Home / Blog / Flatbed Truck untuk Muatan Besar, Cara Kerja, dan Pertimbangan Keamanannya
Flatbed Truck

Flatbed Truck untuk Muatan Besar, Cara Kerja, dan Pertimbangan Keamanannya

Mesin produksi, rangka baja, atau pipa berukuran panjang sering menyulitkan proses pemuatan ke kendaraan tertutup. Untuk jenis barang tersebut, flatbed truck menawarkan bak datar dan terbuka yang memudahkan akses dari berbagai arah.

Namun, proses pemuatan yang lebih mudah memiliki konsekuensi tersendiri dari segi keamanan selama perjalanan. Oleh karena itu, perusahaan tetap harus memperhatikan ukuran muatan, distribusi berat, dan cara pengikatannya agar pengiriman berjalan lancar.

Lalu, kapan jenis armada ini sebaiknya digunakan? Yuk, kita bahas selengkapnya dalam artikel ini!

Karakteristik Flatbed Truck dan Akses Bongkar Muatnya

Flatbed Truck (magnific)
Flatbed Truck (magnific)

Flatbed truck adalah truk dengan bak datar yang umumnya tidak memiliki dinding samping maupun atap permanen. Desain tersebut memungkinkan pekerja memuat atau menurunkan barang dari samping menggunakan forklift maupun dari atas dengan bantuan crane.

Akses ini memudahkan penanganan mesin besar atau material panjang yang sulit melewati pintu kendaraan tertutup. Karakter tersebut membuat flatbed menjadi salah satu konfigurasi yang dapat digunakan dalam pengiriman menggunakan truk kargo, terutama untuk barang yang membutuhkan akses pemuatan lebih terbuka.

Meski begitu, kelancaran proses bongkar muat tetap bergantung pada ruang kerja dan alat angkat yang tersedia di lokasi.

Kapasitas angkut serta ukuran bak juga berbeda pada setiap kendaraan. Oleh karena itu, perusahaan harus memilih unit berdasarkan berat dan dimensi barang, bukan sekadar bentuk baknya.

Jenis Muatan yang Cocok Dibawa dengan Flatbed

Truk bak datar cocok untuk mengangkut barang berukuran besar, panjang, atau memiliki bentuk yang sulit masuk ke kendaraan tertutup. Meski begitu, setiap jenis muatan memerlukan penanganan tersendiri agar tetap aman selama perjalanan.

Berikut beberapa contoh barang yang umum diangkut menggunakan armada ini:

  • Mesin industri, seperti mesin produksi, generator, atau peralatan pabrik berukuran besar. Beberapa jenis mesin membutuhkan dudukan khusus agar posisinya tetap stabil.
  • Material konstruksi, mencakup rangka baja, balok besi, dan beton pracetak. Operator perlu memperhatikan distribusi berat serta pengikatan material selama pengiriman.
  • Pipa dan material panjang, seperti pipa baja atau komponen konstruksi berbentuk silinder. Muatan seperti ini membutuhkan ganjal untuk mencegahnya bergeser atau menggelinding.
  • Komponen proyek berukuran besar, seperti tangki, struktur fabrikasi, atau bagian mesin dengan bentuk tidak beraturan. Proses pemuatannya mungkin membutuhkan crane serta penyangga tambahan.

Baca juga: Lowbed Trailer untuk Alat Berat: Panduan dan Izin yang Wajib Disiapkan

Kapan Flatbed Lebih Tepat daripada Truk Boks atau Trailer Tertutup?

Saat memilih kendaraan, perusahaan harus mempertimbangkan karakteristik muatan dan kebutuhan penanganannya. Flatbed truck menawarkan akses pemuatan dari berbagai arah, sementara kendaraan tertutup memberikan perlindungan lebih baik dari hujan, panas matahari, dan debu selama perjalanan.

Agar lebih mudah memahami perbedaan dan keunggulan masing-masing jenis kendaraan, kamu bisa melihat perbandingannya pada tabel di bawah ini:

Jenis KendaraanAkses Bongkar MuatPerlindungan BarangContoh Muatan
FlatbedTerbuka dari samping dan atasMembutuhkan perlindungan ekstra dari cuaca dan debuMesin industri, pipa, struktur baja
Truk boksUmumnya melalui pintu belakang atau sampingTerlindung dari hujan dan debuBarang kemasan, elektronik, produk retail
Trailer tertutupBiasanya melalui pintu belakangTerlindung dari hujan dan debuBarang dalam palet, produk manufaktur dalam jumlah besar

Meski menawarkan akses bongkar muat yang lebih fleksibel, flatbed truck belum tentu menjadi pilihan paling efisien untuk setiap pengiriman.

Untuk alat berat atau mesin dengan dimensi tinggi, misalnya, perusahaan juga dapat mempertimbangkan lowbed trailer. Namun, pemilihan kendaraan tetap harus menyesuaikan karakter barang, kapasitas unit, kondisi rute, dan metode pemuatan.

Risiko Muatan Terbuka terhadap Cuaca dan Pergeseran Barang

Bak terbuka memang memudahkan proses bongkar muat, tetapi risiko kerusakan barang akibat cuaca dan pergeseran muatan selama perjalanan tetap perlu diperhatikan.

Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat menggunakan truk bak datar:

  • Paparan cuaca, seperti hujan, panas matahari, dan debu, dapat merusak komponen listrik atau menyebabkan karat pada material tertentu.
  • Pergeseran muatan dapat terjadi akibat pengereman mendadak, tikungan tajam, atau jalan bergelombang jika pengikatannya kurang kuat.
  • Ketidakstabilan barang dapat menyebabkan pipa tanpa ganjal menggelinding atau mesin dengan titik berat tinggi kehilangan keseimbangan.
  • Perlindungan yang kurang memadai, seperti pemasangan terpal yang longgar, dapat membuat penutup berkibar atau terlepas selama perjalanan.

Selain risiko kerusakan barang, berat dan dimensi muatan juga harus sesuai dengan kemampuan kendaraan. Pengiriman yang melebihi batas dimensi atau kapasitas dapat berkaitan dengan risiko ODOL (over dimension over loading).

Baca juga: Uji KIR Kendaraan Angkutan Barang, Fungsi dan Hal yang Perlu Dicek

Prinsip Pengikatan, Penyangga, dan Perlindungan Muatan

Pengamanan barang dimulai dari pengaturan posisi muatan agar bebannya terbagi merata dan tidak membebani salah satu sisi kendaraan.

Selanjutnya, operator akan memilih rantai atau ratchet strap, yaitu tali pengikat dengan alat pengencang, berdasarkan berat dan karakteristik muatan. Setiap pengikat harus terhubung dengan titik penahan yang kuat dan kapasitasnya sesuai kebutuhan.

Selain mengatur posisi dan pengikatan muatan, operator perlu menyiapkan penyangga untuk barang yang tidak memiliki alas datar seperti pipa. Pengganjal membantu mencegah pipa menggelinding, sementara dudukan berfungsi menjaga kestabilan muatan seperti mesin industri.

Gunakan pelindung sudut pada barang dengan sisi tajam agar tali pengikat tidak rusak akibat gesekan. Sementara itu, untuk muatan yang membutuhkan perlindungan dari cuaca, kamu bisa menggunakan terpal.

Pastikan seluruh perlengkapan pengaman terpasang dengan benar sebelum kendaraan berangkat. Prinsip tersebut merupakan bagian dari handling barang dalam aktivitas logistik agar muatan tetap aman selama proses pemindahan dan pengiriman.

Data Dimensi, Berat, serta Titik Berat yang Perlu Disiapkan

Sebelum meminta penawaran pengiriman, perusahaan perlu menyiapkan data panjang, lebar, tinggi, serta berat barang, termasuk kemasan atau dudukan tambahannya.

Sertakan jumlah unit dan foto yang memperlihatkan bagian barang yang menonjol atau membutuhkan penanganan khusus. Informasi tersebut membantu penyedia jasa menentukan kendaraan dan metode bongkar muat yang sesuai.

Data berat juga penting untuk memastikan muatan sesuai dengan kapasitas kendaraan. Jika diperlukan, perusahaan dapat menggunakan jembatan timbang untuk memperoleh data bobot kendaraan dan muatannya.

Sementara itu, titik berat menunjukkan posisi tempat berat suatu barang terpusat. Pada mesin industri, titik beratnya bisa berada di salah satu sisi sehingga penempatannya di tengah bak belum tentu membuatnya seimbang.

Jika tersedia, gunakan informasi dari produsen untuk menentukan posisi muatan serta kebutuhan pengikat dan penyangganya.

Baca juga: Jenis Freight Forwarding dan Fungsinya untuk Bisnis

Checklist Sebelum Mengirim Mesin atau Barang Berbentuk Tidak Beraturan

Sebelum pengiriman, perusahaan perlu memastikan seluruh informasi muatan sudah lengkap agar penyedia jasa dapat menentukan kendaraan yang sesuai.

Koordinasi dengan tim gudang atau proyek juga membantu memastikan kesiapan fasilitas bongkar muat di lokasi asal dan tujuan. Berikut beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum menentukan jadwal keberangkatan:

  • Konfirmasi dimensi dan berat barang, termasuk jumlah unit serta bagian yang menonjol.
  • Siapkan informasi teknis, seperti foto, titik berat, dan titik pengangkatan jika tersedia.
  • Periksa kesesuaian kendaraan, mulai dari kapasitas bak hingga kondisi rute pengiriman.
  • Pastikan fasilitas bongkar muat, termasuk ketersediaan forklift, crane, dan ruang manuver.
  • Sepakati metode pengamanan, meliputi pengikat, penyangga, perlindungan cuaca, serta pemeriksaan selama perjalanan.

Flatbed truck menawarkan kemudahan pengangkutan untuk mesin industri, material konstruksi, hingga barang dengan bentuk tidak beraturan. Bak terbukanya memberikan akses bongkar muat lebih fleksibel, terutama ketika barang sulit masuk ke kendaraan tertutup.

Namun, keunggulan tersebut perlu diimbangi dengan penanganan muatan yang tepat agar barang tetap aman selama perjalanan.

Untuk mendukung hal tersebut, perusahaan perlu memastikan kesiapan muatan sebelum keberangkatan. Mulai dari penempatan barang, pengikatan, hingga perlindungan dari cuaca, seluruhnya harus direncanakan dengan baik agar kemudahan bongkar muat tidak justru menimbulkan kendala selama perjalanan.

Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.

Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnismu!

Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.

Feeling enlightened? Share this article to more people.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top