{"id":655,"date":"2026-10-21T08:47:00","date_gmt":"2026-10-21T01:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.forwarder.ai\/blog\/?p=655"},"modified":"2026-10-21T14:04:34","modified_gmt":"2026-10-21T07:04:34","slug":"jenis-biaya-logistik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/","title":{"rendered":"Jenis Biaya Logistik, Komponen, Cara Hitung, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya logistik bukan cuma ongkos kirim. Pengeluaran ini muncul sejak barang diterima dan disimpan, diproses di gudang, dikemas, dikirim, sampai menangani retur jika barang kembali. Karena itu, bisnis yang hanya mencatat biaya transportasi bisa kehilangan gambaran tentang biaya logistik sebenarnya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau pertanyaannya, biaya logistik apa saja yang perlu diperhitungkan, komponen utamanya mencakup transportasi, pergudangan, persediaan, handling dan fulfillment, packaging, tenaga kerja dan sistem, distribusi akhir, reverse logistics, serta biaya akibat risiko atau ketidakefisienan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memahami jenis biaya logistik membantu bisnis melihat bukan hanya berapa banyak uang yang keluar, tetapi aktivitas apa yang membuat biaya tersebut muncul. Dari sini, tim bisa menentukan bagian mana yang memang dibutuhkan dan bagian mana yang masih bisa diperbaiki.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/manajemen-logistik\/\">Manajemen Logistik: Pengertian, Fungsi, dan Tujuannya<\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Biaya Logistik?<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya logistik adalah pengeluaran yang timbul karena aktivitas mengelola dan memindahkan barang dari titik asal sampai ke titik yang dibutuhkan bisnis atau pelanggan. Cakupannya dapat dimulai dari penerimaan barang, penyimpanan, pengelolaan inventory, pemrosesan pesanan, transportasi, sampai retur.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artinya, freight atau ongkos transportasi hanya salah satu bagiannya. Gudang yang terlalu besar, stok yang terlalu lama mengendap, terlalu banyak pengiriman ulang, atau proses picking yang tidak efisien juga dapat menambah total biaya logistik meskipun tarif pengirimannya tidak berubah.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, biaya sebaiknya dilihat mengikuti seluruh <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/proses-logistik\/\">proses logistik<\/a>, bukan dicatat terpisah tanpa melihat hubungan antartahap.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis Biaya Logistik yang Perlu Diperhitungkan<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Biaya Transportasi<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya transportasi muncul ketika barang dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain. Ini bisa berupa pengiriman dari pemasok ke gudang, perpindahan antargudang, distribusi menuju cabang, atau pengiriman ke pelanggan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komponennya dapat mencakup:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>freight atau tarif jasa pengiriman<\/li>\r\n<li>bahan bakar<\/li>\r\n<li>tol dan biaya jalan<\/li>\r\n<li>sewa atau penggunaan kendaraan<\/li>\r\n<li>driver dan kru<\/li>\r\n<li>pickup dan delivery<\/li>\r\n<li>biaya terminal jika relevan<\/li>\r\n<li>biaya menunggu kendaraan<\/li>\r\n<li>surcharge tertentu sesuai layanan<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau pengiriman menggunakan penyedia eksternal, jangan hanya melihat rate dasarnya. Freight cost dapat memiliki beberapa komponen tergantung moda, rute, barang, dan cakupan layanan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Biaya Pergudangan<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barang yang belum digunakan atau dikirim membutuhkan tempat. Dari sinilah muncul biaya fasilitas pergudangan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>sewa atau depresiasi fasilitas gudang<\/li>\r\n<li>listrik dan utilitas<\/li>\r\n<li>rak dan peralatan penyimpanan<\/li>\r\n<li>keamanan<\/li>\r\n<li>forklift dan material handling equipment<\/li>\r\n<li>perawatan fasilitas<\/li>\r\n<li>area penyimpanan dengan kondisi khusus<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya gudang tidak selalu turun hanya karena bisnis menggunakan ruang yang lebih kecil. Kapasitas yang terlalu sedikit juga dapat membuat penataan tidak efisien atau memerlukan perpindahan barang lebih sering.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Biaya Inventory atau Persediaan<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Stok yang berada di gudang juga memiliki biaya meskipun barang tersebut tidak bergerak. Modal yang sudah digunakan untuk membeli atau memproduksi inventory belum bisa digunakan untuk kebutuhan lain sampai barang terjual atau digunakan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya inventory dapat mencakup:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>biaya modal yang tertahan dalam stok<\/li>\r\n<li>penyimpanan inventory<\/li>\r\n<li>risiko kerusakan<\/li>\r\n<li>risiko kedaluwarsa<\/li>\r\n<li>penurunan nilai barang<\/li>\r\n<li>barang usang atau <i>obsolete<\/i><\/li>\r\n<li>shrinkage atau selisih inventory<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin lama barang mengendap, semakin penting bisnis mengetahui apakah stok tersebut masih mendukung penjualan atau justru menambah biaya. Salah satu indikator yang bisa digunakan adalah inventory turnover.