Home / Blog / Pallet dalam Logistik: Jenis, Ukuran, dan Kegunaan
gambar pallet logistik

Pallet dalam Logistik: Jenis, Ukuran, dan Kegunaan

Pallet merupakan salah satu perlengkapan penting dalam aktivitas logistik dan pergudangan. Benda berbentuk alas datar ini digunakan untuk menempatkan barang agar lebih mudah dipindahkan, disimpan, dan ditata menggunakan peralatan material handling seperti forklift atau pallet jack.

Penggunaan pallet membuat beberapa barang dapat dikumpulkan menjadi satu unit muatan (unit load). Dengan begitu, proses loading, unloading, penyimpanan, hingga distribusi dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan memindahkan barang satu per satu.

Jenis pallet juga cukup beragam, mulai dari pallet kayu, plastik, besi, hingga kardus. Ukuran dan kapasitas bebannya pun berbeda-beda sesuai kebutuhan. Simak informasi lengkapnya di artikel ini.

Apa Itu Pallet?

Pallet adalah benda berbentuk alas datar yang digunakan untuk menopang, menyimpan, dan memindahkan barang dalam aktivitas logistik, pergudangan, maupun distribusi. Struktur pallet biasanya memiliki ruang di bagian bawah yang memungkinkan garpu forklift atau pallet jack bisa masuk untuk mengangkat seluruh muatan sekaligus.

Satu pallet bisa digunakan sebagai alas dari banyak barang logistik sehingga ketika dipindahkan tidak perlu satu persatu. Misalnya, sebuah gudang menerima 40 karton produk minuman. Daripada memindahkan karton satu per satu, seluruh karton dapat disusun di atas pallet, kemudian dibungkus menggunakan stretch film agar tetap stabil. Forklift selanjutnya dapat mengangkat pallet beserta seluruh isinya sekaligus.

Dengan cara tersebut, pallet berfungsi sebagai load carrier yang menghubungkan proses penyimpanan dengan aktivitas transportasi. Barang yang sudah dipalletisasi (palletized cargo) juga lebih mudah dipindahkan dari area penerimaan menuju rak gudang, truk, maupun container.

Jenis-Jenis Pallet

Pallet dapat dibedakan berdasarkan material pembuatnya. Setiap material memiliki karakteristik dan penggunaan yang berbeda.

1. Pallet kayu

Pallet kayu merupakan salah satu jenis yang paling umum digunakan dalam kegiatan pergudangan dan distribusi. Material kayu membuatnya relatif kuat dan mudah diperbaiki ketika bagian tertentu mengalami kerusakan.

Pallet kayu cocok untuk produk manufaktur, bahan bangunan, makanan kemasan, hingga berbagai barang yang dikirim melalui jalur darat dan laut. Untuk pengiriman internasional, pallet kayu perlu memenuhi persyaratan karantina atau perlakuan terhadap kemasan kayu yang berlaku di negara tujuan.

2. Pallet plastik

Pallet plastik terbuat dari material polimer seperti HDPE atau PP dan memiliki permukaan yang relatif mudah dibersihkan. Karena tidak mudah menyerap air dan tidak mengalami korosi seperti logam, pallet plastik banyak digunakan pada industri makanan, minuman, farmasi, serta fasilitas yang membutuhkan standar kebersihan tinggi.

Bentuk pallet plastik biasanya berupa alas dengan lubang atau permukaan berpola yang membuat pallet lebih ringan sekaligus memberikan akses bagi garpu forklift. Beberapa model juga dirancang nestable sehingga pallet kosong dapat ditumpuk dengan posisi saling masuk untuk menghemat ruang penyimpanan.

3. Pallet besi

Pallet besi atau baja memiliki konstruksi yang kuat sehingga cocok untuk muatan berat dan lingkungan kerja yang membutuhkan daya tahan tinggi. Jenis ini dapat digunakan untuk mesin, komponen otomotif, material industri, maupun barang yang memiliki bobot besar. Kekurangannya adalah bobot pallet sendiri cenderung lebih berat dibandingkan pallet kayu atau plastik.

4. Pallet kardus

Pallet kardus atau paper pallet menggunakan material berbasis kertas yang membuat bobotnya relatif ringan. Jenis ini dapat menjadi pilihan ketika perusahaan ingin mengurangi berat kemasan atau membutuhkan pallet sekali pakai untuk pengiriman tertentu.

Namun, daya tahan pallet kardus terhadap kelembaban dan beban berat umumnya lebih terbatas sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan karakteristik muatan dan kondisi transportasi.

jenis pallet logistik

Ukuran Pallet yang Umum Digunakan

Tidak ada satu ukuran pallet yang berlaku untuk seluruh kebutuhan logistik. Ukuran yang digunakan biasanya mengikuti standar industri, wilayah, sistem penyimpanan, dan moda transportasi.

