{"id":5531,"date":"2026-07-14T11:11:34","date_gmt":"2026-07-14T04:11:34","guid":{"rendered":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/?p=5531"},"modified":"2026-07-14T15:22:02","modified_gmt":"2026-07-14T08:22:02","slug":"inventory-control-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/","title":{"rendered":"Metode Inventory Control dalam Pengelolaan dan Tujuannya"},"content":{"rendered":"<p>Pernahkah kamu merasa stok di gudang masih ada, tetapi ternyata sudah habis saat dibutuhkan? Di sisi lain, sering kali terjadi penumpukan barang tanpa adanya perputaran yang jelas. Kondisi seperti ini biasa terjadi ketika pengelolaan stok belum berjalan dengan baik. <i>Inventory control <\/i>adalah proses yang membantu bisnis menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang dan efisiensi operasional. Dengan kontrol yang tepat, kamu bisa menentukan kapan perlu menambah stok dan kapan harus menahan pembelian.<\/p>\n<p>Yuk, kita kupas tuntas mengenai pengendalian stok dalam artikel ini!<\/p>\n<h2><b>Pengertian <\/b><b><i>Inventory Control<\/i><\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_5533\" aria-describedby=\"caption-attachment-5533\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-5533\" src=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah2-300x200.webp\" alt=\"Metode Inventory Control dalam Pengelolaan dan Tujuannya\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah2-300x200.webp 300w, https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah2-1024x683.webp 1024w, https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah2-768x512.webp 768w, https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah2.webp 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5533\" class=\"wp-caption-text\">Metode Inventory Control dalam Pengelolaan dan Tujuannya (freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p><i>Inventory control <\/i>adalah usaha untuk mengelola dan memantau persediaan barang atau produk yang perusahaan miliki. Tujuan utamanya adalah memastikan ketersediaan stok pada jumlah, tempat, dan kondisi yang sesuai dengan kebutuhan operasional. Dengan kata lain, metode ini menjadi cara kamu untuk menjaga ketersediaan stok tetap ideal, tidak terlalu banyak, tetapi juga tidak sampai kosong. Tanpa kontrol yang baik, selisih stok dan kesalahan pencatatan akan sering terjadi.<\/p>\n<h2><b>Perbedaan <\/b><b><i>Inventory Control <\/i><\/b><b>dan <\/b><b><i>Inventory Management<\/i><\/b><\/h2>\n<p><i>Inventory control <\/i>sering kali dianggap sama dengan <i>inventory management, <\/i>padahal keduanya punya fokus operasional yang berbeda. <i>Inventory management <\/i>mencakup perencanaan stok, pembelian, hingga strategi <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/apa-itu-supply-chain\/\"><i>supply chain<\/i><\/a> secara keseluruhan. Sementara itu, <i>inventory control <\/i>lebih berfokus pada eksekusi di lapangan, seperti pencatatan stok dan pergerakan barang. Jadi, bisa dibilang, pengendalian stok merupakan bagian dari <i>inventory management.<\/i><\/p>\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/sortir-adalah\/\">Pengertian Sortir Barang dalam Logistik dan Prosesnya<\/a><\/p>\n<h2><b>Tujuan <\/b><b><i>Inventory Control<\/i><\/b><\/h2>\n<p>Berikut adalah beberapa tujuan utama dari pengendalian stok:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Mencegah <\/b><b><i>Stockout<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika stok habis di saat permintaan barang sedang tinggi, tentu dapat mengganggu penjualan. Kontrol terhadap stok membantu kamu untuk menjaga ketersediaan barang agar tetap tersedia sesuai kebutuhan operasional. Dengan data yang akurat, kamu bisa tahu kapan persediaan produk mulai menipis. Hal ini membuat proses restock bisa tepat waktu sehingga memastikan pesanan tetap bisa dipenuhi tanpa gangguan.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Mencegah <\/b><b><i>Overstock<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Stok berlebih memang terlihat \u201caman\u201d, tetapi sebenarnya berisiko. Barang bisa rusak, kadaluarsa, atau tidak laku. Salah satu tujuan <i>inventory control <\/i>adalah membantu menjaga jumlah stok tetap ideal. Kamu tidak perlu menyimpan barang terlalu banyak. Biaya penyimpanan seperti sewa gudang, tenaga kerja, dan penanganan barang juga bisa ditekan.