Reach truck menjadi salah satu alat yang sering digunakan untuk mengoptimalkan penyimpanan di gudang bertingkat. Alat ini dirancang untuk menangani pallet pada rak penyimpanan yang tinggi sekaligus mampu bermanuver di lorong gudang yang sempit.
Namun, reach truck ini masih sering disamakan dengan forklift karena bentuknya yang mirip. Cari tahu lebih dalam apa itu reach truck, komponennya, serta bedanya dengan forklift di artikel ini.
Apa Itu Reach Truck?
Reach truck adalah alat material handling yang digunakan untuk mengangkat, memindahkan, dan menyimpan pallet pada rak penyimpanan bertingkat di dalam gudang. Berbeda dengan forklift konvensional, reach truck dilengkapi dengan mekanisme yang memungkinkan garpu (fork) bergerak maju dan mundur (reach), sehingga operator dapat mengambil atau meletakkan pallet tanpa harus mendekatkan seluruh badan kendaraan ke rak.
Kemampuan tersebut membuat reach truck sangat cocok digunakan pada gudang dengan lorong sempit (narrow aisle warehouse) dan rak penyimpanan yang tinggi. Dengan ruang manuver yang lebih kecil, perusahaan dapat memanfaatkan kapasitas gudang secara lebih optimal tanpa mengurangi efisiensi operasional.

Selain digunakan untuk menyimpan barang, reach truck juga membantu proses pengambilan pallet dari rak saat pesanan pelanggan akan diproses. Hal ini menjadikannya salah satu peralatan penting dalam aktivitas warehouse yang mengutamakan kecepatan dan pemanfaatan ruang secara maksimal.
Komponen Utama Reach Truck
Reach truck terdiri dari beberapa komponen yang bekerja bersama untuk mendukung proses pengangkatan dan pemindahan barang secara aman serta efisien. Berikut beberapa komponen utamanya:
- Mast: Tiang pengangkat yang berfungsi menaikkan dan menurunkan garpu (fork) saat mengambil atau menyimpan pallet di rak.
- Fork: Garpu yang digunakan untuk mengangkat dan menopang pallet atau muatan selama proses material handling.
- Reach mechanism: Mekanisme yang memungkinkan garpu bergerak maju dan mundur sehingga operator dapat mengambil atau meletakkan pallet di rak tanpa harus mendekatkan seluruh badan kendaraan.
- Counterweight dan chassis: Berfungsi menjaga keseimbangan reach truck saat mengangkat beban sekaligus menjadi rangka utama yang menopang seluruh komponen.
- Operator cabin dan control lever: Area tempat operator mengendalikan pergerakan reach truck, mulai dari mengemudi, mengangkat beban, hingga mengoperasikan mekanisme reach.
Setiap komponen tersebut memiliki peran penting dalam mendukung operasional reach truck, terutama saat digunakan untuk menangani pallet di rak bertingkat dan lorong gudang yang sempit.
Kegunaan Reach Truck dalam Operasional Gudang
Reach truck memiliki berbagai fungsi yang membantu meningkatkan efisiensi operasional gudang, terutama pada warehouse dengan sistem penyimpanan vertikal.
1. Menyimpan barang di rak bertingkat
Salah satu fungsi utama reach truck adalah membantu proses put away, yaitu memindahkan barang dari area penerimaan menuju lokasi penyimpanan di rak. Kemampuannya menjangkau rak yang tinggi membuat proses penyimpanan menjadi lebih cepat dan aman.
2. Bekerja di lorong gudang yang sempit
Reach truck dirancang agar dapat bermanuver di lorong yang lebih sempit dibandingkan forklift konvensional. Hal ini memungkinkan perusahaan menyusun rak penyimpanan dengan jarak yang lebih rapat sehingga kapasitas gudang dapat dimaksimalkan.
Kondisi tersebut banyak ditemui pada distribution center maupun warehouse modern yang mengutamakan pemanfaatan ruang penyimpanan secara optimal.