Beberapa ukuran yang umum ditemui antara lain:

  • Pallet ukuran 1.200 × 1.000 mm: Banyak digunakan dalam berbagai aktivitas industri dan rantai pasok di Asia, termasuk Indonesia.
  • Pallet ukuran 1.200 × 800 mm: Dikenal luas sebagai ukuran Euro pallet dan banyak digunakan dalam jaringan logistik Eropa.
  • Pallet ukuran 1.100 × 1.100 mm: Merupakan salah satu ukuran yang umum digunakan di Asia dan dapat ditemukan pada berbagai kebutuhan industri.
  • Pallet ukuran 1.219 × 1.016 mm: Setara dengan 48 × 40 inci dan banyak digunakan dalam sistem pallet di Amerika Utara.

Ukuran tersebut merupakan footprint atau ukuran panjang dan lebar. Tinggi pallet serta kapasitas bebannya dapat berbeda berdasarkan desain dan material yang digunakan. ISO juga mengenali beberapa pallet footprint untuk kebutuhan perdagangan internasional.

Oleh karena itu, jangan hanya memilih pallet berdasarkan ukuran barang. Pastikan ukurannya juga kompatibel dengan forklift, hand pallet jack, rak gudang, truk, maupun container yang digunakan.

Kegunaan Pallet dalam Logistik

Pallet digunakan untuk mempermudah berbagai aktivitas dalam rantai pasok, mulai dari gudang hingga proses distribusi.

  • Memudahkan pemindahan barang: Barang yang sudah disusun di atas pallet dapat diangkat sekaligus menggunakan forklift atau pallet jack sehingga proses material handling menjadi lebih cepat.
  • Mempercepat bongkar muat: Satu unit pallet dapat berisi banyak karton atau produk sehingga operator tidak perlu menangani setiap barang secara individual ketika melakukan loading dan unloading.
  • Mengoptimalkan penyimpanan: Pallet membantu membentuk unit muatan yang rapi sehingga barang lebih mudah disusun dalam sistem floor stacking maupun pallet racking.
  • Melindungi barang dari lantai: Barang tidak ditempatkan langsung di permukaan lantai sehingga lebih terlindungi dari kelembaban, kotoran, dan kontak langsung dengan permukaan gudang.
  • Mendukung distribusi: Barang yang telah dipalletisasi lebih mudah dipindahkan dari gudang menuju truk, container, atau fasilitas distribusi berikutnya.

Cara Memilih Pallet yang Tepat

Pemilihan pallet sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga. Perhatikan beberapa faktor berikut agar pallet sesuai dengan kebutuhan operasional.

1. Sesuaikan dengan berat muatan

Periksa load capacity pallet sebelum menempatkan barang. Jika muatan berupa mesin atau material berat, gunakan pallet dengan konstruksi yang memang dirancang untuk menahan beban tersebut.

Sebagai tips, kamu sebaiknya tidak hanya menghitung berat satu barang. Jika terdapat 20 karton dengan berat masing-masing 25 kg, total muatan sudah mencapai 500 kg dan ini belum termasuk berat pallet dan faktor keamanan yang diperlukan.

2. Pilih material sesuai kondisi penggunaan

Gunakan pallet plastik jika barang akan berada di lingkungan lembab atau membutuhkan proses pembersihan rutin. Untuk distribusi umum dengan biaya yang lebih sensitif, pallet kayu dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis.

Sementara itu, pallet besi lebih sesuai ketika muatan berat atau kondisi operasional membutuhkan konstruksi yang lebih tahan lama.

3. Perhatikan ukuran barang dan area penyimpanan

Pastikan dimensi pallet cukup untuk menopang seluruh muatan tanpa menyebabkan overhang berlebihan. Selain itu, cek kompatibilitasnya dengan ukuran rak gudang, forklift, pallet jack, dan ruang kendaraan. Pallet yang terlalu besar dapat menghambat manuver, sedangkan pallet yang terlalu kecil dapat membuat muatan tidak stabil.

4. Pertimbangkan kebutuhan distribusi

Jika pallet akan digunakan untuk pengiriman internasional, periksa standar yang berlaku di negara tujuan, terutama jika menggunakan pallet kayu.

Pertimbangkan juga apakah pallet akan digunakan berulang kali atau hanya untuk satu perjalanan. Untuk closed-loop logistics yang pallet-nya terus kembali ke gudang, sebaiknya pilih pallet yang lebih tahan lama sehingga bisa digunakan dalam jangka panjang.

Sudah Paham Pallet dalam Logistik & Pergudangan?

Jadi, pallet adalah sebuah alas yang digunakan untuk menyimpan, mengelompokkan, dan memindahkan barang agar proses material handling dalam logistik menjadi lebih efisien. Penggunaannya membantu mempercepat bongkar muat, mengoptimalkan penyimpanan, serta memudahkan perpindahan barang menggunakan forklift atau pallet jack.

Jenis pallet yang tersedia juga beragam, seperti kayu, plastik, besi, dan kardus. Untuk menentukan pilihan yang tepat, kamu perlu mempertimbangkan material, ukuran, kapasitas beban, kondisi operasional, sistem penyimpanan, hingga kebutuhan distribusi.

Dengan memilih pallet yang sesuai sejak awal, proses palletization, penyimpanan, dan distribusi barang dapat berjalan lebih aman sekaligus membantu mengurangi biaya handling dalam rantai pasok.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top