Home / Blog / 5 Strategi Pintar Maksimalkan Kapal Roro untuk Trucking
Strategj Maksimalkan Kapal Roro

5 Strategi Pintar Maksimalkan Kapal Roro untuk Trucking

Kapal RoRo adalah kapal yang dirancang agar kendaraan bisa naik dan turun lewat pintu rampa dengan mesinnya sendiri, tanpa bantuan crane.

Nama RoRo berasal dari roll on roll off, yaitu cara muat yang membedakannya dari kapal barang lain. Di Indonesia, kapal ini yang kamu lihat di lintasan Merak dan Bakauheni.

Kementerian Perhubungan mengatur pengangkutan kendaraan di atas kapal lewat PM 115 Tahun 2016. Aturan itu masih berlaku sampai sekarang.

Apa Itu Kapal RoRo dan Apa Dasar Aturannya di Indonesia?

Kapal RoRo adalah kapal pengangkut kendaraan yang memakai sistem muat horizontal. Kendaraan masuk lewat pintu rampa, diparkir di geladak, lalu keluar sendiri di pelabuhan tujuan.

Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 115 Tahun 2016, kapal RoRo adalah kapal dengan satu geladak atau lebih, terbuka maupun tertutup, yang dipakai mengangkut segala jenis kendaraan lewat sistem pintu rampa di bagian depan atau belakang kapal.

Aturan itu ditetapkan 16 September 2016 dan mulai berlaku enam hari kemudian. Statusnya di basis data JDIH BPK masih tercatat berlaku.

Peraturan yang sama juga mengenal istilah kapal penumpang RoRo, yaitu kapal RoRo yang dilengkapi akomodasi untuk mengangkut penumpang. Jadi RoRo pengangkut orang memang punya payung hukum tersendiri.

Perlu digarisbawahi, RoRo bukan nama satu model kapal. Istilah ini menandai cara muatnya. Kalau kamu ingin membandingkan dengan kategori kapal barang lain, forwarder.ai punya pembahasan terpisah soal jenis kapal kargo lainnya beserta karakter muatannya.

Kenapa Dinamakan RoRo dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Nama kapal RoRo diambil dari dua gerakan muatannya. Roll on berarti kendaraan menggelinding masuk, roll off berarti menggelinding keluar.

Lawan istilahnya adalah LoLo atau lift on lift off, sistem yang mengangkat muatan pakai crane. Kapal kontainer memakai sistem ini.

Perbedaan keduanya bukan soal ukuran kapal, melainkan arah pergerakan muatan. RoRo bergerak mendatar, LoLo bergerak vertikal.

Alur kerja kapal roll on roll off berjalan seperti ini:

  1. Pemeriksaan sebelum naik. Petugas mencocokkan tiket, data kendaraan, dan dokumen muatan.
  2. Roll on lewat pintu rampa. Kendaraan masuk dengan tenaga sendiri melalui rampa yang tersambung ke dermaga.
  3. Penataan di geladak. Posisi kendaraan diatur berdasarkan bobot dan urutan turun agar kapal tetap seimbang.
  4. Pengikatan. Kendaraan berat diikat supaya tidak bergeser saat kapal bergoyang.
  5. Roll off di tujuan. Kendaraan keluar lewat rampa dan langsung melanjutkan perjalanan darat.

Karena tidak ada proses angkat mengangkat, waktu sandar kapal RoRo jauh lebih pendek. Di Merak, ASDP bahkan memakai pola operasi Tiba, Bongkar, Berangkat supaya kapal bisa langsung berlayar lagi setelah muatan turun.

Apa Saja Jenis Kapal Roll On Roll Off?

Kapal roll on roll off punya beberapa konfigurasi, tergantung muatan dan rute yang dilayani. Berikut jenis yang paling sering kamu temui.

RoPax

RoPax adalah gabungan RoRo dan kapal penumpang. Kapal ini membawa kendaraan sekaligus orang, lengkap dengan kursi, kabin, dan kantin.