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-turnover\/\">Inventory Turnover: Arti, Rumus, dan Cara Menghitungnya<\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Biaya Handling dan Fulfillment<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barang tidak hanya disimpan. Ada aktivitas fisik yang perlu dilakukan sejak barang masuk sampai siap keluar dari fasilitas.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biayanya dapat berasal dari:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>bongkar muat<\/li>\r\n<li>receiving<\/li>\r\n<li>putaway<\/li>\r\n<li>picking<\/li>\r\n<li>sorting<\/li>\r\n<li>packing<\/li>\r\n<li>staging<\/li>\r\n<li>loading<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jumlah barang yang diproses bukan satu-satunya penentu. Order yang terdiri dari banyak SKU, barang berukuran besar, atau produk yang membutuhkan pengecekan khusus dapat membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga kerja.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Biaya Packaging<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Packaging melindungi produk sekaligus memengaruhi biaya distribusi. Ukuran kemasan yang terlalu besar dapat menambah penggunaan ruang dan, pada layanan tertentu, membuat berat volumetrik meningkat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komponen biayanya bisa berupa:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>karton atau box<\/li>\r\n<li>palet<\/li>\r\n<li>stretch film<\/li>\r\n<li>bubble wrap atau pelindung<\/li>\r\n<li>dunnage<\/li>\r\n<li>label<\/li>\r\n<li>strapping<\/li>\r\n<li>peti atau kemasan khusus<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menekan biaya packaging bukan berarti mengurangi perlindungan barang. Kerusakan yang meningkat justru dapat menghasilkan biaya retur, penggantian produk, dan pengiriman ulang yang lebih besar.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Biaya Tenaga Kerja<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Operasional logistik membutuhkan orang untuk menerima barang, mengelola inventory, menyiapkan pesanan, mengatur transportasi, mengoperasikan kendaraan, sampai menangani masalah pengiriman.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya ini dapat mencakup gaji, lembur, tenaga kontrak, pelatihan, serta biaya lain yang berkaitan dengan tim operasional.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya tenaga kerja juga perlu dilihat bersama produktivitas. Penambahan tenaga kerja mungkin wajar ketika volume meningkat, tetapi kenaikan jumlah staf tanpa kenaikan output bisa menunjukkan proses yang perlu dievaluasi.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Biaya Sistem dan Teknologi<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisnis dapat menggunakan software untuk mengelola gudang, transportasi, inventory, order, tracking, atau analisis data.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya teknologi bisa berupa:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>langganan software<\/li>\r\n<li>implementasi sistem<\/li>\r\n<li>integrasi antaraplikasi<\/li>\r\n<li>scanner atau perangkat mobile<\/li>\r\n<li>barcode atau RFID<\/li>\r\n<li>maintenance<\/li>\r\n<li>dukungan teknis<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, Warehouse Management System (WMS) membantu mencatat dan mengelola aktivitas barang di gudang. Namun, manfaat sistem tetap bergantung pada kualitas proses dan data yang dimasukkan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/warehouse-management-system\/\">Warehouse Management System (WMS): Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya<\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Biaya Last Mile Delivery<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahap terakhir menuju pelanggan juga menghasilkan biaya tersendiri. Kendaraan perlu mendatangi banyak titik dengan ukuran order, kondisi jalan, dan jarak antarpenerima yang berbeda.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biayanya antara lain:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>kendaraan dan bahan bakar<\/li>\r\n<li>kurir atau driver<\/li>\r\n<li>route planning<\/li>\r\n<li>failed delivery<\/li>\r\n<li>redelivery<\/li>\r\n<li>proof of delivery<\/li>\r\n<li>pengelolaan delivery exception<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, biaya per order bisa berbeda walaupun nilai produknya sama. Pelanggan yang berada jauh dari rute reguler atau membutuhkan pengantaran ulang dapat menambah biaya pelayanan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Biaya Reverse Logistics dan Retur<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aliran barang tidak selalu berakhir setelah diterima pelanggan. Barang bisa kembali karena retur, kerusakan, penukaran, kegagalan pengiriman, atau alasan operasional lainnya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Reverse logistics dapat menimbulkan biaya untuk:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>pickup barang retur<\/li>\r\n<li>transportasi kembali<\/li>\r\n<li>pemeriksaan kondisi<\/li>\r\n<li>repacking<\/li>\r\n<li>restocking<\/li>\r\n<li>perbaikan<\/li>\r\n<li>disposal<\/li>\r\n<li>pengiriman barang pengganti<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau tingkat retur cukup tinggi, biaya ini sebaiknya dicatat terpisah agar penyebabnya bisa dianalisis, bukan bercampur dengan ongkos distribusi normal.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">10. Biaya Risiko dan Ketidakefisienan<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada biaya yang tidak selalu muncul sebagai satu baris khusus pada invoice, tetapi tetap mengurangi margin.