Home / Blog / Barge dalam Logistik Laut, Jenis Muatan, dan Waktu Menggunakannya
Barge untuk Logistik Laut

Barge dalam Logistik Laut, Jenis Muatan, dan Waktu Menggunakannya

Pengiriman komoditas seperti batu bara, material konstruksi, atau alat berat tidak selalu mengandalkan kapal kargo besar. Barge atau tongkang kerap digunakan untuk mengangkut muatan dalam volume besar melalui sungai maupun perairan pesisir.

Bentuknya relatif sederhana, tetapi penggunaannya tetap membutuhkan perencanaan rute dan fasilitas bongkar muat yang memadai.

Lalu, apa saja jenis tongkang dan bagaimana perannya dalam logistik laut? Yuk, kita kupas tuntas dalam artikel ini!

Di Mana Barge Berperan dalam Rantai Logistik Laut?

Barge untuk Logistik Laut (magnific)
Barge untuk Logistik Laut (magnific)

Barge adalah jenis kapal pengangkut muatan yang dapat beroperasi di sungai, perairan pesisir, maupun jalur laut tertentu. Sebagai contoh, dalam industri pertambangan, tongkang dapat membawa komoditas dari titik pemuatan dekat lokasi produksi menuju terminal atau kapal pengangkut yang berukuran lebih besar.

Pemindahan muatan antarkapal ini dikenal dengan istilah transshipment. Dengan skema tersebut, kapal besar tidak harus masuk ke lokasi pemuatan yang aksesnya terbatas dan jauh dari jalur pelayaran utama.

Setelah dipindahkan ke kapal besar, muatan dapat melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan tujuan.

Baca juga: 6 Jenis Kapal Kargo Berdasarkan Fungsi dan Muatannya

Barge dan Kapal Tongkang: Istilah yang Sama atau Berbeda?

Istilah barge dan kapal tongkang pada dasarnya merujuk pada jenis kapal yang sama. Penyebutan barge lebih umum digunakan secara internasional, sementara masyarakat Indonesia lebih mengenalnya sebagai kapal tongkang.

Banyak tongkang tidak memiliki mesin penggerak utama sehingga membutuhkan tugboat untuk menarik atau mendorongnya.

Meskipun sering beroperasi secara bersamaan, keduanya memiliki fungsi berbeda. Tongkang berfungsi membawa muatan, sementara tugboat menarik atau mendorongnya.

Pengoperasian keduanya membutuhkan koordinasi, terutama saat bermanuver di jalur perairan sempit atau mendekati dermaga.

Jenis Barge Berdasarkan Cara Bergerak dan Fungsinya

Tongkang dapat dikategorikan berdasarkan sistem penggerak, desain konstruksi, dan fungsinya. Setiap kategori memiliki karakteristik berbeda sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengiriman.

Tug and Barge serta Self-Propelled Barge

Pada skema tug and barge, tugboat menarik atau mendorong tongkang yang tidak memiliki penggerak sendiri.

Ukuran tongkang, berat muatan, dan kondisi perairan menjadi pertimbangan dalam menentukan kapal tunda yang sesuai. Saat memasuki lokasi pemuatan, operator juga harus memperhitungkan arus dan ruang manuver yang tersedia.

Sementara itu, self-propelled barge memiliki mesin sendiri sehingga mampu bergerak tanpa tarikan kapal lain. Jadwal perjalanannya juga tidak bergantung pada ketersediaan tugboat sebagai unit penarik.

Meski lebih mandiri, kemampuan jelajah dan kecepatannya tetap mengikuti spesifikasi kapal serta kondisi perairan.

Deck Barge, Hopper Barge, dan Crane Barge

Deck barge dirancang dengan geladak datar dan terbuka yang menyediakan ruang untuk membawa muatan besar, seperti alat berat, struktur baja, dan komponen proyek.

Muatan dengan ukuran besar atau bentuk khusus tersebut juga berkaitan dengan konsep break bulk, yaitu pengiriman barang nonkontainer yang ditangani sebagai unit terpisah.

Sementara itu, hopper barge memiliki ruang penampung khusus untuk membawa material curah seperti pasir, kerikil, dan lumpur hasil pengerukan.

Tidak seperti dua jenis sebelumnya, crane barge dilengkapi derek untuk membantu pengangkatan dan pemindahan material di perairan. Jenis ini lebih banyak digunakan sebagai fasilitas pengangkatan dibandingkan untuk mengangkut barang dari titik pemuatan ke lokasi tujuan.