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Mengoptimalkan Biaya Penyimpanan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setiap barang yang disimpan dikenai biaya, mulai dari sewa gudang, listrik, hingga <i>handling. <\/i>Dengan kontrol stok yang baik, kamu bisa mengatur jumlah barang yang benar-benar diperlukan. Biaya seperti sewa gudang, tenaga kerja, dan <i>handling <\/i>bisa dikurangi, karena jumlah persediaan terkendali. Dengan menekan biaya operasional tersebut, <i>margin <\/i>bisnis jadi lebih besar.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Akurasi Data Stok<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Data stok yang tidak akurat bisa menimbulkan banyak masalah, mulai dari salah kirim hingga barang hilang. Kontrol terhadap stok memastikan data di sistem sesuai dengan kondisi fisik. Dengan begitu, keputusan bisnis bisa diambil berdasarkan data yang valid. Operasional bisnis juga jadi lebih terkontrol.<\/p>\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/stock-keeper-adalah\/\">Pengertian Stock Keeper dan Tugasnya di Gudang<\/a><\/p>\n<h2><b>Jenis-jenis Metode <\/b><b><i>Inventory Control<\/i><\/b><\/h2>\n<p>Ada berbagai metode untuk mengendalikan stok. masing-masing cocok untuk kebutuhan yang berbeda:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>FIFO (<\/b><b><i>First In, First Out<\/i><\/b><b>)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Barang yang masuk terlebih dahulu akan dikeluarkan lebih awal. Metode ini cocok untuk produk dengan masa simpan terbatas. Risiko barang kedaluwarsa bisa diminimalisir. Metode ini banyak digunakan di industri makanan dan farmasi.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>LIFO (<\/b><b><i>Last In, First Out<\/i><\/b><b>)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Barang yang terakhir masuk akan keluar terlebih dahulu. Metode ini jarang digunakan di logistik modern, kecuali dalam kondisi tertentu. Biasanya penggunaan metode ini bertujuan untuk menyesuaikan pencatatan biaya dengan harga terbaru, terutama ketika harga barang terus berubah. Dengan mengeluarkan stok paling baru, biaya yang dicatat dalam laporan keuang bisa mencerminkan kondisi harga saat ini.<\/p>\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/metode-fifo-lifo\/\">Pilih FIFO atau LIFO dalam Manajemen Stok? Ini Jawabannya<\/a><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>FEFO (<\/b><b><i>First Expired, First Out<\/i><\/b><b>)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Produk dengan tanggal kedaluwarsa terdekat akan dikeluarkan lebih dahulu. Metode ini sangat krusial, terutama untuk produk yang sensitif seperti obat-obatan atau makanan. Tanpa pengaturan yang tepat, barang dengan masa simpan lebih pendek bisa tertinggal di <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/apa-itu-gudang-logistik\/\">gudang<\/a> hingga tidak layak jual. Dengan FEFO, produk yang mendekati masa kedaluwarsanya akan diprioritaskan keluar terlebih dahulu sehingga risiko barang rusak, <i>expired, <\/i>atau harus dibuang bisa dikurangi.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>ABC <\/b><b><i>Analysis<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Metode ini mengklasifikasikan barang berdasarkan nilai dan kontribusinya. Kategori A biasanya bernilai tinggi dan kategori C bernilai rendah. Dengan metode ini, kamu bisa fokus pada barang yang paling penting sehingga pengelolaannya jadi lebih efisien.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>EOQ (<\/b><b><i>Economic Order Quantity<\/i><\/b><b>)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>EOQ membantu menentukan jumlah pembelian yang paling optimal dalam satu kali pemesanan. Tujuannya untuk menyeimbangkan biaya pembelian dan penyimpanan. Jika kamu terlalu sering order dalam jumlah kecil, biaya seperti ongkos kirim dan proses administrasi akan meningkat. Sebaliknya, jika kamu membeli dalam jumlah besar sekaligus, stok akan menumpuk dan biaya penyimpanan ikut meningkat. Dengan EOQ, kamu bisa mengetahui jumlah pembelian paling ideal sehingga tidak perlu terlalu sering order, tetapi juga tidak menyimpan barang terlalu banyak di gudang.