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>barang rusak<\/li>\r\n<li>kehilangan atau shrinkage<\/li>\r\n<li>pengiriman ulang<\/li>\r\n<li>kendaraan menunggu terlalu lama<\/li>\r\n<li>kapasitas gudang yang tidak terpakai<\/li>\r\n<li>stok berlebih<\/li>\r\n<li>stockout yang memicu pengiriman darurat<\/li>\r\n<li>kesalahan picking dan packing<\/li>\r\n<li>biaya akibat keterlambatan<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis biaya ini sering terlewat karena tersebar di beberapa departemen. Padahal, justru di sinilah bisnis dapat menemukan peluang efisiensi yang tidak terlihat dari tarif freight saja.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Biaya Logistik Langsung dan Tidak Langsung<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain berdasarkan aktivitasnya, biaya logistik juga bisa dilihat dari seberapa mudah biaya tersebut dikaitkan dengan satu shipment, order, pelanggan, atau produk.<\/p>\r\n\r\n<div style=\"overflow-x: auto;\">\r\n<table>\r\n<thead>\r\n<tr>\r\n<th>Jenis<\/th>\r\n<th>Pengertian<\/th>\r\n<th>Contoh<\/th>\r\n<\/tr>\r\n<\/thead>\r\n<tbody>\r\n<tr>\r\n<td>Biaya langsung<\/td>\r\n<td>Dapat dikaitkan secara relatif jelas dengan aktivitas atau pengiriman tertentu<\/td>\r\n<td>Freight, packaging per order, biaya pickup, biaya handling shipment<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Biaya tidak langsung<\/td>\r\n<td>Mendukung operasi secara keseluruhan dan perlu dialokasikan<\/td>\r\n<td>Sewa gudang, supervisor, software, utilitas, administrasi<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<\/tbody>\r\n<\/table>\r\n<\/div>\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembedaan ini membantu ketika bisnis ingin mengetahui biaya sebenarnya untuk melayani pelanggan tertentu. Kalau hanya menghitung biaya langsung, sebagian biaya fasilitas dan operasional bisa tidak ikut terbaca.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Biaya Logistik Tetap dan Variabel<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya juga dapat dikelompokkan berdasarkan bagaimana nilainya berubah saat volume aktivitas naik atau turun.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Biaya Tetap<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya tetap tidak langsung berubah hanya karena jumlah order naik sedikit atau turun sedikit dalam satu periode.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya bisa berupa sewa gudang, biaya dasar sistem, atau kontrak fasilitas tertentu.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Biaya Variabel<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya variabel cenderung berubah mengikuti aktivitas. Semakin banyak barang diproses atau dikirim, semakin besar biaya yang muncul.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya bisa berupa bahan kemasan per order, tarif pengiriman per shipment, atau tenaga tambahan yang digunakan berdasarkan volume.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa biaya berada di antara keduanya. Armada sendiri, misalnya, memiliki biaya tetap seperti kepemilikan atau sewa kendaraan dan biaya variabel seperti bahan bakar serta tol.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menghitung Total Biaya Logistik<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada satu rumus akuntansi yang harus digunakan setiap perusahaan untuk seluruh kebutuhan analisis. Namun, bisnis dapat memulai dengan menjumlahkan komponen yang relevan dan menerapkan definisi yang konsisten dari periode ke periode.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara sederhana:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Total Biaya Logistik = Transportasi + Pergudangan + Inventory Carrying + Handling\/Fulfillment + Packaging + Tenaga Kerja &amp; Sistem + Last Mile + Reverse Logistics + Biaya Risiko yang Dicatat<\/em><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rumus tersebut perlu disesuaikan dengan model bisnis. Perusahaan yang tidak memiliki gudang sendiri, misalnya, mungkin membayar fulfillment provider dalam satu tarif sehingga beberapa komponen sudah digabung.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang paling penting adalah mencegah <i>double counting<\/i>. Kalau biaya tenaga kerja gudang sudah dimasukkan sebagai bagian dari biaya warehousing, jangan masukkan nilai yang sama sekali lagi ke total tenaga kerja.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menghitung Biaya Logistik per Order atau Shipment<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Total biaya perusahaan sulit digunakan untuk mengambil keputusan harian kalau tidak dipecah ke unit yang lebih relevan. Salah satu caranya adalah menghitung biaya per order atau shipment.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rumus sederhananya:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Biaya Logistik per Order = Total Biaya Logistik yang Relevan \/ Jumlah Order<\/em><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">atau:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Biaya per Shipment = Total Biaya Pengiriman yang Relevan \/ Jumlah Shipment<\/em><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rata-rata ini berguna untuk monitoring, tetapi jangan berhenti di sana. Order Jakarta dengan satu produk kecil belum tentu membutuhkan biaya yang sama dengan order menuju lokasi jauh yang berisi banyak SKU.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk analisis lebih dalam, bisnis dapat melihat <em>cost to serve<\/em>, yaitu berapa biaya yang benar-benar diperlukan untuk memenuhi pesanan pelanggan, channel, atau rute tertentu.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Bedanya Biaya Logistik dan Freight Cost?<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keduanya saling berkaitan, tetapi cakupannya berbeda.