Home / Blog / Pengertian Packing Barang, Jenis, dan Tips Pengemasan Aman
Pengertian Packing Barang, Jenis, dan Tips Pengemasan Aman (freepik)

Pengertian Packing Barang, Jenis, dan Tips Pengemasan Aman

Suatu barang belum tentu sampai ke tangan pelanggan dalam kondisi yang sama. Banyak produk yang mengalami kerusakan bukan karena cacat produksi, melainkan karena kesalahan dalam proses pengiriman, salah satunya adalah dari cara pengemasannya.

Bagi pelaku bisnis yang mengelola persediaan dan pengiriman barang, packing adalah salah satu fondasi operasional logistik yang dapat membantu mengurangi risiko kerugian sekaligus menjaga kepuasan pelanggan.

Baca Juga: Apa Itu Logistik? Ini Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya

Pengertian Packing dalam Logistik

Pengertian Packing Barang, Jenis, dan Tips Pengemasan Aman (freepik)
Pengertian Packing Barang, Jenis, dan Tips Pengemasan Aman (freepik)

Packing adalah proses menyiapkan, membungkus, dan mengamankan produk menggunakan material khusus agar kondisi fisik produk tetap terjaga selama pengiriman. Selain itu, packing juga berfungsi sebagai identitas produk, karena di bagian luarnya biasanya ditempel label alamat, instruksi penanganan, atau logo merek.

Proses pengemasan yang baik membantu mengurangi risiko benturan, getaran, paparan debu, hingga kelembapan selama pengiriman. Dari sisi operasional, pengemasan yang tepat juga mempermudah proses penyimpanan, penataan barang, serta pengelolaan inventaris.

Baca Juga: Jenis Dokumen Logistik yang Penting

Jenis Packaging

Berdasarkan fungsinya, packaging terbagi menjadi tiga lapis. Ketiganya saling melengkapi dalam menjaga keamanan produk selama proses distribusi.

Primary Packaging (Kemasan Primer)

Primary packaging adalah lapisan kemasan yang langsung bersentuhan dengan produk. Contohnya botol, plastik pembungkus, atau kemasan makanan. Fungsi utamanya untuk melindungi produk dari kontaminasi dan menjaga kualitasnya. Selain itu, kemasan ini juga berisikan informasi produk yang dibutuhkan oleh konsumen.

Secondary Packaging (Kemasan Sekunder)

Secondary packaging digunakan untuk mengelompokkan beberapa produk dalam satu kemasan. Contohnya kardus yang berisi beberapa unit barang. Lapisan ini membantu memudahkan penyimpanan dan distribusi dalam jumlah besar. Secondary packaging juga memberi perlindungan tambahan dari benturan ringan.

Tertiary Packaging (Kemasan Tersier)

Lapisan ini digunakan untuk pengiriman skala masif. Palet yang dililit plastik wrap dan diikat tali adalah contoh tertiary packaging. Fungsinya memudahkan pemindahan barang dengan forklift dan melindungi produk selama pengiriman jarak jauh. Jenis ini banyak digunakan dalam distribusi antar gudang atau pengiriman jarak jauh.

Baca Juga: 5 Hal Wajib Ada di Shipping Instruction agar Pengiriman Aman

Material yang Digunakan untuk Packing

Jenis barang dan cara pengiriman menentukan material packing yang tepat. Material yang sesuai dapat melindungi muatan dari kerusakan meskipun dipindahkan berkali-kali selama perjalanan. Berikut perbandingan material yang umum digunakan dalam pengemasan:

MaterialKegunaanKelebihanKekurangan
KardusKemasan utama untuk berbagai produkSerbaguna, menyerap benturan, mudah didapatBerat, memakan ruang penyimpanan
Bubble WrapBarang pecah belah, elektronikMelindungi dari benturan dan goresanRelatif mahal untuk volume besar
StyrofoamBarang elektronik, bentuk tidak beraturanRingan, peredam getaran baikSulit didaur ulang, tidak ramah lingkungan
Plastik PEProduk fashion (baju, sepatu)Ringan, hemat tempat, murahMudah sobek jika terlalu tipis
Kertas KoranPengisi ruang kosong dalam kardusMurah, mudah didapat, ramah lingkunganKurang efektif untuk barang berat
LakbanMenyegel kardusKuat, merekat dengan baikSulit dibuka tanpa alat potong

Tips Packing Aman untuk Pengiriman

Pengemasan yang aman tidak selalu rumit, tetapi perlu disesuaikan dengan jenis barang. Beberapa hal berikut bisa kamu perhatikan saat mengemas barang:

  • Gunakan pelindung untuk barang rentan, karena barang yang mudah pecah sebaiknya dilapisi bubble wrap atau foam agar tidak langsung terkena benturan selama pengiriman.
  • Hindari ruang kosong di dalam kemasan, untuk mencegah barang mudah bergeser saat dipindahkan. Isi bagian kosong dengan kertas atau pelindung tambahan.
  • Pilih ukuran kemasan yang sesuai, karena kalau terlalu besar membuat muatan tidak stabil, sementara kalau terlalu kecil bisa merusak bentuk atau tekanan pada barang.
  • Pastikan kemasan tertutup dengan kuat dengan menggunakan lakban atau perekat yang cukup agar kemasan tidak terbuka saat proses pengiriman berlangsung.

Baca Juga: Perbedaan Pengiriman Cargo dan Reguler: Mana yang Tepat untuk Anda?

Standar Packing untuk E-Commerce

Platform marketplace memiliki standar packing yang harus kamu patuhi, terutama untuk barang tertentu seperti elektronik atau makanan. Standar ini biasanya mencakup jenis kemasan, cara pelabelan, dan perlindungan tambahan yang harus digunakan. Packing yang sesuai standar membantu mengurangi komplain dan retur barang sehingga membantu menjaga reputasi bisnis di mata pelanggan.

Packing adalah tahap penentu kondisi barang sebelum dikirim ke tangan pelanggan. Proses ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya langsung terasa saat barang tiba di tujuan. Kesalahan kecil dalam pengemasan bisa menyebabkan kerusakan dan komplain dari pelanggan. Pengemasan yang tepat membuat kargo lebih aman selama perjalanan dan proses pengiriman bisa berjalan lancar tanpa kendala seperti barang rusak atau kemasan terbuka ketika sampai tujuan.

Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.

Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnis Anda!

Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.

Feeling enlightened? Share this article to more people.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top