Home / Blog / Pengertian Handling dalam Logistik dan Komponen Biayanya
Memahami Biaya Handling dalam Aktivitas Logistik

Pengertian Handling dalam Logistik dan Komponen Biayanya

Setiap barang yang kamu kirim tidak langsung berpindah dari titik asal ke tujuan begitu saja. Ada banyak proses di baliknya yang sering tidak terlihat. Handling adalah rangkaian aktivitas penanganan barang dalam rangkaian aktivitas logistik, mulai dari bongkar muat hingga penempatan di gudang. Aktivitas ini memastikan barang tetap aman, terjaga kondisinya, dan siap untuk tahap berikutnya. Tanpa penanganan yang tepat, risiko kerusakan, keterlambatan, bahkan kehilangan barang bisa meningkat.

Yuk, kita kupas tuntas mengenai penanganan barang dalam logistik beserta komponen biayanya dalam artikel ini!

Pengertian Handling dalam Logistik

Memahami Biaya Handling dalam Aktivitas Logistik (freepik)
Memahami Biaya Handling dalam Aktivitas Logistik (freepik)

Handling adalah proses penanganan barang yang terjadi di berbagai titik dalam rantai distribusi. Proses ini mencakup aktivitas seperti memindahkan barang dari kendaraan ke gudang, menyusunnya di rak penyimpanan, hingga menyiapkannya untuk dikirim kembali. Aktivitas ini tidak selalu terlihat oleh pelanggan, tetapi sangat menentukan kelancaran operasional. Setiap perpindahan barang membutuhkan koordinasi agar tidak terjadi kesalahan. Kesalahan kecil dalam proses penanganan barang bisa berdampak pada kerusakan atau keterlambatan pengiriman.

Baca Juga: Pengertian Helper dalam Logistik dan Tugasnya

Jenis-jenis Handling dalam Operasional Logistik

Dalam proses distribusi, terdapat tiga jenis penanganan barang dalam operasional logistik, di antaranya:

  • Cargo Handling di Pelabuhan

Penanganan kargo terjadi saat barang masuk atau keluar dari kapal di pelabuhan. Proses ini melibatkan aktivitas bongkar muat menggunakan crane atau alat berat lainnya. Barang dipindahkan dari kapal ke area penumpukan sementara sebelum didistribusikan lebih lanjut. Setiap tahapan membutuhkan pengawasan ketat untuk menghindari kerusakan. Volume muatan yang besar membuat proses ini sangat bergantung pada efisiensi operasional.

Baca Juga: 5 Indikator Cargo Handling Bermasalah dan Solusi Terbaiknya

  • Warehouse Handling

Warehouse handling mencakup aktivitas penanganan barang di dalam gudang. Proses ini meliputi penerimaan barang, penyimpanan, pengambilan produk (picking), hingga pengemasan ulang. Setiap produk biasanya memiliki lokasi penyimpanan tertentu agar mudah ditemukan. Kesalahan penempatan bisa membuat proses pengambilan menjadi lebih lama. Pengelolaan barang di gudang sangat mempengaruhi kecepatan distribusi.

Baca Juga: Fungsi Penting Warehouse dan Bedanya dengan Gudang

  • Material Handling

Material handling berfokus pada cara memindahkan barang menggunakan alat atau sistem tertentu. Contohnya seperti penggunaan forklift, conveyor, atau pallet. Tujuannya untuk mempercepat perpindahan barang sekaligus mengurangi tenaga manual. Pemilihan alat biasanya tergantung dengan jenis dan berat muatan. Penggunaan alat yang tepat bisa meningkatkan efisiensi kerja secara signifikan.

Mengenal Handling Fee dalam Logistik

Handling fee adalah biaya jasa atas aktivitas seperti bongkar muat, penyimpanan sementara, dan pemindahan barang. Biaya ini tidak selalu terlihat sebagai komponen utama dalam invoice. Namun, dalam praktiknya, penanganan kargo sering menjadi bagian penting dalam struktur biaya logistik. Perusahaan logistik menghitung biaya ini berdasarkan aktivitas yang dilakukan. Setiap tambahan proses biasanya akan menambah biaya.