<\/p>\r\n\r\n<div style=\"overflow-x: auto;\">\r\n<table>\r\n<thead>\r\n<tr>\r\n<th>Aspek<\/th>\r\n<th>Biaya Logistik<\/th>\r\n<th>Freight Cost<\/th>\r\n<\/tr>\r\n<\/thead>\r\n<tbody>\r\n<tr>\r\n<td>Cakupan<\/td>\r\n<td>Seluruh biaya yang berkaitan dengan aliran dan penyimpanan barang<\/td>\r\n<td>Berfokus pada biaya pengangkutan barang<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Transportasi<\/td>\r\n<td>Termasuk<\/td>\r\n<td>Komponen utama<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Gudang<\/td>\r\n<td>Termasuk<\/td>\r\n<td>Umumnya bukan freight utama<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Inventory<\/td>\r\n<td>Termasuk dalam analisis biaya logistik<\/td>\r\n<td>Tidak menjadi freight charge<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Fulfillment dan packaging<\/td>\r\n<td>Dapat termasuk<\/td>\r\n<td>Tergantung cakupan penawaran layanan<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Retur<\/td>\r\n<td>Dapat termasuk<\/td>\r\n<td>Bisa menjadi freight baru jika barang dikirim kembali<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<\/tbody>\r\n<\/table>\r\n<\/div>\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, penurunan freight cost tidak otomatis berarti total biaya logistik turun. Contohnya, memilih pengiriman yang lebih lambat mungkin menekan ongkos transportasi tetapi meningkatkan kebutuhan safety stock atau waktu inventory berada dalam perjalanan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/freight-cost\/\">Pahami Apa Itu Freight Cost, Cara Hitung, &amp; Tips Menghematnya<\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Biaya Logistik yang Sering Tidak Terlihat<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masalah biaya logistik sering bukan karena satu tarif terlalu mahal, tetapi karena aktivitas kecil yang berulang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Redelivery<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barang yang gagal diterima perlu dikirim kembali. Bisnis menggunakan kendaraan, waktu kurir, dan kapasitas pengiriman dua kali untuk satu order.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Idle Time<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Truk yang menunggu proses loading terlalu lama tetap menggunakan waktu armada dan driver tanpa menghasilkan perpindahan barang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Overstock<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barang berlebih menggunakan ruang gudang dan modal. Kalau pergerakannya lambat, risiko penurunan nilai juga meningkat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Stockout<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kekurangan stok juga bisa menambah biaya. Tim mungkin perlu melakukan pengadaan atau pengiriman darurat dengan layanan yang lebih mahal untuk memenuhi kebutuhan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kesalahan Order<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah picking atau salah kirim dapat menghasilkan rangkaian biaya baru berupa retur, pemeriksaan, pengiriman pengganti, dan pekerjaan customer service.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">KPI untuk Memantau Biaya Logistik<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Total rupiah saja belum cukup untuk menilai efisiensi. Biaya bisa naik karena bisnis memang tumbuh dan menangani lebih banyak order. Karena itu, bandingkan biaya dengan aktivitas yang dihasilkan.<\/p>\r\n\r\n<div style=\"overflow-x: auto;\">\r\n<table>\r\n<thead>\r\n<tr>\r\n<th>KPI<\/th>\r\n<th>Rumus Sederhana<\/th>\r\n<th>Kegunaan<\/th>\r\n<\/tr>\r\n<\/thead>\r\n<tbody>\r\n<tr>\r\n<td>Logistics Cost per Order<\/td>\r\n<td>Total biaya logistik \/ jumlah order<\/td>\r\n<td>Melihat biaya rata-rata untuk memenuhi pesanan<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Freight Cost per Shipment<\/td>\r\n<td>Total freight \/ jumlah shipment<\/td>\r\n<td>Memantau perubahan biaya transportasi<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Logistics Cost to Sales<\/td>\r\n<td>Total biaya logistik \/ penjualan x 100%<\/td>\r\n<td>Melihat porsi biaya logistik terhadap pendapatan<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Warehouse Cost per Unit<\/td>\r\n<td>Total biaya gudang \/ unit yang diproses<\/td>\r\n<td>Mengukur biaya fasilitas terhadap throughput<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Cost per Delivery<\/td>\r\n<td>Total biaya delivery \/ delivery yang dihitung<\/td>\r\n<td>Mengevaluasi biaya distribusi akhir<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<tr>\r\n<td>Inventory Turnover<\/td>\r\n<td>HPP \/ rata-rata inventory<\/td>\r\n<td>Membantu melihat seberapa cepat stok berputar<\/td>\r\n<\/tr>\r\n<\/tbody>\r\n<\/table>\r\n<\/div>\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Definisikan KPI secara konsisten sebelum membandingkan periode. Misalnya, tentukan lebih dulu apakah retur, software, atau biaya tenaga kerja tertentu masuk ke logistics cost. Tanpa batas yang sama, perubahan rasio bisa menyesatkan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Mengendalikan Biaya Logistik tanpa Mengorbankan Layanan<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Cari Cost Driver Terbesar<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan menekan semua pos biaya sekaligus. Urutkan pengeluaran berdasarkan nilainya, lalu cari aktivitas yang membuat biaya terbesar tersebut naik.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau freight menjadi pengeluaran terbesar, analisis rute, utilisasi kendaraan, konsolidasi, dan pola booking. Kalau inventory lebih bermasalah, fokusnya bisa bergeser ke forecasting dan replenishment.