{"rendered":"Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya"},"content":{"rendered":"<p>Waybill adalah dokumen pengangkutan yang diterbitkan pihak pengangkut sebagai tanda terima barang sekaligus bukti kontrak pengiriman. Dokumen ini ikut berjalan bersama barang dari titik jemput sampai alamat penerima.<\/p>\n<p>Waybill bersifat non-negotiable. Artinya, dokumen ini membuktikan bahwa barang sedang diangkut, tapi tidak membuktikan siapa pemiliknya.<\/p>\n<p>Kamu akan menemukan istilah ini di label paket, invoice forwarder, dan dokumen bea cukai. Artikel ini membahas artinya dalam bahasa Indonesia, dasar hukumnya, cara kerjanya, jenis-jenisnya, dan letak nomornya.<\/p>\n<h2>Apa Arti Waybill dalam Bahasa Indonesia?<\/h2>\n<p>Waybill artinya surat muatan atau surat angkutan, yaitu dokumen yang menyertai barang selama pengangkutan dan diterbitkan oleh pihak yang mengangkutnya. Dua istilah itu punya pijakan hukum sendiri di Indonesia, yang akan dibahas di bagian berikutnya.<\/p>\n<p>Banyak sumber menerjemahkannya sebagai surat jalan. Terjemahan itu tidak salah secara kamus, tapi kurang presisi untuk konteks operasional.<\/p>\n<p>Pembedanya ada di satu pertanyaan: siapa yang menerbitkan? Waybill terbit dari sisi pengangkut, yaitu ekspedisi, maskapai, pelayaran, atau forwarder, sebagai pengakuan bahwa mereka sudah menerima barang. Surat jalan terbit dari sisi pengirim saat barang keluar gudang.<\/p>\n<p>Jadi arti waybill lebih dekat ke dokumen kontrak pengangkutan, bukan ke catatan keluar gudang. Berikut ringkasan batasnya.<\/p>\n<div style=\"overflow-x: auto;\">\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Aspek<\/th>\n<th>Waybill<\/th>\n<th>Surat Jalan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Penerbit<\/td>\n<td>Pengangkut<\/td>\n<td>Pengirim atau tim gudang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Nomor pelacakan<\/td>\n<td>Ada<\/td>\n<td>Umumnya tidak ada<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Dipakai bea cukai<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<td>Tidak<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Padanan istilah<\/td>\n<td>Surat muatan, surat angkutan, SMU, konosemen<\/td>\n<td>Delivery note<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p>Dalam satu pengiriman, dua dokumen ini bisa muncul bersamaan tanpa saling menggantikan. Untuk melihat posisi waybill di antara dokumen pengiriman lainnya, lihat rangkuman <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-dokumen-logistik\/\">jenis-jenis dokumen logistik dan fungsinya<\/a>.<\/p>\n<p>Soal penulisan, kamu mungkin menemukan bentuk &#8220;way bill&#8221; terpisah dua kata. Ejaan bakunya satu kata, dan itu yang dipakai IATA maupun dokumen resmi pengangkut.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/delivery-order\/\">Delivery Order (DO): Pengertian, Isi Dokumen, dan Bedanya dengan PO<\/a><\/p>\n<h2>Apa Dasar Hukum Waybill di Indonesia?<\/h2>\n<p>Waybill punya padanan hukum yang jelas di Indonesia. Untuk angkutan darat namanya surat muatan barang, dan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang namanya surat angkutan.<\/p>\n<p>Pasal 168 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyatakan bahwa perusahaan angkutan umum yang mengangkut barang wajib membuat surat muatan barang sebagai bagian dokumen perjalanan.<\/p>\n<p>Kewajiban ini punya konsekuensi. Pengemudi angkutan umum barang yang membawa muatan tanpa surat muatan bisa dikenai sanksi berdasarkan Pasal 306 undang-undang yang sama, berupa kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00.<\/p>\n<p>Aturan yang lebih tua ada di Pasal 90 KUHD. Pasal itu menempatkan surat angkutan, atau <em>vrachtbrief<\/em>, sebagai bukti persetujuan antara pengirim atau ekspeditur di satu sisi dan pengangkut di sisi lain.<\/p>\n<p>Menurut Pasal 90 KUHD, isi surat angkutan paling sedikit memuat:<\/p>\n<ol>\n<li>Nama dan berat atau ukuran barang yang diangkut, beserta merek dan jumlahnya<\/li>\n<li>Nama orang kepada siapa barang dikirimkan<\/li>\n<li>Nama dan tempat kediaman pengangkut<\/li>\n<li>Jumlah biaya angkutan<\/li>\n<li>Tanggal<\/li>\n<li>Tanda tangan pengirim atau ekspeditur<\/li>\n<\/ol>\n<p>Bandingkan daftar itu dengan isi waybill modern mana pun. Enam elemennya nyaris identik, hanya berganti istilah dan bertambah nomor pelacakan.<\/p>\n<p>Untuk moda lain, penamaannya berubah lagi. Pengiriman udara memakai Surat Muatan Udara sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, sedangkan pengiriman laut memakai konosemen sebagaimana diatur Pasal 506 KUHD.