Jenis inilah yang paling umum di Indonesia. Hampir semua kapal penyeberangan di lintasan komersial masuk kategori ini.

RoRo Kargo

RoRo kargo fokus pada kendaraan niaga dan alat berat, tanpa fasilitas penumpang berarti. Geladaknya diperkuat untuk menahan beban roda truk dan crawler.

Pure Car Carrier (PCC)

PCC dirancang khusus untuk mobil dan kendaraan ringan. Geladaknya bertingkat banyak dengan tinggi rendah, supaya jumlah mobil per pelayaran maksimal.

Pabrikan otomotif memakai jenis ini untuk distribusi kendaraan baru lintas negara.

Pure Car and Truck Carrier (PCTC)

PCTC adalah versi lebih lentur dari PCC. Sebagian geladaknya bisa diatur tingginya, sehingga truk, bus, dan alat berat ikut muat.

ConRo

ConRo menggabungkan kontainer dan muatan beroda dalam satu kapal. Ada area untuk peti kemas yang diangkat crane, ada geladak untuk kendaraan yang masuk lewat rampa.

RoLo

RoLo memakai dua sistem muat sekaligus. Muatan beroda masuk lewat rampa, muatan lain diangkat crane.

Jenis ini dipakai pada rute yang muatannya campuran dan tidak semuanya bisa menggelinding.

Baca Juga: Pengertian Vessel dalam Logistik Laut dan Jenis-Jenisnya

Apa Perbedaan Kapal RoRo dan Kapal Ferry?

Perbedaan kapal RoRo dan kapal ferry sering disalahpahami karena keduanya sebenarnya bukan kategori yang sejajar. RoRo menjelaskan cara kapal memuat barang, sedangkan ferry menjelaskan jenis layanannya.

Artinya sebuah kapal ferry bisa sekaligus berupa kapal RoRo. Kompas, mengutip Permenhub 115/2016, bahkan menyebut kapal RoRo sebagai salah satu tipe kapal ferry yang lazim di Merak dan Bakauheni.

Sumber lain kadang menyajikan keduanya seolah dua jenis kapal berbeda. Cara itu tidak sepenuhnya keliru dalam percakapan sehari-hari, tapi bisa menyesatkan kalau kamu sedang memilih moda pengiriman.

Cara paling aman adalah membandingkan berdasarkan fungsi layanannya, bukan berdasarkan nama:

AspekKapal RoRo (fokus kendaraan)Kapal ferry (fokus penumpang)
Sifat istilahKategori berdasarkan sistem muatKategori berdasarkan jenis layanan
Prioritas ruangGeladak kendaraan dan alat beratKursi, kabin, dan area penumpang
Akses muatanPintu rampa depan atau belakangBisa rampa, bisa hanya tangga penumpang
Rute umumPenyeberangan sampai lintas jarak jauhUmumnya jarak pendek dan menengah
Bisa saling beririsan?Ya. Kapal RoPax adalah ferry sekaligus kapal RoRo.

Jadi jawaban untuk pertanyaan apakah kapal RoRo bisa mengangkut penumpang adalah bisa. Kapal RoPax memang dirancang untuk itu, dan Permenhub 115/2016 secara khusus menyebut kapal penumpang RoRo sebagai kategori tersendiri.

Muatan Apa Saja yang Cocok Diangkut Kapal RoRo?

Kapal RoRo cocok untuk muatan yang bisa bergerak di atas roda, entah dengan mesin sendiri atau di atas trailer. Ini yang paling sering diangkut:

  • Kendaraan pribadi. Mobil dan sepeda motor, baik milik pemudik maupun kiriman dealer.
  • Kendaraan niaga. Truk, tronton, trailer, dan bus antarkota.
  • Alat berat. Excavator, bulldozer, traktor, dan alat konstruksi beroda maupun crawler.
  • Muatan proyek di atas trailer. Genset, trafo, modul prefabrikasi, dan komponen berdimensi khusus.