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Bandingkan Total Cost, Bukan Satu Tarif<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Supplier atau penyedia jasa dengan rate paling rendah belum tentu memberikan total biaya terendah. Perhatikan minimum charge, handling, waktu tunggu, pickup, delivery, dan biaya lainnya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/rate-card-logistik\/\">Rate card logistik<\/a> dapat digunakan sebagai acuan untuk membaca tarif beserta satuan dan ketentuannya sebelum membandingkan layanan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tingkatkan Utilisasi Kapasitas<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kendaraan yang sering berjalan dengan ruang kosong atau gudang yang terlalu besar terhadap kebutuhan aktual menurunkan utilisasi aset.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Periksa apakah pengiriman bisa dikonsolidasikan tanpa membuat lead time terlalu panjang dan apakah ruang gudang digunakan sesuai pola inventory.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kelola Inventory berdasarkan Permintaan<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menekan inventory sampai serendah mungkin juga bukan tujuan yang tepat. Stok terlalu sedikit dapat menyebabkan stockout, sedangkan stok terlalu tinggi menahan modal dan ruang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan data permintaan, lead time, dan tingkat layanan yang dibutuhkan untuk menentukan jumlah persediaan yang lebih seimbang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Kurangi Pekerjaan Ulang<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesalahan picking, label, alamat, atau dokumen menghasilkan pekerjaan tambahan tanpa menambah nilai ke pelanggan. Pantau penyebab kesalahan yang paling sering muncul lalu perbaiki proses di titik tersebut.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Gunakan Sistem untuk Masalah yang Memang Membutuhkan Sistem<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">WMS, TMS, atau software lain bisa membantu meningkatkan visibilitas dan mengurangi pekerjaan manual. Namun, software bukan pengganti proses yang jelas.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum membeli sistem baru, tentukan masalah apa yang ingin diselesaikan dan indikator apa yang akan digunakan untuk mengukur hasilnya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Analisis Biaya sampai Level Pelanggan atau Rute<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua pelanggan dengan nilai transaksi yang sama belum tentu memberi margin yang sama. Pelanggan yang memesan sedikit tetapi sering, berada jauh dari rute utama, atau memiliki tingkat retur tinggi dapat membutuhkan biaya pelayanan yang lebih besar.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Analisis seperti ini membantu bisnis mengambil keputusan tentang minimum order, jadwal pengiriman, wilayah layanan, serta struktur harga berdasarkan data, bukan rata-rata seluruh pelanggan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/menghitung-biaya-pengiriman-cargo\/\">Menghitung Biaya Pengiriman Cargo: Faktor yang Perlu Dipertimbangkan<\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Checklist Audit Biaya Logistik<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau ingin mulai mengevaluasi biaya, gunakan pertanyaan berikut sebagai checklist awal:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>Berapa total biaya transportasi setiap bulan?<\/li>\r\n<li>Rute mana yang memiliki biaya per shipment tertinggi?<\/li>\r\n<li>Berapa persen kapasitas kendaraan dan gudang yang benar-benar digunakan?<\/li>\r\n<li>Berapa lama rata-rata inventory tersimpan?<\/li>\r\n<li>Produk apa yang paling banyak mengendap?<\/li>\r\n<li>Berapa biaya picking, packing, dan handling per order?<\/li>\r\n<li>Seberapa sering terjadi redelivery atau retur?<\/li>\r\n<li>Berapa biaya akibat kerusakan atau kesalahan order?<\/li>\r\n<li>Apakah rate card sama dengan biaya yang akhirnya ditagihkan?<\/li>\r\n<li>Pelanggan atau rute mana yang memiliki cost to serve paling tinggi?<\/li>\r\n<li>Apakah biaya naik karena volume bertambah atau karena proses makin tidak efisien?<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sini, pilih beberapa cost driver terbesar untuk dianalisis lebih dalam. Mengoptimalkan satu proses dengan dampak besar biasanya lebih berguna daripada menghemat sedikit di banyak pos yang sebenarnya tidak material.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengelola Biaya Logistik Bukan Sekadar Mencari Ongkir Termurah<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis biaya logistik saling berkaitan. Tarif transportasi yang lebih murah bisa menambah waktu inventory, gudang murah yang terlalu jauh bisa meningkatkan biaya distribusi, dan packaging yang ditekan terlalu jauh bisa menaikkan kerusakan serta retur.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, tujuan pengelolaan biaya bukan membuat setiap pos serendah mungkin. Yang perlu dicari adalah kombinasi biaya, kapasitas, waktu, dan tingkat layanan yang paling masuk akal untuk operasional bisnis.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau kamu ingin membandingkan pilihan pengiriman berdasarkan rute dan kebutuhan bisnis, cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/\/article-voucher-claim\">pilihan pengiriman, rute, dan estimasi biaya kirim<\/a>.