<\/p>\n<h2>Apa Saja Fungsi Waybill dalam Pengiriman Barang?<\/h2>\n<p>Dalam satu lembar dokumen, waybill mengerjakan beberapa tugas sekaligus. Enam di antaranya paling terasa di operasional harian.<\/p>\n<h3>Tanda Terima Barang oleh Pengangkut<\/h3>\n<p>Begitu waybill terbit, pengangkut mengakui bahwa barang sudah ada di tangan mereka dalam kondisi yang tercatat. Ini titik perpindahan tanggung jawab, dan waktunya terekam di dokumen.<\/p>\n<h3>Bukti Kontrak Pengangkutan<\/h3>\n<p>Di balik waybill ada syarat dan ketentuan pengangkutan, biasanya tercetak kecil di sisi belakang formulir. Bagian ini jarang dibaca sampai ada masalah. Padahal di situlah batas tanggung jawab pengangkut dan besaran ganti rugi maksimal diatur.<\/p>\n<h3>Alat Pelacakan Kiriman<\/h3>\n<p>Nomor unik di waybill jadi kunci untuk memantau posisi barang. Setiap kali barang masuk gudang sortir atau berpindah hub, sistem mencatatnya dengan nomor tersebut sebagai referensi.<\/p>\n<h3>Dokumen Pendamping Kepabeanan<\/h3>\n<p>Untuk kiriman lintas negara, petugas bea cukai membaca waybill untuk mengetahui isi, asal, rute, dan tujuan barang. Data ini yang jadi dasar penilaian bea masuk dan pajak impor.<\/p>\n<h3>Dasar Klaim Kerusakan dan Kehilangan<\/h3>\n<p>Kalau barang rusak atau hilang di perjalanan, waybill jadi dokumen pertama yang diminta. Nilai barang yang kamu deklarasikan di sana jadi acuan besaran klaim, jadi mengisinya asal-asalan akan terasa akibatnya justru saat kamu paling butuh.<\/p>\n<h3>Arsip untuk Pembukuan dan Audit<\/h3>\n<p>Waybill masuk ke arsip perusahaan sebagai catatan resmi transaksi pengiriman. Tim finance memakainya untuk rekonsiliasi ongkos kirim, dan auditor memakainya untuk mencocokkan pengiriman dengan invoice.<\/p>\n<h2>Apa Saja Informasi yang Ada di Dalam Waybill?<\/h2>\n<p>Isi waybill berbeda-beda antar pengangkut, tapi kerangkanya seragam. Blok informasi berikut hampir selalu ada, apa pun format formulirnya.<\/p>\n<h3>Identitas Pengirim<\/h3>\n<p>Nama badan usaha atau perorangan, alamat lengkap dengan kode pos, nomor telepon aktif, dan email. Alamat pengirim juga jadi alamat retur kalau barang gagal terkirim.<\/p>\n<h3>Identitas Penerima<\/h3>\n<p>Nama lengkap penerima, alamat tujuan, nomor kontak, dan pengenal khusus kalau negara tujuan memintanya. Kesalahan di blok ini jadi penyebab keterlambatan yang paling sering muncul.<\/p>\n<h3>Detail Barang yang Dikirim<\/h3>\n<p>Deskripsi barang, jumlah koli, berat aktual, dimensi, dan nilai yang dideklarasikan. Tulis deskripsi yang spesifik, misalnya &#8220;kaus katun&#8221; bukan &#8220;pakaian&#8221;, karena deskripsi kabur memancing pemeriksaan tambahan di bea cukai.<\/p>\n<h3>Kode HS untuk Kiriman Internasional<\/h3>\n<p>Harmonized System code menentukan klasifikasi barang di sistem kepabeanan. Kode yang tepat mempercepat clearance dan menghindari selisih perhitungan bea masuk.<\/p>\n<h3>Detail Armada dan Rute<\/h3>\n<p>Nama kapal, nomor penerbangan, atau nomor kendaraan, ditambah titik asal dan tujuan. Informasi ini yang membuat penanggung jawab di setiap tahap pengiriman bisa ditelusuri.<\/p>\n<h3>Ketentuan Pembayaran<\/h3>\n<p>Siapa yang menanggung ongkos kirim, bea masuk, dan pajak: pengirim atau penerima. Ketentuan ini menentukan siapa yang dihubungi petugas saat barang tiba di negara tujuan.<\/p>\n<h3>Nomor Waybill dan Tanda Tangan<\/h3>\n<p>Nomor unik pengiriman plus tanda tangan pengirim dan penerima sebagai bukti serah terima.<\/p>\n<h2>Bagaimana Cara Kerja Waybill dari Terbit sampai Barang Diterima?<\/h2>\n<p>Siklus waybill dimulai saat kamu menyerahkan barang dan berakhir saat penerima membubuhkan tanda tangan. Di antara dua titik itu, dokumennya melewati lima tahap.<\/p>\n<h3>1. Pengirim Mengisi Data Pengiriman<\/h3>\n<p>Data diisi lewat sistem pengangkut, bukan formulir kertas, di hampir semua layanan sekarang. Isinya identitas kedua pihak, deskripsi barang, nilai deklarasi, dan ketentuan siapa yang menanggung biaya.<\/p>\n<p>Satu hal yang sering ditanyakan: setiap pengiriman butuh waybill sendiri. Mengirim barang yang sama ke alamat yang sama minggu depan tetap menghasilkan dokumen dan nomor baru.<\/p>\n<h3>2. Pengangkut Menerbitkan Waybill dan Nomornya<\/h3>\n<p>Begitu data dikonfirmasi, sistem menerbitkan nomor unik yang langsung terhubung ke detail pengiriman. Di layanan yang masih memakai kertas, waybill dicetak rangkap tiga: satu untuk pengangkut, satu jadi dasar penagihan, satu disimpan pengirim sebagai tanda terima.