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b><i>Just In Time<\/i><\/b><b> (JIT)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Metode ini membuat barang tidak disimpan dalam jumlah besar, melainkan dipesan mendekati waktu penggunaan atau penjualan. Misalnya, bahan baku datang sehari sebelum proses produksi dimulai atau stok toko datang tepat saat rak mulai kosong. Cara ini membuat stok di gudang tetap minim sehingga tidak memakan banyak ruang penyimpanan. Namun, metode JIT membutuhkan sistem yang rapi dan <i>supplier <\/i>yang bisa mengirim tepat waktu. Jika terjadi keterlambatan, operasional bisa langsung terganggu karena tidak ada persediaan cadangan.<\/p>\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/jit-vs-jic\/\">Just in Case vs Just in Time: Mana yang Cocok untuk Bisnismu?<\/a><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b><i>Safety Stock <\/i><\/b><b>dan <\/b><b><i>Reorder Point<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i>Safety stock <\/i>adalah stok cadangan yang digunakan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan sewaktu-waktu. Sementara itu, <i>reorder point <\/i>adalah titik kapan kamu harus melakukan pemesanan ulang. Dua konsep ini membantu menjaga keseimbangan persediaan di gudang.<\/p>\n<h2><b>Proses <\/b><b><i>Inventory Control <\/i><\/b><b>di Gudang<\/b><\/h2>\n<p>Berikut adalah langkah-langkah pengendalian persediaan di gudang:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Pencatatan Barang Masuk<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setiap barang yang tiba dari pemasok harus langsung dicatat. Data ini mencakup jumlah, jenis, dan kondisi barang. Proses ini penting untuk menjaga akurasi stok. Biasanya dilakukan dengan <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/barcode-dalam-manajemen-gudang\/\">sistem <i>barcode<\/i><\/a> atau <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/warehouse-management-system\/\">WMS (<i>Warehouse Management System<\/i>)<\/a>.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Penyimpanan dan Penempatan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah dicatat, barang akan disimpan di lokasi tertentu sesuai kategori tertentu. Penempatan yang rapi dapat memudahkan staf mencari barang saat dibutuhkan. Sistem biasanya mencatat lokasi setiap item sehingga bisa mempercepat proses operasional.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Pencatatan Barang Keluar<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Saat barang keluar, sistem akan mengurangi stok secara otomatis. Proses ini harus akurat, karena kesalahan pada tahap ini bisa menyebabkan data persediaan di sistem tidak sesuai dengan kondisi fisik di gudang. Akibatnya, pesanan bisa tertunda atau bahkan gagal terpenuhi, karena stok sebenarnya tidak tersedia sehingga berpotensi menurunkan kepercayaan pelanggan.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b><i>Cycle Count <\/i><\/b><b>dan <\/b><b><i>Stock Opname<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pengecekan stok dilakukan secara berkala. <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/cycle-count-adalah\/\"><i>Cycle count<\/i><\/a> dilakukan dengan mengecek stok secara bertahap, bukan sekaligus. Misalnya, hari ini tim gudang mengecek stok di area rak A, besok berpindah ke rak B, dan seterusnya hingga seluruh barang terverifikasi. Berbeda dengan <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/apa-itu-stock-opname\/\"><i>stock opname<\/i><\/a> yang dilakukan secara menyeluruh. Tujuannya untuk memastikan data tetap akurat.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Rekonsiliasi dan <\/b><b><i>Adjustment<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah pengecekan stok dilakukan, tim gudang akan membandingkan data di sistem dengan kondisi fisik barang melalui proses rekonsiliasi. Kalau ditemukan perbedaan, langkah berikutnya adalah melakukan <i>adjustment, <\/i>yaitu memperbarui data di sistem agar sesuai dengan jumlah stok yang sebenarnya.<\/p>\n<h2><b>KPI <\/b><b><i>Inventory Control<\/i><\/b><\/h2>\n<p>Berikut adalah beberapa indikator untuk mengukur efektivitas <i>inventory control<\/i>:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b><i>Inventory Accuracy Rate<\/i><\/b><i>, <\/i>merupakan persentase kesesuaian antara data sistem dan stok fisik.