<\/p>\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube forwarder-youtube-lite-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\"><div class=\"forwarder-youtube-lite\" data-youtube-id=\"mWki-6J3Mxs\"><a class=\"forwarder-youtube-lite__link\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=mWki-6J3Mxs\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" aria-label=\"Putar video: Logistik Tanpa Drama: forwarder.ai | Short Ver\"><img src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi_webp\/mWki-6J3Mxs\/maxresdefault.webp\" width=\"1280\" height=\"720\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"\"><span class=\"forwarder-youtube-lite__play\" aria-hidden=\"true\"><\/span><\/a><\/div><\/div><\/figure>\n\n\n<div class=\"wp-block-group alignfull has-text-color has-background is-layout-flow wp-container-core-group-is-layout-9c51073a wp-block-group-is-layout-flow\" style=\"border-style:none;border-width:0px;border-top-left-radius:24px;border-top-right-radius:24px;border-bottom-left-radius:24px;border-bottom-right-radius:24px;color:#000000;background-color:#ffffff;min-height:0px;margin-top:0;margin-bottom:0;padding-top:var(--wp--preset--spacing--50);padding-right:0;padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--50);padding-left:0\">\n<h3 class=\"wp-block-heading has-text-align-center has-ast-global-color-0-color has-ast-global-color-4-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-1\" id=\"schedule-a-visit\" style=\"padding-top:var(--wp--preset--spacing--40);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--40);font-size:24px;line-height:1\"><strong><strong><strong>Kirim Barang Tanpa Ribet. Semua Bisa dari Satu Platform!<\/strong><\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\" style=\"padding-top:0;padding-bottom:0;font-size:14px;line-height:1\">Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-horizontal is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-is-layout-cbcdc57d wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button has-custom-width wp-block-button__width-50 is-style-fill\"><a class=\"wp-block-button__link has-ast-global-color-4-color has-ast-global-color-0-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-element-button\" href=\"https:\/\/forwarder.ai\/article-voucher-claim\" style=\"border-radius:50px\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Dapatkan Diskon!<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<h6 class=\"wp-block-heading\" style=\"margin-top:0;margin-right:0;margin-bottom:0;margin-left:0\">Feeling enlightened? Share this article to more people.<\/h6>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-outermost-social-sharing alignleft is-layout-flex wp-container-outermost-social-sharing-is-layout-b0461a5d wp-block-outermost-social-sharing-is-layout-flex\"><li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-facebook wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/sharer\/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Fjenis-biaya-logistik%2F&#038;title=Jenis%20Biaya%20Logistik%2C%20Komponen%2C%20Cara%20Hitung%2C%20dan%20Contohnya\" aria-label=\"Share on Facebook\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M12 2C6.5 2 2 6.5 2 12c0 5 3.7 9.1 8.4 9.9v-7H7.9V12h2.5V9.8c0-2.5 1.5-3.9 3.8-3.9 1.1 0 2.2.2 2.2.2v2.5h-1.3c-1.2 0-1.6.8-1.6 1.6V12h2.8l-.4 2.9h-2.3v7C18.3 21.1 22 17 22 12c0-5.5-4.5-10-10-10z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on Facebook\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-linkedin wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/shareArticle?mini=true&#038;url=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Fjenis-biaya-logistik%2F&#038;title=Jenis%20Biaya%20Logistik%2C%20Komponen%2C%20Cara%20Hitung%2C%20dan%20Contohnya\" aria-label=\"Share on LinkedIn\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M19.7,3H4.3C3.582,3,3,3.582,3,4.3v15.4C3,20.418,3.582,21,4.3,21h15.4c0.718,0,1.3-0.582,1.3-1.3V4.3 C21,3.582,20.418,3,19.7,3z M8.339,18.338H5.667v-8.59h2.672V18.338z M7.004,8.574c-0.857,0-1.549-0.694-1.549-1.548 c0-0.855,0.691-1.548,1.549-1.548c0.854,0,1.547,0.694,1.547,1.548C8.551,7.881,7.858,8.574,7.004,8.574z M18.339,18.338h-2.669 v-4.177c0-0.996-0.017-2.278-1.387-2.278c-1.389,0-1.601,1.086-1.601,2.206v4.249h-2.667v-8.59h2.559v1.174h0.037 c0.356-0.675,1.227-1.387,2.526-1.387c2.703,0,3.203,1.779,3.203,4.092V18.338z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on LinkedIn\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-x wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/x.com\/share?url=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Fjenis-biaya-logistik%2F&#038;text=Jenis%20Biaya%20Logistik%2C%20Komponen%2C%20Cara%20Hitung%2C%20dan%20Contohnya\" aria-label=\"Share on X\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M13.982 10.622 20.54 3h-1.554l-5.693 6.618L8.745 3H3.5l6.876 10.007L3.5 21h1.554l6.012-6.989L15.868 21h5.245l-7.131-10.378Zm-2.128 2.474-.697-.997-5.543-7.93H8l4.474 6.4.697.996 5.815 8.318h-2.387l-4.745-6.787Z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on X\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-threads wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.threads.net\/intent\/post?text=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Fjenis-biaya-logistik%2F\" aria-label=\"Share on Threads\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M16.3 11.3c-.1 0-.2-.1-.2-.1-.1-2.6-1.5-4-3.9-4-1.4 0-2.6.6-3.3 1.7l1.3.9c.5-.8 1.4-1 2-1 .8 0 1.4.2 1.7.7.3.3.5.8.5 1.3-.7-.1-1.4-.2-2.2-.1-2.2.1-3.7 1.4-3.6 3.2 0 .9.5 1.7 1.3 2.2.7.4 1.5.6 2.4.6 1.2-.1 2.1-.5 2.7-1.3.5-.6.8-1.4.9-2.4.6.3 1 .8 1.2 1.3.4.9.4 2.4-.8 3.6-1.1 1.1-2.3 1.5-4.3 1.5-2.1 0-3.8-.7-4.8-2S5.7 14.3 5.7 12c0-2.3.5-4.1 1.5-5.4 1.1-1.3 2.7-2 4.8-2 2.2 0 3.8.7 4.9 2 .5.7.9 1.5 1.2 