<\/p>\n<h3>3. Barang Diserahkan dan Dokumen Menempel<\/h3>\n<p>Salinan waybill ditempel di kemasan atau diserahkan langsung ke kurir, tergantung ketentuan pengangkut. Sejak titik ini, tanggung jawab atas barang berpindah dari kamu ke pihak pengangkut.<\/p>\n<h3>4. Nomor Waybill Merekam Setiap Perpindahan<\/h3>\n<p>Setiap kali barang discan di gudang sortir, hub, atau pos pemeriksaan bea cukai, sistem mencatat lokasi dan waktunya. Data inilah yang muncul di layar saat kamu melacak kiriman.<\/p>\n<h3>5. Penerima Menandatangani dan Siklus Ditutup<\/h3>\n<p>Tanda tangan penerima menutup kontrak pengangkutan. Kalau ada barang rusak atau jumlahnya kurang, catat saat serah terima, bukan setelahnya. Setelah dokumen ditandatangani tanpa catatan, posisi kamu dalam pengajuan klaim jauh lebih lemah.<\/p>\n<h2>Nomor Waybill yang Mana? Cara Menemukan dan Melacaknya<\/h2>\n<p>Nomor waybill adalah deretan kode paling menonjol di label pengiriman, biasanya dicetak besar tepat di bawah atau di atas barcode. Kalau ada beberapa angka di label, nomor waybill adalah yang menyertai barcode, bukan nomor pesanan atau kode pos.<\/p>\n<p>Panjangnya berbeda-beda antar pengangkut. FedEx memakai kode 12 digit sebagai nomor pelacakan, sementara format IATA untuk kiriman udara internasional terdiri dari tiga digit kode maskapai diikuti delapan digit nomor seri.<\/p>\n<p>Selain di label paket, nomor ini juga muncul di email konfirmasi pengiriman, halaman detail pesanan di marketplace, dan struk dari counter ekspedisi. Salin langsung dari sumbernya, jangan diketik ulang. Satu karakter meleset sudah cukup untuk memunculkan pesan &#8220;tidak ditemukan&#8221;.<\/p>\n<p>Lalu bagaimana dengan resi? Untuk pengiriman paket, nomor waybill dan nomor resi merujuk ke kode yang sama. Bedanya, resi adalah istilah sehari-hari di Indonesia untuk bukti kirim, sedangkan waybill adalah nama dokumen lengkapnya. Nomor pelacakan hanya satu bagian kecil dari isi waybill. Pembahasan detailnya ada di panduan <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/nomor-resi-pengiriman\/\">cara membaca dan melacak nomor resi pengiriman<\/a>.<\/p>\n<h2>Apa Saja Jenis Waybill Berdasarkan Moda Pengiriman?<\/h2>\n<p>Penamaan waybill mengikuti moda transportasi yang dipakai. Tujuh varian ini yang paling sering ditemui pelaku bisnis.<\/p>\n<h3>Air Waybill (AWB)<\/h3>\n<p>AWB dipakai untuk kargo udara dan diterbitkan maskapai atau agennya. Dokumen ini non-negotiable dan mencakup pengangkutan dari bandara asal ke bandara tujuan. Di Indonesia, padanan resminya Surat Muatan Udara. Pembahasan lengkapnya ada di <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/airway-bill\/\">panduan air waybill dan Surat Muatan Udara<\/a>.<\/p>\n<h3>Sea Waybill<\/h3>\n<p>Sea waybill dipakai untuk pengangkutan laut pelabuhan ke pelabuhan atau pengangkutan gabungan. Dokumen ini tidak bisa dipindahtangankan, jadi paling cocok untuk transaksi dengan penerima yang sudah pasti dan sudah dipercaya.<\/p>\n<h3>Consignment Note untuk Angkutan Darat<\/h3>\n<p>Untuk pengiriman darat, dokumennya disebut consignment note atau surat muatan jalan. Fungsinya identik dengan waybill moda lain, dan inilah dokumen yang wajib dibawa sesuai Pasal 168 UU Nomor 22 Tahun 2009.<\/p>\n<h3>House Waybill dan Master Waybill<\/h3>\n<p>House waybill diterbitkan forwarder kepada pemilik barang, sementara master waybill diterbitkan maskapai atau pelayaran kepada forwarder. Dua dokumen ini muncul bersamaan saat kiriman kamu digabung dengan muatan pengirim lain dalam satu konsolidasi.<\/p>\n<h3>Bulk Waybill<\/h3>\n<p>Bulk waybill dipakai saat banyak paket dikirim sekaligus sebagai satu muatan, biasanya di atas satu palet, lalu dipecah lagi di negara tujuan. Untungnya ada di sisi kepabeanan: dokumen dan proses clearance cukup satu kali untuk seluruh muatan, bukan per paket.<\/p>\n<h3>Blanket Waybill dan Astray Waybill<\/h3>\n<p>Blanket waybill mencatat beberapa pengiriman dalam satu dokumen, sedangkan astray waybill dipakai ketika barang terpisah dari dokumen aslinya di tengah perjalanan. Dua jenis ini lebih sering muncul di operasional pengangkut daripada di tangan pengirim.<\/p>\n<h3>Waybill Elektronik<\/h3>\n<p>Waybill elektronik menggantikan formulir kertas dengan data yang terbit langsung dari sistem pengangkut. Selain memangkas salah ketik, format ini memungkinkan status pengiriman diperbarui otomatis tanpa input manual.<\/p>\n<h2>Apa Bedanya Waybill dengan Bill of Lading dan Commercial Invoice?