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-turnover\/\"><b><i>Inventory Turnover<\/i><\/b><\/a><b><i>, <\/i><\/b>yaitu seberapa cepat stok terjual dan diganti dalam periode tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><b><i>Days Inventory Outstanding <\/i><\/b><b>(DIO), <\/b>rata-rata hari yang dibutuhkan untuk menghabiskan stok<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><b><i>Carrying Cost of Inventory, <\/i><\/b>yaitu persentase biaya penyimpanan terhadap total nilai persediaan<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><b><i>Stockout Rate, <\/i><\/b>merupakan frekuensi atau durasi kehabisan stok.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Penyebab Masalah <\/b><b><i>Inventory Control<\/i><\/b><\/h2>\n<p>Biasanya, hal utama yang menjadi penyebab masalah <i>inventory control <\/i>adalah kesalahan <i>input <\/i>manual. Tidak adanya SOP membuat prosesnya tidak konsisten. Selain itu, staf yang kurang terlatih juga bisa memperburuk kondisi di lapangan. Sistem yang tidak terintegrasi membuat data tidak sinkron. Semua faktor ini bisa berdampak besar pada operasional bisnis.<\/p>\n<h2><b>Teknologi untuk <\/b><b><i>Inventory Control <\/i><\/b><b>Modern<\/b><\/h2>\n<p>Berikut adalah teknologi yang biasa digunakan untuk melakukan pengendalian stok:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>WMS (<\/b><b><i>Warehouse Management System<\/i><\/b><b>)<\/b>, yaitu <i>software <\/i>yang mengelola seluruh aktivitas gudang.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><b><i>Barcode <\/i><\/b><b>dan RFID, <\/b>memungkinkan <i>scan <\/i>data otomatis untuk mengurangi kesalahan <i>input <\/i>manual.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><b>ERP dengan Modul <\/b><b><i>Inventory<\/i><\/b><b>, <\/b>untuk mengintegrasikan data stok dengan keuangan dan operasional.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><b>IoT untuk <\/b><b><i>tracking real-time<\/i><\/b><b>, <\/b>memungkinkan sensor dan perangkat terhubung untuk memantau persediaan dari jarak jauh.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/manfaat-teknologi-iot-manajemen-logistik\/\">Manfaat IoT dalam Manajemen Logistik<\/a><\/p>\n<h2><b><i>Inventory Control <\/i><\/b><b>untuk UMKM vs <\/b><b><i>Enterprise<\/i><\/b><\/h2>\n<p>Bagi pelaku UMKM, <i>inventory control <\/i>sering dilakukan secara manual menggunakan <i>spreadsheet <\/i>atau <i>software <\/i>sederhana karena skala operasionalnya masih kecil dan volume barangnya terbatas. Sementara itu, <i>enterprise <\/i>membutuhkan sistem terintegrasi seperti WMS atau ERP untuk mengelola ribuan SKU di banyak lokasi. Kunci sukses pengendalian stok pada kedua lini bisnis ini adalah konsistensi prosedur dan akurasi data, bukan soal mahalnya teknologi yang digunakan.<\/p>\n<h2><b>Contoh Penerapan <\/b><b><i>Inventory Control<\/i><\/b><\/h2>\n<p>Pada bisnis distribusi minuman, pengelolaan stok perlu dilakukan dengan lebih ketat, karena produk memiliki masa kedaluwarsa. Untuk itu, metode FIFO digunakan agar barang yang lebih dulu masuk bisa segera dijual. Di sisi lain, sistem <i>barcode <\/i>membantu tim gudang memantau pergerakan stok secara <i>real-time <\/i>tanpa pencatatan manual. Selain itu, <i>reorder point <\/i>ditentukan berdasarkan data penjualan harian sehingga pemesanan ulang bisa dilakukan sebelum persediaan habis. Dengan pengaturan seperti ini, stok tetap terkendali, tidak menumpuk terlalu lama, dan tetap tersedia saat dibutuhkan.<\/p>\n<h2><b>Perbedaan <\/b><b><i>Inventory Control <\/i><\/b><b>dan <\/b><b><i>Stock Opname<\/i><\/b><\/h2>\n<p><i>Stock opname <\/i>adalah penghitungan stok fisik. Sementara itu, <i>inventory control <\/i>adalah proses yang berlangsung setiap hari. <i>Stock opname <\/i>hanya bagian dari kontrol. Tanpa sistem yang baik, <i>stock opname <\/i>hanya berfungsi untuk memperbaiki selisih antara data dan stok fisik, bukan untuk mencegah kesalahan sejak awal.<\/p>\n<p><i>Inventory control <\/i>adalah kunci untuk menjaga keakuratan stok di gudang untuk menjaga kelancaran operasional bisnis sehingga siap memenuhi kebutuhan pelanggan. Dengan kontrol yang baik, kamu bisa menghindari risiko kehabisan stok, menekan biaya, dan menjaga akurasi data. Sistem ini bukan sekadar pencatatan, melainkan cara untuk memastikan setiap barang bergerak sesuai kebutuhan.<\/p>\n<p>Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.<\/p>\n<p>Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai<a href=\"https:\/\/forwarder.ai\/\/article-voucher-claim\"> pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim<\/a> sesuai kebutuhan bisnis Anda!