2.5l1.5-.4c-.3-1.2-.8-2.2-1.5-3.1-1.3-1.7-3.3-2.6-6-2.6-2.6 0-4.7.9-6 2.6C4.9 7.2 4.3 9.3 4.3 12s.6 4.8 1.9 6.4c1.4 1.7 3.4 2.6 6 2.6 2.3 0 4-.6 5.3-2 1.8-1.8 1.7-4 1.1-5.4-.4-.9-1.2-1.7-2.3-2.3zm-4 3.8c-1 .1-2-.4-2-1.3 0-.7.5-1.5 2.1-1.6h.5c.6 0 1.1.1 1.6.2-.2 2.3-1.3 2.7-2.2 2.7z\"\/><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on Threads\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-whatsapp wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?text=Jenis%20Biaya%20Logistik%2C%20Komponen%2C%20Cara%20Hitung%2C%20dan%20Contohnya%20&mdash;%20https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Fjenis-biaya-logistik%2F\" aria-label=\"Share on WhatsApp\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M 12.011719 2 C 6.5057187 2 2.0234844 6.478375 2.0214844 11.984375 C 2.0204844 13.744375 2.4814687 15.462563 3.3554688 16.976562 L 2 22 L 7.2324219 20.763672 C 8.6914219 21.559672 10.333859 21.977516 12.005859 21.978516 L 12.009766 21.978516 C 17.514766 21.978516 21.995047 17.499141 21.998047 11.994141 C 22.000047 9.3251406 20.962172 6.8157344 19.076172 4.9277344 C 17.190172 3.0407344 14.683719 2.001 12.011719 2 z M 12.009766 4 C 14.145766 4.001 16.153109 4.8337969 17.662109 6.3417969 C 19.171109 7.8517969 20.000047 9.8581875 19.998047 11.992188 C 19.996047 16.396187 16.413812 19.978516 12.007812 19.978516 C 10.674812 19.977516 9.3544062 19.642812 8.1914062 19.007812 L 7.5175781 18.640625 L 6.7734375 18.816406 L 4.8046875 19.28125 L 5.2851562 17.496094 L 5.5019531 16.695312 L 5.0878906 15.976562 C 4.3898906 14.768562 4.0204844 13.387375 4.0214844 11.984375 C 4.0234844 7.582375 7.6067656 4 12.009766 4 z M 8.4765625 7.375 C 8.3095625 7.375 8.0395469 7.4375 7.8105469 7.6875 C 7.5815469 7.9365 6.9355469 8.5395781 6.9355469 9.7675781 C 6.9355469 10.995578 7.8300781 12.182609 7.9550781 12.349609 C 8.0790781 12.515609 9.68175 15.115234 12.21875 16.115234 C 14.32675 16.946234 14.754891 16.782234 15.212891 16.740234 C 15.670891 16.699234 16.690438 16.137687 16.898438 15.554688 C 17.106437 14.971687 17.106922 14.470187 17.044922 14.367188 C 16.982922 14.263188 16.816406 14.201172 16.566406 14.076172 C 16.317406 13.951172 15.090328 13.348625 14.861328 13.265625 C 14.632328 13.182625 14.464828 13.140625 14.298828 13.390625 C 14.132828 13.640625 13.655766 14.201187 13.509766 14.367188 C 13.363766 14.534188 13.21875 14.556641 12.96875 14.431641 C 12.71875 14.305641 11.914938 14.041406 10.960938 13.191406 C 10.218937 12.530406 9.7182656 11.714844 9.5722656 11.464844 C 9.4272656 11.215844 9.5585938 11.079078 9.6835938 10.955078 C 9.7955938 10.843078 9.9316406 10.663578 10.056641 10.517578 C 10.180641 10.371578 10.223641 10.267562 10.306641 10.101562 C 10.389641 9.9355625 10.347156 9.7890625 10.285156 9.6640625 C 10.223156 9.5390625 9.737625 8.3065 9.515625 7.8125 C 9.328625 7.3975 9.131125 7.3878594 8.953125 7.3808594 C 8.808125 7.3748594 8.6425625 7.375 8.4765625 7.375 z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on WhatsApp\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Biaya logistik bukan cuma ongkos kirim. Pengeluaran ini muncul sejak barang diterima dan disimpan, diproses di gudang, dikemas, dikirim, sampai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":656,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"class_list":["post-655","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tarif-biaya-pengiriman"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jenis Biaya Logistik, Komponen, dan Cara Menghitungnya - Forwarder.ai - Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenali jenis biaya logistik, mulai dari transportasi, gudang, inventory, handling, hingga retur, plus cara menghitung dan mengendalikannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jenis Biaya Logistik, Komponen, dan Cara Menghitungnya - Forwarder.ai - Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenali jenis biaya logistik, mulai dari transportasi, gudang, inventory, handling, hingga retur, plus cara menghitung dan mengendalikannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Forwarder.ai - Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/forwarder.official\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-21T01:47:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-21T07:04:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/jenis-biaya-logistik.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1240\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Miftahul Khoir\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Miftahul Khoir\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"14 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Miftahul Khoir\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/94be42dbbf79b7bf8d9796bad4b1aaed\"},\"headline\":\"Jenis Biaya Logistik, Komponen, Cara Hitung, dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2026-10-21T01:47:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-21T07:04:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/\"},\"wordCount\":2379,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/jenis-biaya-logistik.png\",\"articleSection\":[\"Tarif &amp; Biaya Pengiriman\"],\"inLanguage\":\"id\",\"description\":\"Kenali jenis biaya logistik, mulai dari transportasi, gudang, inventory, handling, hingga retur, plus cara menghitung dan mengendalikannya.