<\/h2>\n<p>Tiga dokumen ini sering muncul bersamaan di satu pengiriman ekspor, dan cukup sering dikira saling menggantikan. Padahal ketiganya dibaca untuk keperluan yang berbeda.<\/p>\n<h3>Waybill dan Bill of Lading<\/h3>\n<p>Keduanya dokumen pengangkutan, tapi hanya satu yang bisa memindahkan hak atas barang. Perbedaan ini punya konsekuensi nyata di transaksi bernilai besar.<\/p>\n<div style=\"overflow-x: auto;\">\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Aspek<\/th>\n<th>Waybill<\/th>\n<th>Bill of Lading<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Sifat dokumen<\/td>\n<td>Non-negotiable<\/td>\n<td>Bisa negotiable<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Bukti kepemilikan<\/td>\n<td>Tidak<\/td>\n<td>Ya, pemegang B\/L asli berhak atas barang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pengambilan barang<\/td>\n<td>Cukup identitas penerima yang tercantum<\/td>\n<td>Perlu menyerahkan B\/L asli atau telex release<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Paling cocok untuk<\/td>\n<td>Penerima yang sudah pasti dan sudah dipercaya<\/td>\n<td>Transaksi dengan letter of credit atau barang yang diperdagangkan saat transit<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kecepatan proses<\/td>\n<td>Lebih cepat, tidak menunggu dokumen fisik<\/td>\n<td>Lebih lambat, bergantung pengiriman dokumen asli<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p>Kalau kamu mengirim ke cabang sendiri atau ke pembeli langganan yang pembayarannya sudah lunas, sea waybill biasanya lebih praktis. Untuk transaksi yang pembayarannya bergantung penyerahan dokumen, bill of lading tetap pilihan yang aman. Rinciannya bisa kamu baca di artikel <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/fungsi-bill-of-lading\/\">fungsi bill of lading dalam pengiriman barang<\/a>.<\/p>\n<h3>Waybill dan Commercial Invoice<\/h3>\n<p>Waybill menjelaskan bagaimana barang diangkut. Commercial invoice menjelaskan berapa nilainya untuk keperluan bea masuk dan pajak.<\/p>\n<p>Untuk ekspor, dua-duanya wajib ada dan angkanya harus cocok. Selisih nilai antara keduanya adalah salah satu pemicu pemeriksaan yang paling sering terjadi di bea cukai.<\/p>\n<h2>Kesalahan Isi Waybill yang Paling Sering Terjadi<\/h2>\n<p>Waybill yang isinya keliru biasanya bukan soal kurang teliti. Sumber datanya yang tidak sinkron, dan kesalahannya baru ketahuan saat barang sudah jauh dari gudang.<\/p>\n<h3>Deskripsi Barang Terlalu Umum<\/h3>\n<p>Menulis &#8220;elektronik&#8221; atau &#8220;sampel&#8221; membuat petugas bea cukai harus menebak isi kiriman. Tulis nama produk yang spesifik supaya klasifikasinya bisa langsung ditetapkan.<\/p>\n<h3>Nilai Barang Beda dengan Invoice<\/h3>\n<p>Nilai di waybill sebaiknya persis sama dengan yang ada di commercial invoice. Selisih di antara keduanya jadi alasan paling umum kiriman ditahan untuk verifikasi ulang.<\/p>\n<h3>Data Penerima Tidak Lengkap<\/h3>\n<p>Alamat tanpa nomor unit, kode pos, atau nomor kontak aktif membuat kurir kehilangan cara menghubungi penerima. Cek ulang setiap kali, jangan diasumsikan sama dengan pengiriman sebelumnya.<\/p>\n<h3>Ketentuan Pembayaran Tidak Dicantumkan<\/h3>\n<p>Kalau tidak jelas siapa menanggung bea masuk, barang bisa tertahan di negara tujuan sampai ada yang bersedia membayar. Sepakati ini dengan penerima sebelum waybill dibuat.<\/p>\n<h3>Surat Muatan Tidak Dibawa Sopir<\/h3>\n<p>Untuk angkutan barang di jalan, surat muatan termasuk dokumen perjalanan yang wajib ada saat pemeriksaan. Pastikan dokumen ini ikut naik bersama muatan, bukan tertinggal di kantor.<\/p>\n<h3>Kalau Kesalahan Baru Ketahuan Setelah Barang Berangkat<\/h3>\n<p>Ruang koreksinya sempit, tapi belum tentu tertutup. Hubungi pengangkut secepatnya, karena sebagian data masih bisa diperbaiki selama barang belum masuk proses pemeriksaan pabean.<\/p>\n<p>Cara paling sederhana menghindari semua ini: pastikan waybill, invoice, dan packing list bercerita hal yang sama. Kalau ketiganya cocok, sebagian besar hambatan di perjalanan tidak akan terjadi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/essential-documents-in-sea-freight-the-complete-guide-to-sea-freight-shipping\/\">Dokumen Penting dalam Pengiriman Barang Melalui Laut<\/a><\/p>\n<h2>Apa Untungnya Waybill Digital Dibanding Formulir Kertas?<\/h2>\n<p>Waybill yang terbit dari sistem menghilangkan sebagian besar sumber kesalahan yang tadi disebut. Data pengirim, penerima, dan detail barang ditarik langsung dari pesanan, jadi tidak ada yang perlu diketik ulang.