Muatan yang Umum Diangkut Menggunakan Barge

Kapasitas angkut dan desain tongkang menentukan jenis muatan yang dapat dibawa. Secara umum, muatannya meliputi komoditas curah, material proyek, hingga cairan tertentu yang membutuhkan jenis tongkang khusus.

Jenis MuatanContoh Barang
Curah keringBatu bara, pasir, batu, dan mineral
Material proyekPipa, struktur baja, mesin industri, dan alat berat
Muatan cairMinyak dan bahan kimia cair tertentu

Untuk muatan seperti batu bara, pasir, atau mineral yang dikirim tanpa kemasan satuan, perusahaan juga perlu memahami karakteristik bulk cargo karena metode pemuatan dan penanganannya berbeda dari barang dalam kemasan.

Baca juga: 6 Jenis Sea Freight yang Perlu Diketahui

Kapan Barge Lebih Praktis daripada Kapal Besar atau Transportasi Darat?

Penggunaan tongkang patut dipertimbangkan ketika pengiriman melibatkan muatan besar dan lokasi pemuatannya berada di dekat sungai atau pesisir. Moda ini juga berguna untuk menjangkau dermaga yang sulit dijangkau kapal besar karena keterbatasan akses.

Namun, pilihan tersebut belum tentu lebih cepat dibandingkan truk, terutama jika perjalanan membutuhkan beberapa kali perpindahan muatan.

Jika perjalanan menggabungkan tongkang dengan truk atau moda lain, perusahaan perlu merencanakan transportasi multimoda secara menyeluruh agar perpindahan barang, jadwal, dan fasilitas di setiap titik dapat terkoordinasi.

Oleh karena itu, penting untuk membandingkan total biaya, waktu tempuh, frekuensi keberangkatan, dan kebutuhan angkutan lanjutan sebelum menentukan moda yang sesuai.

Faktor Rute, Draft, Cuaca, dan Fasilitas Bongkar Muat

Sebelum berangkat, operator harus memastikan kedalaman jalur mencukupi untuk sarat (draft) tongkang, yaitu jarak vertikal dari permukaan air hingga bagian terbawah lambung.

Perubahan pasang surut, arus, dan cuaca dapat memengaruhi keselamatan serta jadwal perjalanan.

Kemampuan tongkang melewati perairan yang relatif dangkal juga tidak berarti seluruh rute sungai atau laut aman dilalui.

Periksa kesiapan dermaga, alat angkat, dan akses kendaraan di tujuan agar proses bongkar muat tidak terhenti setelah muatan tiba. Pertimbangkan juga kemungkinan penundaan perjalanan karena cuaca buruk.

Baca juga: Lowbed Trailer untuk Alat Berat: Panduan dan Izin yang Wajib Disiapkan

Checklist Informasi Muatan sebelum Merencanakan Pengiriman dengan Barge

Untuk merencanakan pengiriman menggunakan barge, perusahaan perlu menyiapkan informasi mengenai muatan, rute, dan kebutuhan operasionalnya.

Informasi tersebut membantu penyedia jasa menentukan jenis tongkang, fasilitas pendukung, serta estimasi biaya pengiriman. Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan:

  • Catat jenis dan sifat muatan, termasuk kebutuhan perlindungan, penanganan khusus, atau ketentuan keselamatannya.
  • Pastikan berat dan dimensi keseluruhan, beserta jumlah unit serta kebutuhan pengikatan atau penyangga.
  • Tentukan titik asal dan tujuan, berikut akses perairan, kondisi dermaga, dan kemungkinan perpindahan moda.
  • Konfirmasi fasilitas bongkar muat, seperti derek, alat bantu, area penumpukan, serta kesiapan tenaga kerja.
  • Sepakati kebutuhan jadwal dengan memperhitungkan waktu pemuatan, perjalanan, cuaca, dan pembongkaran.

Setiap pengiriman memiliki kebutuhan berbeda sehingga pemilihan moda transportasi tidak cukup hanya mempertimbangkan kapasitas angkutnya.

Perusahaan juga harus memperhitungkan akses perairan, karakteristik muatan, dan kesiapan fasilitas di lokasi tujuan. Dengan perencanaan yang akurat, penggunaan barge dapat membantu perusahaan mengangkut muatan besar secara efisien tanpa mengabaikan kebutuhan operasional di sepanjang rute pengiriman.

Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.

Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnismu!

Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.

Feeling enlightened? Share this article to more people.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top