Kalau muatanmu berupa barang bertruk, ukuran armada menentukan tarif golongan yang dikenakan. Cek dulu jenis truk dan kapasitas angkutnya supaya perhitungan biayanya tidak meleset.

Sebaliknya, ada muatan yang kurang pas untuk RoRo. Kontainer lepas tanpa chassis, muatan curah seperti batu bara, dan cairan dalam jumlah besar lebih efisien lewat kapal kontainer, kapal curah, atau tanker.

Bagaimana Peran Kapal RoRo di Jalur Logistik Indonesia?

Kapal RoRo di Indonesia menopang penyeberangan yang menghubungkan pulau tanpa jembatan. ASDP memantau 15 lintasan berskala nasional, dengan Merak dan Bakauheni serta Ketapang dan Gilimanuk sebagai dua yang tersibuk.

Skalanya bisa dilihat dari angka operasional. Data posko Merak pada 31 Desember 2025 mencatat 115 trip dalam 24 jam. Untuk Angkutan Lebaran 2026, ASDP menyiagakan 28 sampai 33 kapal per hari di lintasan yang sama.

Pertanyaan soal kapal RoRo berangkat jam berapa punya jawaban sederhana untuk lintasan utama: sepanjang hari. Merak dan Bakauheni beroperasi 24 jam, dengan keberangkatan bergiliran mengikuti rotasi kapal dan kondisi cuaca.

Untuk lintasan kecil, jadwalnya lebih terbatas dan bisa berubah. Cek langsung ke operator sebelum berangkat, apalagi saat musim angin kencang.

Soal kapal RoRo terbesar di Indonesia, jawabannya bergantung kriteria yang dipakai. KMP Legundi berbobot 5.000 GT sempat menyandang gelar itu saat diluncurkan pada 2014. Belakangan, KMP Portlink III yang melayani Merak dan Bakauheni tercatat jauh lebih besar dengan 15.341 GT, sementara KM Dharma Kencana VII sepanjang 186 meter dipromosikan sebagai RoRo terbesar milik operator swasta.

Kalau kamu menemukan klaim tunggal soal ini, periksa tahun dan kriterianya dulu. Angka bobot, panjang, dan kapasitas kendaraan bisa memberi pemenang yang berbeda.

Di tingkat dunia, MV Tønsberg milik Wilh. Wilhelmsen sering disebut sebagai kapal RoRo terbesar. Kapal kelas Mark V ini berbobot 75.251 GT, panjang 265 meter, dengan ruang muat 138.000 meter kubik. Perlu dicatat, gelar itu melekat sejak kapal diluncurkan pada 2011 dan belum tentu masih berlaku hari ini.

Berapa Biaya Naik Kapal RoRo dan Bagaimana Cara Membayarnya?

Biaya naik kapal RoRo dihitung per golongan kendaraan, bukan per kilogram muatan. Semakin besar dimensi kendaraan, semakin tinggi golongannya.

Sebagai gambaran, pada penerapan tarif tunggal lintasan Merak dan Bakauheni selama Angkutan Lebaran 2026, ASDP menetapkan angka berikut:

KategoriTarif periode tarif tunggal Lebaran 2026
Penumpang dewasa pejalan kakiRp22.700
Sepeda motor (Golongan II)Rp62.100
Mobil penumpang (Golongan IVA)Rp481.800

Angka di atas berlaku pada periode terbatas, yaitu 13 sampai 20 Maret 2026 untuk keberangkatan dari Merak dan 23 sampai 29 Maret 2026 dari Bakauheni. Tarif reguler di luar periode itu berbeda, dan besarannya berubah dari waktu ke waktu.

Untuk golongan kendaraan barang seperti Golongan V sampai IX, tarifnya jauh lebih tinggi dan bervariasi antar lintasan. Kami tidak menampilkan angkanya di sini karena data yang tersedia untuk publik sering tercampur antar rute. Cek langsung di kanal resmi ASDP sebelum menyusun anggaran.

Soal cara bayar, ASDP sudah menutup penjualan tiket di pelabuhan. Pembelian dilakukan lewat aplikasi atau situs Ferizy, dengan pembayaran melalui transfer bank, dompet digital, atau gerai ritel.