<\/p>\n<p>Perubahan yang lebih terasa ada di sisi visibilitas. Nomor waybill yang terhubung ke dashboard membuat kamu bisa melihat posisi setiap kiriman tanpa perlu menelepon tim ekspedisi satu per satu.<\/p>\n<p>Untuk bisnis dengan puluhan pengiriman per minggu, arsipnya juga jauh lebih rapi. Saat ada klaim asuransi atau audit, dokumen tinggal dicari berdasarkan nomornya, bukan dibongkar dari map di gudang belakang.<\/p>\n<p>Peralihan ke sistem digital tetap butuh penyesuaian. Tim yang sudah terbiasa dengan formulir kertas perlu waktu beradaptasi, dan platform yang dipilih harus cocok dengan skala pengiriman kamu.<\/p>\n<p>Kalau pengiriman bisnismu sudah cukup sering sampai dokumen kertas terasa memperlambat, mungkin ini saatnya mencoba cara yang lebih ringkas. Kamu bisa mulai dengan satu kiriman dulu dan <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/article-voucher-claim\">klaim voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu<\/a> di forwarder.ai, lalu lihat sendiri bagaimana dokumen dan pelacakannya berjalan dari satu dashboard.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube forwarder-youtube-lite-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\"><div class=\"forwarder-youtube-lite\" data-youtube-id=\"mWki-6J3Mxs\"><a class=\"forwarder-youtube-lite__link\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=mWki-6J3Mxs\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" aria-label=\"Putar video: Logistik Tanpa Drama: forwarder.ai | Short Ver\"><img src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi_webp\/mWki-6J3Mxs\/maxresdefault.webp\" width=\"1280\" height=\"720\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"\"><span class=\"forwarder-youtube-lite__play\" aria-hidden=\"true\"><\/span><\/a><\/div><\/div><\/figure>\n\n\n<div class=\"wp-block-group alignfull has-text-color has-background is-layout-flow wp-container-core-group-is-layout-9c51073a wp-block-group-is-layout-flow\" style=\"border-style:none;border-width:0px;border-top-left-radius:24px;border-top-right-radius:24px;border-bottom-left-radius:24px;border-bottom-right-radius:24px;color:#000000;background-color:#ffffff;min-height:0px;margin-top:0;margin-bottom:0;padding-top:var(--wp--preset--spacing--50);padding-right:0;padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--50);padding-left:0\">\n<h3 class=\"wp-block-heading has-text-align-center has-ast-global-color-0-color has-ast-global-color-4-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-1\" id=\"schedule-a-visit\" style=\"padding-top:var(--wp--preset--spacing--40);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--40);font-size:24px;line-height:1\"><strong><strong><strong>Kirim Barang Tanpa Ribet. Semua Bisa dari Satu Platform!<\/strong><\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\" style=\"padding-top:0;padding-bottom:0;font-size:14px;line-height:1\">Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-horizontal is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-is-layout-cbcdc57d wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button has-custom-width wp-block-button__width-50 is-style-fill\"><a class=\"wp-block-button__link has-ast-global-color-4-color has-ast-global-color-0-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-element-button\" href=\"https:\/\/forwarder.ai\/article-voucher-claim\" style=\"border-radius:50px\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Dapatkan Diskon!<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<h6 class=\"wp-block-heading\" style=\"margin-top:0;margin-right:0;margin-bottom:0;margin-left:0\">Feeling enlightened? Share this article to more people.<\/h6>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-outermost-social-sharing alignleft is-layout-flex wp-container-outermost-social-sharing-is-layout-b0461a5d wp-block-outermost-social-sharing-is-layout-flex\"><li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-facebook wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/sharer\/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Fwhat-is-a-waybill-and-how-does-it-work%2F&#038;title=Apa%20Itu%20Waybill%3F%20Arti%2C%20Fungsi%2C%20Jenis%2C%20dan%20Cara%20Kerjanya\" aria-label=\"Share on Facebook\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M12 2C6.5 2 2 6.5 2 12c0 5 3.7 9.1 8.4 9.9v-7H7.9V12h2.5V9.8c0-2.5 1.5-3.9 3.8-3.9 1.1 0 2.2.2 2.2.2v2.5h-1.3c-1.2 0-1.6.8-1.6 1.6V12h2.8l-.4 2.9h-2.3v7C18.3 21.1 22 17 22 12c0-5.5-4.5-10-10-10z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on