<\/p>\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-embed-handler wp-block-embed-embed-handler wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Logistik Tanpa Drama: forwarder.ai | Short Ver\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/mWki-6J3Mxs?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group alignfull has-text-color has-background is-layout-flow wp-container-core-group-is-layout-9c51073a wp-block-group-is-layout-flow\" style=\"border-style:none;border-width:0px;border-top-left-radius:24px;border-top-right-radius:24px;border-bottom-left-radius:24px;border-bottom-right-radius:24px;color:#000000;background-color:#ffffff;min-height:0px;margin-top:0;margin-bottom:0;padding-top:var(--wp--preset--spacing--50);padding-right:0;padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--50);padding-left:0\">\n<h3 class=\"wp-block-heading has-text-align-center has-ast-global-color-0-color has-ast-global-color-4-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-3c382d95524bb35caab8b898e2ed6487\" id=\"schedule-a-visit\" style=\"padding-top:var(--wp--preset--spacing--40);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--40);font-size:24px;line-height:1\"><strong><strong><strong>Kirim Barang Tanpa Ribet. Semua Bisa dari Satu Platform!<\/strong><\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\" style=\"padding-top:0;padding-bottom:0;font-size:14px;line-height:1\">Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-horizontal is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-is-layout-cbcdc57d wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button has-custom-width wp-block-button__width-50 is-style-fill\"><a class=\"wp-block-button__link has-ast-global-color-4-color has-ast-global-color-0-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-element-button\" href=\"https:\/\/forwarder.ai\/article-voucher-claim\" style=\"border-radius:50px\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Dapatkan Diskon!<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<h6 class=\"wp-block-heading\" style=\"margin-top:0;margin-right:0;margin-bottom:0;margin-left:0\">Feeling enlightened? Share this article to more people.<\/h6>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-outermost-social-sharing alignleft is-layout-flex wp-container-outermost-social-sharing-is-layout-b0461a5d wp-block-outermost-social-sharing-is-layout-flex\"><li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-facebook wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/sharer\/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Finventory-control-adalah%2F&#038;title=Metode%20Inventory%20Control%20dalam%20Pengelolaan%20dan%20Tujuannya\" aria-label=\"Share on Facebook\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M12 2C6.5 2 2 6.5 2 12c0 5 3.7 9.1 8.4 9.9v-7H7.9V12h2.5V9.8c0-2.5 1.5-3.9 3.8-3.9 1.1 0 2.2.2 2.2.2v2.5h-1.3c-1.2 0-1.6.8-1.6 1.6V12h2.8l-.4 2.9h-2.3v7C18.3 21.1 22 17 22 12c0-5.5-4.5-10-10-10z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on Facebook\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-linkedin wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/shareArticle?mini=true&#038;url=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Finventory-control-adalah%2F&#038;title=Metode%20Inventory%20Control%20dalam%20Pengelolaan%20dan%20Tujuannya\" aria-label=\"Share on LinkedIn\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M19.7,3H4.3C3.582,3,3,3.582,3,4.3v15.4C3,20.418,3.582,21,4.3,21h15.4c0.718,0,1.3-0.582,1.3-1.3V4.3 C21,3.582,20.418,3,19.7,3z M8.339,18.338H5.667v-8.59h2.672V18.338z M7.004,8.574c-0.857,0-1.549-0.694-1.549-1.548 c0-0.855,0.691-1.548,1.549-1.548c0.854,0,1.547,0.694,1.547,1.548C8.551,7.881,7.858,8.574,7.004,8.574z M18.339,18.338h-2.669 v-4.177c0-0.996-0.017-2.278-1.387-2.278c-1.389,0-1.601,1.086-1.601,2.206v4.249h-2.667v-8.59h2.559v1.174h0.037 c0.356-0.675,1.227-1.387,2.526-1.387c2.703,0,3.203,1.779,3.203,4.092V18.338z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on LinkedIn\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-x wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/x.com\/share?url=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Finventory-control-adalah%2F&#038;text=Metode%20Inventory%20Control%20dalam%20Pengelolaan%20dan%20Tujuannya\" aria-label=\"Share on X\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M13.982 10.622 20.54 3h-1.554l-5.693 6.618L8.745 3H3.5l6.876 10.007L3.5 21h1.554l6.012-6.989L15.868 