Komponen Handling Fee

Komponen biaya penanganan terdiri dari beberapa aktivitas yang terjadi selama proses logistik. Contohnya termasuk biaya tenaga kerja untuk bongkar muat, penggunaan alat berat, serta biaya penyimpanan sementara. Dalam beberapa kasus, biaya tambahan juga muncul untuk pengemasan ulang atau penanganan khusus. Barang yang membutuhkan perlakuan ekstra biasanya memiliki biaya penanganan lebih tinggi. Transparansi komponen biaya ini penting agar kamu bisa mengontrol pengeluaran.

Siapa yang Menanggung Handling Fee?

Biaya penanganan bisa ditanggung pengirim maupun penerima, tergantung pada kesepakatan transaksi. Dalam pengiriman internasional, pembagian biaya biasanya mengikuti incoterms. Misalnya, pada kondisi tertentu, pengirim menanggung biaya hingga pelabuhan tujuan. Setelahnya, biaya menjadi tanggung jawab penerima. Pemahaman mengenai pembagian ini bertujuan untuk menghindari kesalahpahaman saat transaksi berlangsung.

Baca Juga: Jenis-Jenis Biaya Logistik

Jenis Handling dalam Pengiriman Barang

Dalam proses pengiriman barang, aktivitas penanganan terjadi di tiga tahap utama:

  • Pre-Carriage Handling

Pre-carriage handling terjadi sebelum barang masuk ke moda transportasi utama. Proses ini mencakup pengambilan kargo dari lokasi pengirim dan pengiriman ke pelabuhan atau terminal. Aktivitas seperti pengemasan dan pemuatan awal juga termasuk dalam tahap ini. Tahap ini menentukan kesiapan muatan untuk pengiriman jarak jauh. Penanganan yang kurang tepat bisa menyebabkan masalah di tahap berikutnya.

  • Terminal Handling

Terminal handling adalah penanganan barang di terminal atau pelabuhan. Proses ini mencakup pembongkaran dari truk, penempatan di container yard, dan pemuatan ke kapal. Terminal handling charge (THC) adalah biaya resmi yang dipungut oleh operator pelabuhan untuk jasa ini. Besarnya biaya tergantung pada jenis barang dan fasilitas terminal. Aktivitas ini melibatkan berbagai peralatan berat seperti crane dan reach stacker.

  • On-Carriage Handling

On-carriage handling terjadi setelah barang keluar dari moda transportasi utama. Barang akan dipindahkan ke kendaraan distribusi untuk dikirim ke tujuan akhir. Aktivitas ini mencakup pemindahan, penyusunan, dan pengiriman lanjutan. Tahap ini memastikan paket sampai ke tangan penerima dengan kondisi baik. Koordinasi yang baik sangat diperlukan agar tidak terjadi keterlambatan.

Baca Juga: Freight Forwarding Charges: Pengertian dan Komponennya

Cara Mengurangi Biaya Handling

Biaya penanganan bisa diminimalisir dengan perencanaan operasional yang lebih efisien. Penggunaan sistem manajemen gudang membantu mengurangi kesalahan penempatan barang, sementara pengemasan yang tepat dapat meminimalisir kebutuhan penanganan ulang. Selain itu, memilih rute distribusi yang lebih sederhana akan mengurangi jumlah perpindahan barang dalam proses pengiriman.

Upaya lain yang bisa kamu lakukan adalah mengkonsolidasikan pengiriman agar barang dalam jumlah besar ditangani sekaligus. Penggunaan palet standar juga memudahkan proses pemindahan menggunakan alat mekanis, sehingga waktu dan tenaga bisa lebih efisien. Dalam segi biaya, kamu bisa memilih forwarder dengan biaya penanganan yang transparan serta menegosiasikan biaya untuk pengiriman rutin dengan volume besar.

Dalam operasional logistik, handling adalah proses yang sering tidak terlihat tetapi memiliki dampak besar terhadap biaya dan kelancaran distribusi. Setiap aktivitas penanganan menambah kompleksitas sekaligus biaya dalam rantai pasok. Ketika proses handling sesuai standar yang ditentukan, risiko kerusakan berkurang dan pengiriman bisa berjalan lancar tanpa hambatan.

Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.

Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnis Anda!

Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.

Feeling enlightened? Share this article to more people.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top