Facebook\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-linkedin wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/shareArticle?mini=true&#038;url=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Fwhat-is-a-waybill-and-how-does-it-work%2F&#038;title=Apa%20Itu%20Waybill%3F%20Arti%2C%20Fungsi%2C%20Jenis%2C%20dan%20Cara%20Kerjanya\" aria-label=\"Share on LinkedIn\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M19.7,3H4.3C3.582,3,3,3.582,3,4.3v15.4C3,20.418,3.582,21,4.3,21h15.4c0.718,0,1.3-0.582,1.3-1.3V4.3 C21,3.582,20.418,3,19.7,3z M8.339,18.338H5.667v-8.59h2.672V18.338z M7.004,8.574c-0.857,0-1.549-0.694-1.549-1.548 c0-0.855,0.691-1.548,1.549-1.548c0.854,0,1.547,0.694,1.547,1.548C8.551,7.881,7.858,8.574,7.004,8.574z M18.339,18.338h-2.669 v-4.177c0-0.996-0.017-2.278-1.387-2.278c-1.389,0-1.601,1.086-1.601,2.206v4.249h-2.667v-8.59h2.559v1.174h0.037 c0.356-0.675,1.227-1.387,2.526-1.387c2.703,0,3.203,1.779,3.203,4.092V18.338z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on LinkedIn\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-x wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/x.com\/share?url=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Fwhat-is-a-waybill-and-how-does-it-work%2F&#038;text=Apa%20Itu%20Waybill%3F%20Arti%2C%20Fungsi%2C%20Jenis%2C%20dan%20Cara%20Kerjanya\" aria-label=\"Share on X\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M13.982 10.622 20.54 3h-1.554l-5.693 6.618L8.745 3H3.5l6.876 10.007L3.5 21h1.554l6.012-6.989L15.868 21h5.245l-7.131-10.378Zm-2.128 2.474-.697-.997-5.543-7.93H8l4.474 6.4.697.996 5.815 8.318h-2.387l-4.745-6.787Z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on X\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-threads wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.threads.net\/intent\/post?text=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Fwhat-is-a-waybill-and-how-does-it-work%2F\" aria-label=\"Share on Threads\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M16.3 11.3c-.1 0-.2-.1-.2-.1-.1-2.6-1.5-4-3.9-4-1.4 0-2.6.6-3.3 1.7l1.3.9c.5-.8 1.4-1 2-1 .8 0 1.4.2 1.7.7.3.3.5.8.5 1.3-.7-.1-1.4-.2-2.2-.1-2.2.1-3.7 1.4-3.6 3.2 0 .9.5 1.7 1.3 2.2.7.4 1.5.6 2.4.6 1.2-.1 2.1-.5 2.7-1.3.5-.6.8-1.4.9-2.4.6.3 1 .8 1.2 1.3.4.9.4 2.4-.8 3.6-1.1 1.1-2.3 1.5-4.3 1.5-2.1 0-3.8-.7-4.8-2S5.7 14.3 5.7 12c0-2.3.5-4.1 1.5-5.4 1.1-1.3 2.7-2 4.8-2 2.2 0 3.8.7 4.9 2 .5.7.9 1.5 1.2 2.5l1.5-.4c-.3-1.2-.8-2.2-1.5-3.1-1.3-1.7-3.3-2.6-6-2.6-2.6 0-4.7.9-6 2.6C4.9 7.2 4.3 9.3 4.3 12s.6 4.8 1.9 6.4c1.4 1.7 3.4 2.6 6 2.6 2.3 0 4-.6 5.3-2 1.8-1.8 1.7-4 1.1-5.4-.4-.9-1.2-1.7-2.3-2.3zm-4 3.8c-1 .1-2-.4-2-1.3 0-.7.5-1.5 2.1-1.6h.5c.6 0 1.1.1 1.6.2-.2 2.3-1.3 2.7-2.2 2.7z\"\/><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on Threads\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-whatsapp wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?text=Apa%20Itu%20Waybill%3F%20Arti%2C%20Fungsi%2C%20Jenis%2C%20dan%20Cara%20Kerjanya%20&mdash;%20https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Fwhat-is-a-waybill-and-how-does-it-work%2F\" aria-label=\"Share on WhatsApp\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M 12.011719 2 C 6.5057187 2 2.0234844 6.478375 2.0214844 11.984375 C 2.0204844 13.744375 2.4814687 15.462563 3.3554688 16.976562 L 2 22 L 7.2324219 20.763672 C 8.6914219 21.559672 10.333859 21.977516 12.005859 21.978516 L 12.009766 21.978516 C 17.514766 21.978516 21.995047 17.499141 21.998047 11.994141 C 22.000047 9.3251406 20.962172 6.8157344 19.076172 4.9277344 C 17.190172 3.0407344 14.683719 2.001 12.011719 2 z M 12.009766 4 C 14.145766 4.001 16.153109 4.8337969 17.662109 6.3417969 C 19.171109 7.8517969 20.000047 9.8581875 19.998047 11.992188 C 19.996047 16.396187 16.413812 19.978516 12.007812 19.978516 C 10.674812 19.977516 9.3544062 19.642812 8.1914062 19.007812 L 7.5175781 18.640625 L 6.7734375 18.816406 L 4.8046875 19.28125 L 5.2851562 17.496094 L 5.5019531 16.695312 L 5.0878906 15.976562 C 4.3898906 14.768562 4.0204844 13.387375 4.0214844 11.984375 C 4.0234844 7.582375 7.6067656 4 12.009766 4 z M 8.4765625 7.375 C 8.3095625 7.375 8.0395469 7.4375 7.8105469 7.6875 C 7.5815469 7.9365 6.9355469 8.5395781 6.9355469 9.7675781 C 6.9355469 10.995578 7.8300781 12.182609 7.9550781 12.349609 C 8.0790781 12.515609 9.68175 15.115234 12.21875 16.115234 C 14.32675 16.946234 14.754891 16.782234 15.212891 16.740234 C 15.670891 16.699234 16.690438 16.137687 16.898438 15.554688 C 17.106437 14.971687 17.106922 14.470187 17.044922 14.367188 C 16.982922 14.263188 