Tiket bisa dipesan jauh hari, bahkan sampai 60 hari sebelum keberangkatan pada periode ramai. Datang ke pelabuhan tanpa tiket berarti kamu akan diminta memesan dulu di luar area pelabuhan.

Apa Keterbatasan Kapal RoRo yang Perlu Diperhitungkan Bisnis?

Kapal RoRo unggul di kecepatan bongkar muat, tapi bukan solusi untuk semua situasi. Beberapa keterbatasan berikut layak masuk perhitungan sebelum kamu memilihnya.

Ketergantungan pada infrastruktur. RoRo hanya bisa sandar di pelabuhan yang punya rampa dan area tunggu memadai. Tidak semua pelabuhan kecil menyediakannya.

Sensitif terhadap stabilitas. Geladak kendaraan yang luas membuat kapal rentan terhadap free surface effect jika air masuk. Distribusi kendaraan yang tidak merata juga bisa menggeser titik berat kapal.

Rentan tertahan cuaca. Saat gelombang tinggi, jadwal keberangkatan disesuaikan atau ditunda. Ini risiko nyata untuk pengiriman dengan tenggat ketat.

Antrean di pelabuhan. Pada musim puncak, waktu tunggu di darat bisa melampaui waktu pelayaran itu sendiri. Biaya bahan bakar dan uang jalan sopir ikut membengkak.

Tidak semua muatan cocok. Barang yang tidak bisa menggelinding tetap butuh crane, trailer khusus, atau moda lain.

Untuk pengiriman ke lokasi proyek yang belum punya dermaga RoRo, opsi yang sering dipakai adalah kapal LCT. Bedanya jelas: RoRo berjalan pada jadwal reguler lewat terminal resmi, sedangkan LCT disewa per proyek dan bisa mendekati pantai atau dermaga sederhana.

Bagaimana Cara Memaksimalkan Kapal RoRo untuk Pengiriman Bisnis?

Memakai kapal RoRo dengan efisien butuh perencanaan di sisi darat, bukan hanya memesan tiket. Lima langkah berikut biasanya paling terasa dampaknya.

1. Pesan Tiket Jauh Sebelum Hari H

Karena tiket hanya dijual online, memesan mendekati keberangkatan berarti kamu berebut kuota yang tersisa. Pada periode ramai, kuota golongan tertentu bisa habis lebih dulu.

2. Sinkronkan Jam Tiba Truk dengan Jam Check-in

Tiket Ferizy memuat jadwal masuk pelabuhan. Truk yang datang terlalu cepat menambah antrean, yang datang terlambat berisiko kehilangan slot.

3. Catat Pola Kepadatan Rute

Data perjalanan sebelumnya bisa menunjukkan jam dan hari tersibuk di lintasanmu. Menggeser jadwal beberapa jam kadang memangkas waktu tunggu secara signifikan.

4. Bangun Hubungan dengan Operator

Kerja sama rutin dengan operator kapal biasanya mempermudah komunikasi saat ada perubahan jadwal atau cuaca. Informasi lebih awal berarti keputusan lebih cepat.

5. Sambungkan Jadwal Darat dan Laut dalam Satu Sistem

Kapal terlambat sementara truk sudah menunggu berjam-jam adalah pemborosan yang paling sering terjadi. Menjalankan pengiriman lewat skema transportasi multimoda dengan satu penyedia membuat penyesuaian jadwal darat dan laut berjalan dalam satu koordinasi.

Setelah kamu menentukan bahwa kapal RoRo memang cocok untuk muatan dan rutemu, langkah berikutnya tinggal menyiapkan armada darat dan jadwal penyeberangannya. Kalau kamu berencana mengatur pengiriman antar pulau dalam waktu dekat, forwarder.ai sedang membuka voucher untuk pengiriman pertama yang bisa langsung diklaim dan terpotong otomatis saat checkout.

Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.

Feeling enlightened? Share this article to more people.
Scroll to Top