21h5.245l-7.131-10.378Zm-2.128 2.474-.697-.997-5.543-7.93H8l4.474 6.4.697.996 5.815 8.318h-2.387l-4.745-6.787Z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on X\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-threads wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.threads.net\/intent\/post?text=https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Finventory-control-adalah%2F\" aria-label=\"Share on Threads\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M16.3 11.3c-.1 0-.2-.1-.2-.1-.1-2.6-1.5-4-3.9-4-1.4 0-2.6.6-3.3 1.7l1.3.9c.5-.8 1.4-1 2-1 .8 0 1.4.2 1.7.7.3.3.5.8.5 1.3-.7-.1-1.4-.2-2.2-.1-2.2.1-3.7 1.4-3.6 3.2 0 .9.5 1.7 1.3 2.2.7.4 1.5.6 2.4.6 1.2-.1 2.1-.5 2.7-1.3.5-.6.8-1.4.9-2.4.6.3 1 .8 1.2 1.3.4.9.4 2.4-.8 3.6-1.1 1.1-2.3 1.5-4.3 1.5-2.1 0-3.8-.7-4.8-2S5.7 14.3 5.7 12c0-2.3.5-4.1 1.5-5.4 1.1-1.3 2.7-2 4.8-2 2.2 0 3.8.7 4.9 2 .5.7.9 1.5 1.2 2.5l1.5-.4c-.3-1.2-.8-2.2-1.5-3.1-1.3-1.7-3.3-2.6-6-2.6-2.6 0-4.7.9-6 2.6C4.9 7.2 4.3 9.3 4.3 12s.6 4.8 1.9 6.4c1.4 1.7 3.4 2.6 6 2.6 2.3 0 4-.6 5.3-2 1.8-1.8 1.7-4 1.1-5.4-.4-.9-1.2-1.7-2.3-2.3zm-4 3.8c-1 .1-2-.4-2-1.3 0-.7.5-1.5 2.1-1.6h.5c.6 0 1.1.1 1.6.2-.2 2.3-1.3 2.7-2.2 2.7z\"\/><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on Threads\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n\n\n<li class=\"outermost-social-sharing-link outermost-social-sharing-link-whatsapp wp-block-outermost-social-sharing-link\">\n\t<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?text=Metode%20Inventory%20Control%20dalam%20Pengelolaan%20dan%20Tujuannya%20&mdash;%20https%3A%2F%2Fforwarder.ai%2Fblog%2Finventory-control-adalah%2F\" aria-label=\"Share on WhatsApp\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\" class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-anchor\">\n\t\t<svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M 12.011719 2 C 6.5057187 2 2.0234844 6.478375 2.0214844 11.984375 C 2.0204844 13.744375 2.4814687 15.462563 3.3554688 16.976562 L 2 22 L 7.2324219 20.763672 C 8.6914219 21.559672 10.333859 21.977516 12.005859 21.978516 L 12.009766 21.978516 C 17.514766 21.978516 21.995047 17.499141 21.998047 11.994141 C 22.000047 9.3251406 20.962172 6.8157344 19.076172 4.9277344 C 17.190172 3.0407344 14.683719 2.001 12.011719 2 z M 12.009766 4 C 14.145766 4.001 16.153109 4.8337969 17.662109 6.3417969 C 19.171109 7.8517969 20.000047 9.8581875 19.998047 11.992188 C 19.996047 16.396187 16.413812 19.978516 12.007812 19.978516 C 10.674812 19.977516 9.3544062 19.642812 8.1914062 19.007812 L 7.5175781 18.640625 L 6.7734375 18.816406 L 4.8046875 19.28125 L 5.2851562 17.496094 L 5.5019531 16.695312 L 5.0878906 15.976562 C 4.3898906 14.768562 4.0204844 13.387375 4.0214844 11.984375 C 4.0234844 7.582375 7.6067656 4 12.009766 4 z M 8.4765625 7.375 C 8.3095625 7.375 8.0395469 7.4375 7.8105469 7.6875 C 7.5815469 7.9365 6.9355469 8.5395781 6.9355469 9.7675781 C 6.9355469 10.995578 7.8300781 12.182609 7.9550781 12.349609 C 8.0790781 12.515609 9.68175 15.115234 12.21875 16.115234 C 14.32675 16.946234 14.754891 16.782234 15.212891 16.740234 C 15.670891 16.699234 16.690438 16.137687 16.898438 15.554688 C 17.106437 14.971687 17.106922 14.470187 17.044922 14.367188 C 16.982922 14.263188 16.816406 14.201172 16.566406 14.076172 C 16.317406 13.951172 15.090328 13.348625 14.861328 13.265625 C 14.632328 13.182625 14.464828 13.140625 14.298828 13.390625 C 14.132828 13.640625 13.655766 14.201187 13.509766 14.367188 C 13.363766 14.534188 13.21875 14.556641 12.96875 14.431641 C 12.71875 14.305641 11.914938 14.041406 10.960938 13.191406 C 10.218937 12.530406 9.7182656 11.714844 9.5722656 11.464844 C 9.4272656 11.215844 9.5585938 11.079078 9.6835938 10.955078 C 9.7955938 10.843078 9.9316406 10.663578 10.056641 10.517578 C 10.180641 10.371578 10.223641 10.267562 10.306641 10.101562 C 10.389641 9.9355625 10.347156 9.7890625 10.285156 9.6640625 C 10.223156 9.5390625 9.737625 8.3065 9.515625 7.8125 C 9.328625 7.3975 9.131125 7.3878594 8.953125 7.3808594 C 8.808125 7.3748594 8.6425625 7.375 8.4765625 7.375 z\"><\/path><\/svg>\t\t<span class=\"wp-block-outermost-social-sharing-link-label screen-reader-text\">\n\t\t\tShare on WhatsApp\t\t<\/span>\n\t<\/a>\n<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah kamu merasa stok di gudang masih ada, tetapi ternyata sudah habis saat dibutuhkan? Di sisi lain, sering kali terjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":5532,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-5531","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-pergudangan-distribusi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.9 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pengertian Inventory Control untuk Menjaga Stok Tetap Optimal - Forwarder.ai - Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pahami konsep inventory control, metode pengelolaan stok seperti FIFO dan ABC Analysis, tujuan penerapannya, serta KPI yang sering digunakan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Inventory Control untuk Menjaga Stok Tetap Optimal - Forwarder.ai - Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pahami konsep inventory control, metode pengelolaan stok seperti FIFO dan ABC Analysis, tujuan penerapannya, serta KPI yang sering digunakan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Forwarder.ai - Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/forwarder.official\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-14T04:11:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-14T08:22:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Syafira Maulida\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Syafira Maulida\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Syafira Maulida\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1bfe4b48de48a723e868982139c2fb33\"},\"headline\":\"Metode Inventory Control dalam Pengelolaan dan Tujuannya\",\"datePublished\":\"2026-07-14T04:11:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-14T08:22:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/\"},\"wordCount\":1629,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/inventory-control-adalah.webp\",\"articleSection\":[\"Pergudangan &amp; Distribusi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/#respond\"]}],\"description\":\"Pahami konsep inventory control, metode pengelolaan stok seperti FIFO dan ABC Analysis, tujuan penerapannya, serta KPI yang sering digunakan.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/\",\"name\":\"Pengertian Inventory Control untuk Menjaga Stok Tetap Optimal - Forwarder.ai - Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/inventory-control-adalah.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-14T04:11:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-14T08:22:02+00:00\",\"description\":\"Pahami konsep inventory control, metode pengelolaan stok seperti FIFO dan ABC Analysis, tujuan penerapannya, serta KPI yang sering digunakan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/inventory-control-adalah.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/inventory-control-adalah.webp\",\"width\":1500,\"height\":1000,\"caption\":\"Metode Inventory Control dalam Pengelolaan dan Tujuannya (freepik)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Metode Inventory Control dalam Pengelolaan dan Tujuannya\",\"item\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/inventory-control-adalah\\\/\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Forwarder.ai\",\"description\":\"Platform Digital Pengiriman Cargo Laut, Darat dan Udara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"PT Digital Freight Forwarder\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cropped-forwarder-ai-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cropped-forwarder-ai-logo.png\",\"width\":214,\"height\":36,\"caption\":\"PT Digital Freight Forwarder\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/forwarder.official\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/forwarder-ai\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1bfe4b48de48a723e868982139c2fb33\",\"name\":\"Syafira Maulida\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a283c11d2350328bf7707ca87376f263be655ac5124393a435ab28af17e3b3b0?