16.816406 14.201172 16.566406 14.076172 C 16.317406 13.951172 15.090328 13.348625 14.861328 13.265625 C 14.632328 13.182625 14.464828 13.140625 14.298828 13.390625 C 14.132828 13.640625 13.655766 14.201187 13.509766 14.367188 C 13.363766 14.534188 13.21875 14.556641 12.96875 14.431641 C 12.71875 14.305641 11.914938 14.041406 10.960938 13.191406 C 10.218937 12.530406 9.7182656 11.714844 9.5722656 11.464844 C 9.4272656 11.215844 9.5585938 11.079078 9.6835938 10.955078 C 9.7955938 10.843078 9.9316406 10.663578 10.056641 10.517578 C 10.180641 10.371578 10.223641 10.267562 10.306641 10.101562 C 10.389641 9.9355625 10.347156 9.7890625 10.285156 9.6640625 C 10.223156 9.5390625 9.737625 8.3065 9.515625 7.8125 C 9.328625 7.3975 9.131125 7.3878594 8.953125 7.3808594 C 8.808125 7.3748594 8.6425625 7.375 8.4765625 7.375 z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on WhatsApp\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Waybill adalah dokumen pengangkutan yang diterbitkan pihak pengangkut sebagai tanda terima barang sekaligus bukti kontrak pengiriman. Dokumen ini ikut berjalan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":6563,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-903","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-dokumen-kepabeanan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, dan Jenis-Jenis Waybill - Forwarder.ai - Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Waybill adalah dokumen pengangkutan yang diterbitkan pihak pengangkut sebagai tanda terima barang. Pahami arti, fungsi, jenis, dan cara baca nomornya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, dan Jenis-Jenis Waybill - Forwarder.ai - Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Waybill adalah dokumen pengangkutan yang diterbitkan pihak pengangkut sebagai tanda terima barang. Pahami arti, fungsi, jenis, dan cara baca nomornya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Forwarder.ai - Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/forwarder.official\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-27T03:24:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-03T01:23:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/what_is_a_waybill_and_how_does_it_work.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Miftahul Khoir\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Miftahul Khoir\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Miftahul Khoir\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/94be42dbbf79b7bf8d9796bad4b1aaed\"},\"headline\":\"Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya\",\"datePublished\":\"2026-08-27T03:24:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-03T01:23:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/\"},\"wordCount\":2244,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work.webp\",\"articleSection\":[\"Dokumen &amp; Kepabeanan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"description\":\"Waybill adalah dokumen pengangkutan yang diterbitkan pihak pengangkut sebagai tanda terima barang. Pahami arti, fungsi, jenis, dan cara baca nomornya.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/\",\"name\":\"Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, dan Jenis-Jenis Waybill - Forwarder.ai - Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work.webp\",\"datePublished\":\"2026-08-27T03:24:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-03T01:23:10+00:00\",\"description\":\"Waybill adalah dokumen pengangkutan yang diterbitkan pihak pengangkut sebagai tanda terima barang. Pahami arti, fungsi, jenis, dan cara baca nomornya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work.webp\",\"width\":1200,\"height\":800,\"caption\":\"Apa Itu Surat Jalan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya\",\"item\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\\\/\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Forwarder.ai\",\"description\":\"Platform Digital Pengiriman Cargo Laut, Darat dan Udara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"PT Digital Freight Forwarder\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cropped-forwarder-ai-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cropped-forwarder-ai-logo.png\",\"width\":214,\"height\":36,\"caption\":\"PT Digital Freight Forwarder\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/forwarder.official\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/forwarder-ai\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/94be42dbbf79b7bf8d9796bad4b1aaed\",\"name\":\"Miftahul