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/\",\"name\":\"Jenis Biaya Logistik, Komponen, dan Cara Menghitungnya - Forwarder.ai - Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/jenis-biaya-logistik.png\",\"datePublished\":\"2026-10-21T01:47:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-21T07:04:34+00:00\",\"description\":\"Kenali jenis biaya logistik, mulai dari transportasi, gudang, inventory, handling, hingga retur, plus cara menghitung dan mengendalikannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/jenis-biaya-logistik.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/jenis-biaya-logistik.png\",\"width\":1240,\"height\":640,\"caption\":\"Jenis Biaya Logistik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jenis Biaya Logistik, Komponen, Cara Hitung, dan Contohnya\",\"item\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/jenis-biaya-logistik\\\/\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Forwarder.ai\",\"description\":\"Platform Digital Pengiriman Cargo Laut, Darat dan Udara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"PT Digital Freight Forwarder\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cropped-forwarder-ai-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cropped-forwarder-ai-logo.png\",\"width\":214,\"height\":36,\"caption\":\"PT Digital Freight Forwarder\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/forwarder.official\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/forwarder-ai\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/94be42dbbf79b7bf8d9796bad4b1aaed\",\"name\":\"Miftahul Khoir\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Miftahul Khoir\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/author\\\/miftahul-khoir\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jenis Biaya Logistik, Komponen, dan Cara Menghitungnya - Forwarder.ai - Blog","description":"Kenali jenis biaya logistik, mulai dari transportasi, gudang, inventory, handling, hingga retur, plus cara menghitung dan mengendalikannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jenis Biaya Logistik, Komponen, dan Cara Menghitungnya - Forwarder.ai - Blog","og_description":"Kenali jenis biaya logistik, mulai dari transportasi, gudang, inventory, handling, hingga retur, plus cara menghitung dan mengendalikannya.","og_url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/","og_site_name":"Forwarder.ai - Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/forwarder.official\/","article_published_time":"2026-10-21T01:47:00+00:00","article_modified_time":"2026-10-21T07:04:34+00:00","og_image":[{"width":1240,"height":640,"url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/jenis-biaya-logistik.png","type":"image\/png"}],"author":"Miftahul Khoir","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Miftahul Khoir","Estimasi waktu membaca":"14 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/"},"author":{"name":"Miftahul Khoir","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/person\/94be42dbbf79b7bf8d9796bad4b1aaed"},"headline":"Jenis Biaya Logistik, Komponen, Cara Hitung, dan Contohnya","datePublished":"2026-10-21T01:47:00+00:00","dateModified":"2026-10-21T07:04:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/"},"wordCount":2379,"publisher":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/jenis-biaya-logistik.png","articleSection":["Tarif &amp; Biaya Pengiriman"],"inLanguage":"id","description":"Kenali jenis biaya logistik, mulai dari transportasi, gudang, inventory, handling, hingga retur, plus cara menghitung dan mengendalikannya."},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/","name":"Jenis Biaya Logistik, Komponen, dan Cara Menghitungnya - Forwarder.ai - Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/jenis-biaya-logistik.png","datePublished":"2026-10-21T01:47:00+00:00","dateModified":"2026-10-21T07:04:34+00:00","description":"Kenali jenis biaya logistik, mulai dari transportasi, gudang, inventory, handling, hingga retur, plus cara menghitung dan mengendalikannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/#primaryimage","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/jenis-biaya-logistik.png","contentUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/jenis-biaya-logistik.png","width":1240,"height":640,"caption":"Jenis Biaya Logistik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jenis Biaya Logistik, Komponen, Cara Hitung, dan Contohnya","item":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jenis-biaya-logistik\/"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#website","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/","name":"Forwarder.ai","description":"Platform Digital Pengiriman Cargo Laut, Darat dan Udara","publisher":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#organization","name":"PT Digital Freight Forwarder","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-forwarder-ai-logo.png","contentUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-forwarder-ai-logo.png","width":214,"height":36,"caption":"PT Digital Freight Forwarder"},"image":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/forwarder.official\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/forwarder-ai\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/person\/94be42dbbf79b7bf8d9796bad4b1aaed","name":"Miftahul Khoir","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44b6775408bd42384b1082adf48e0a2473cc3d745ad8a381dfd245aebaaa9a59?s=96&d=mm&r=g","caption":"Miftahul Khoir"},"url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/author\/miftahul-khoir\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=655"}],"version-history":[{"count":36,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7093,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/655\/revisions\/7093"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}