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a283c11d2350328bf7707ca87376f263be655ac5124393a435ab28af17e3b3b0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a283c11d2350328bf7707ca87376f263be655ac5124393a435ab28af17e3b3b0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Syafira Maulida\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/forwarder.ai\\\/blog\\\/author\\\/syafira-maulida\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Inventory Control untuk Menjaga Stok Tetap Optimal - Forwarder.ai - Blog","description":"Pahami konsep inventory control, metode pengelolaan stok seperti FIFO dan ABC Analysis, tujuan penerapannya, serta KPI yang sering digunakan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Inventory Control untuk Menjaga Stok Tetap Optimal - Forwarder.ai - Blog","og_description":"Pahami konsep inventory control, metode pengelolaan stok seperti FIFO dan ABC Analysis, tujuan penerapannya, serta KPI yang sering digunakan.","og_url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/","og_site_name":"Forwarder.ai - Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/forwarder.official\/","article_published_time":"2026-07-14T04:11:34+00:00","article_modified_time":"2026-07-14T08:22:02+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":1000,"url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Syafira Maulida","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Syafira Maulida","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/"},"author":{"name":"Syafira Maulida","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/person\/1bfe4b48de48a723e868982139c2fb33"},"headline":"Metode Inventory Control dalam Pengelolaan dan Tujuannya","datePublished":"2026-07-14T04:11:34+00:00","dateModified":"2026-07-14T08:22:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/"},"wordCount":1629,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah.webp","articleSection":["Pergudangan &amp; Distribusi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/#respond"]}],"description":"Pahami konsep inventory control, metode pengelolaan stok seperti FIFO dan ABC Analysis, tujuan penerapannya, serta KPI yang sering digunakan."},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/","name":"Pengertian Inventory Control untuk Menjaga Stok Tetap Optimal - Forwarder.ai - Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah.webp","datePublished":"2026-07-14T04:11:34+00:00","dateModified":"2026-07-14T08:22:02+00:00","description":"Pahami konsep inventory control, metode pengelolaan stok seperti FIFO dan ABC Analysis, tujuan penerapannya, serta KPI yang sering digunakan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah.webp","contentUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inventory-control-adalah.webp","width":1500,"height":1000,"caption":"Metode Inventory Control dalam Pengelolaan dan Tujuannya (freepik)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/forwarder.ai\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Metode Inventory Control dalam Pengelolaan dan Tujuannya","item":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/inventory-control-adalah\/"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#website","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/","name":"Forwarder.ai","description":"Platform Digital Pengiriman Cargo Laut, Darat dan Udara","publisher":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#organization","name":"PT Digital Freight Forwarder","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-forwarder-ai-logo.png","contentUrl":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-forwarder-ai-logo.png","width":214,"height":36,"caption":"PT Digital Freight Forwarder"},"image":{"@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/forwarder.official\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/forwarder-ai\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/#\/schema\/person\/1bfe4b48de48a723e868982139c2fb33","name":"Syafira Maulida","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a283c11d2350328bf7707ca87376f263be655ac5124393a435ab28af17e3b3b0?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a283c11d2350328bf7707ca87376f263be655ac5124393a435ab28af17e3b3b0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a283c11d2350328bf7707ca87376f263be655ac5124393a435ab28af17e3b3b0?s=96&d=mm&r=g","caption":"Syafira Maulida"},"url":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/author\/syafira-maulida\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5531","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5531"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5531\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5535,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5531\/revisions\/5535"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forwarder.ai\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}