3. Meningkatkan efisiensi penyimpanan
Kemampuan mengangkat pallet ke rak tinggi dan beroperasi di ruang yang terbatas membantu perusahaan memanfaatkan kapasitas gudang secara lebih efektif.
Gudang yang sebelumnya hanya menggunakan rak rendah dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan dengan menerapkan sistem racking bertingkat dan menggunakan reach truck sebagai alat material handling utamanya. Dengan begitu, perusahaan dapat menyimpan lebih banyak barang tanpa harus memperluas area gudang.
Perbedaan Reach Truck dan Forklift
Reach truck dan forklift sama-sama digunakan untuk memindahkan barang, tetapi keduanya dirancang untuk kebutuhan operasional yang berbeda.
Reach Truck
- Dirancang untuk digunakan di dalam gudang.
- Cocok beroperasi di lorong sempit (narrow aisle).
- Mampu menjangkau rak penyimpanan yang tinggi.
- Memiliki mekanisme reach yang memungkinkan garpu bergerak maju dan mundur.
- Ideal untuk proses put away dan pengambilan pallet di area racking.
Forklift
- Dapat digunakan di dalam maupun luar gudang.
- Membutuhkan ruang manuver yang lebih luas.
- Lebih cocok untuk aktivitas bongkar muat kendaraan dan pemindahan barang di area terbuka.
- Garpu terpasang langsung pada mast tanpa mekanisme reach.
- Umumnya digunakan untuk memindahkan pallet dari truk ke area penyimpanan atau sebaliknya.

Secara sederhana, reach truck lebih sesuai digunakan untuk aktivitas penyimpanan di rak tinggi dalam gudang, sedangkan forklift lebih fleksibel untuk bongkar muat dan pemindahan barang di berbagai area operasional.
Tips Memilih Reach Truck Sesuai Kebutuhan Gudang
Pemilihan reach truck sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik gudang dan jenis operasional yang dijalankan. Dengan memilih unit yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keamanan selama proses material handling.
1. Sesuaikan dengan tinggi rak penyimpanan
Setiap reach truck memiliki kemampuan angkat yang berbeda. Oleh karena itu, pastikan kapasitas ketinggian mast sesuai dengan rak penyimpanan yang digunakan agar proses penyimpanan dan pengambilan pallet dapat dilakukan secara optimal.
2. Perhatikan kapasitas angkat
Selain tinggi rak penyimpanan, perusahaan juga perlu mempertimbangkan berat maksimum barang yang akan ditangani. Menggunakan reach truck di luar kapasitas angkatnya dapat meningkatkan risiko kerusakan alat maupun kecelakaan kerja.
3. Pertimbangkan lebar lorong gudang
Reach truck dirancang untuk bekerja di lorong sempit, tetapi setiap model tetap membutuhkan ruang manuver minimum. Maka dari itu, pastikan ukuran kendaraan sesuai dengan lebar lorong pada area penyimpanan agar operator dapat bekerja dengan aman dan efisien.
4. Pilih sumber tenaga yang sesuai
Sebagian besar reach truck menggunakan tenaga listrik karena lebih ramah lingkungan, menghasilkan tingkat kebisingan yang rendah, dan tidak menghasilkan emisi gas buang. Hal ini membuatnya lebih aman digunakan di dalam gudang tertutup dibandingkan alat berbahan bakar diesel atau LPG.
Sudah Lebih Paham Tentang Reach Truck?
Reach truck adalah alat material handling yang dirancang untuk mengangkat, memindahkan, dan menyimpan pallet pada rak penyimpanan bertingkat. Alat ini mampu bekerja secara efisien di gudang dengan lorong sempit dan rak yang tinggi karena mekanisme reach yang memungkinkan garpu bergerak maju dan mundur.
Dibandingkan forklift, reach truck lebih unggul untuk aktivitas penyimpanan di dalam gudang, sedangkan forklift lebih fleksibel digunakan untuk bongkar muat dan pemindahan barang di berbagai area.
Dengan memilih reach truck yang sesuai berdasarkan tinggi rak, kapasitas angkat, lebar lorong, dan sumber tenaga, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional gudang sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan ruang penyimpanan.