Khoir\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Miftahul Khoir\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/author\\\/miftahul-khoir\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, dan Jenis-Jenis Waybill - Forwarder.ai - Blog","description":"Waybill adalah dokumen pengangkutan yang diterbitkan pihak pengangkut sebagai tanda terima barang. Pahami arti, fungsi, jenis, dan cara baca nomornya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, dan Jenis-Jenis Waybill - Forwarder.ai - Blog","og_description":"Waybill adalah dokumen pengangkutan yang diterbitkan pihak pengangkut sebagai tanda terima barang. Pahami arti, fungsi, jenis, dan cara baca nomornya.","og_url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/","og_site_name":"Forwarder.ai - Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/forwarder.official\/","article_published_time":"2026-08-27T03:24:00+00:00","article_modified_time":"2026-09-03T01:23:10+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/what_is_a_waybill_and_how_does_it_work.png","type":"image\/png"}],"author":"Miftahul Khoir","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Miftahul Khoir","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/"},"author":{"name":"Miftahul Khoir","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/person\/94be42dbbf79b7bf8d9796bad4b1aaed"},"headline":"Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya","datePublished":"2026-08-27T03:24:00+00:00","dateModified":"2026-09-03T01:23:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/"},"wordCount":2244,"publisher":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work.webp","articleSection":["Dokumen &amp; Kepabeanan"],"inLanguage":"id","description":"Waybill adalah dokumen pengangkutan yang diterbitkan pihak pengangkut sebagai tanda terima barang. Pahami arti, fungsi, jenis, dan cara baca nomornya."},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/","name":"Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, dan Jenis-Jenis Waybill - Forwarder.ai - Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work.webp","datePublished":"2026-08-27T03:24:00+00:00","dateModified":"2026-09-03T01:23:10+00:00","description":"Waybill adalah dokumen pengangkutan yang diterbitkan pihak pengangkut sebagai tanda terima barang. Pahami arti, fungsi, jenis, dan cara baca nomornya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/#primaryimage","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work.webp","contentUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work.webp","width":1200,"height":800,"caption":"Apa Itu Surat Jalan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Waybill? Arti, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya","item":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/what-is-a-waybill-and-how-does-it-work\/"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#website","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/","name":"Forwarder.ai","description":"Platform Digital Pengiriman Cargo Laut, Darat dan Udara","publisher":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#organization","name":"PT Digital Freight Forwarder","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-forwarder-ai-logo.png","contentUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-forwarder-ai-logo.png","width":214,"height":36,"caption":"PT Digital Freight Forwarder"},"image":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/forwarder.official\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/forwarder-ai\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/person\/94be42dbbf79b7bf8d9796bad4b1aaed","name":"Miftahul Khoir","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g","caption":"Miftahul Khoir"},"url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/author\/miftahul-khoir\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/903","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=903"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/903\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6347,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/903\/revisions\/6347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6563"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=903"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=903"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=903"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}