Dalam kegiatan ekspor dan impor, tidak semua barang bisa bebas dikirim begitu saja. Beberapa jenis barang memiliki aturan khusus karena berkaitan dengan keamanan, kesehatan, lingkungan, perlindungan industri, hingga kepentingan nasional. Barang-barang tersebut dikenal sebagai barang lartas.
Lartas merupakan singkatan dari Larangan dan Pembatasan, yaitu ketentuan yang mengatur barang tertentu yang dilarang atau dibatasi untuk diekspor maupun diimpor. Karena memiliki persyaratan khusus, penting bagi eksportir maupun importir untuk mengetahui status lartas suatu barang sebelum melakukan pengiriman.
Lalu, apa saja yang termasuk barang lartas? Bagaimana cara mengeceknya dan dokumen apa saja yang perlu disiapkan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Barang Lartas?

Barang lartas adalah barang yang dikenai ketentuan larangan dan/atau pembatasan dalam kegiatan ekspor maupun impor. Ketentuan ini diterapkan pemerintah terhadap komoditas tertentu yang membutuhkan pengawasan khusus.
Menurut Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, pengawasan barang lartas mencakup barang yang dilarang atau dibatasi untuk diimpor maupun diekspor. Ketentuan tersebut juga berkaitan dengan dokumen perizinan dan persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh importir atau eksportir.
Ketentuan lartas dibuat bukan semata-mata untuk membatasi perdagangan. Regulasi ini juga bertujuan menjaga keamanan, kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, sumber daya alam, serta kepentingan ekonomi dan industri dalam negeri.
Jenis-Jenis Barang Lartas
Barang lartas dapat ditemukan dalam berbagai sektor. Ketentuan yang berlaku juga bisa berbeda antara kegiatan ekspor dan impor.
1. Barang yang Dilarang
Barang yang dilarang merupakan komoditas yang tidak diperbolehkan untuk diekspor atau diimpor berdasarkan peraturan yang berlaku.
Larangan tersebut dapat diberlakukan karena barang memiliki risiko terhadap keamanan, kesehatan, lingkungan, atau kepentingan lainnya.
Jika suatu barang termasuk kategori larangan, pemilik barang tidak dapat mengirimkannya hanya dengan melengkapi dokumen pengiriman biasa. Oleh karena itu, status barang perlu diketahui sebelum proses ekspor atau impor dilakukan.
2. Barang yang Dibatasi
Berbeda dengan barang yang dilarang, barang yang dibatasi masih dapat diperdagangkan dengan memenuhi persyaratan tertentu.
Misalnya, suatu komoditas mungkin membutuhkan izin dari kementerian atau lembaga teknis sebelum dapat masuk atau keluar dari wilayah Indonesia. Dokumen yang dipersyaratkan juga dapat berbeda sesuai jenis barang dan ketentuan yang berlaku.
Bea Cukai menjelaskan bahwa dalam pengawasan barang lartas, salah satu hal yang diperiksa adalah jenis dan format dokumen yang dipersyaratkan serta kesesuaian informasi barang dalam pemberitahuan pabean.
Contoh Barang Lartas
Barang lartas dapat berasal dari berbagai kelompok komoditas. Beberapa sektor yang dapat memiliki ketentuan larangan atau pembatasan antara lain:
- Produk pertanian dan perkebunan
- Produk hewan dan hasil perikanan
- Produk kehutanan
- Obat-obatan dan produk kesehatan
- Kosmetik tertentu
- Bahan kimia
- Barang tambang
- Senjata dan barang terkait
- Produk pangan tertentu
- Barang yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan
Namun, jangan langsung menyimpulkan suatu barang sebagai lartas hanya berdasarkan jenis barangnya. Status dan persyaratannya perlu dicek berdasarkan klasifikasi barang dan ketentuan yang berlaku.
Apa Itu HS Code dan Hubungannya dengan Barang Lartas?
HS Code (Harmonized System Code) adalah kode yang digunakan untuk mengklasifikasikan barang dalam kegiatan perdagangan internasional.
Di Indonesia, klasifikasi barang mengacu pada Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI). Selain digunakan dalam penentuan tarif, klasifikasi barang juga berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan larangan dan pembatasan.
HS Code menjadi bagian penting dalam proses pengecekan lartas karena ketentuan tertentu dapat dicantumkan berdasarkan kode barang tersebut.
Namun, perlu diperhatikan bahwa HS Code dalam ketentuan lartas berfungsi sebagai instrumen administrasi pengawasan dan bukan sebagai satu-satunya dasar untuk menetapkan klasifikasi barang. Penentuan klasifikasi tetap perlu memperhatikan karakteristik dan uraian barang secara tepat.
Karena itu, jangan asal memilih HS Code hanya berdasarkan nama barang. Material, fungsi, bentuk, spesifikasi, dan karakteristik barang dapat memengaruhi klasifikasinya.
Cara Mengecek Barang Lartas
Sebelum melakukan ekspor atau impor, kamu bisa melakukan beberapa langkah berikut untuk mengetahui apakah barang termasuk lartas.
1. Identifikasi Barang dengan Detail
Langkah pertama adalah mengetahui barang yang akan dikirim secara jelas.
Catat informasi seperti:
- Nama barang
- Fungsi atau kegunaan
- Material atau bahan penyusun
- Spesifikasi
- Bentuk dan ukuran
- Jumlah barang
- Negara asal atau tujuan
Informasi tersebut akan membantu proses penentuan klasifikasi barang.
2. Tentukan HS Code
Setelah mengetahui karakteristik barang, tentukan HS Code yang sesuai. HS Code perlu ditentukan secara akurat karena kesalahan klasifikasi dapat menyebabkan informasi mengenai tarif maupun persyaratan lartas menjadi tidak tepat.
Untuk membantu menentukan klasifikasi, kamu dapat menggunakan referensi BTKI dan mempertimbangkan uraian serta karakteristik barang secara menyeluruh.
3. Cek Ketentuan Lartas
Setelah HS Code diketahui, langkah berikutnya adalah mengecek apakah terdapat ketentuan larangan atau pembatasan terhadap barang tersebut.
Portal Indonesia National Single Window (INSW) menjadi salah satu referensi penting untuk mengetahui ketentuan lartas impor maupun ekspor. Bea Cukai juga menyebut INSW sebagai referensi tunggal ketentuan larangan dan/atau pembatasan impor dan ekspor.
Dari pengecekan tersebut, Anda dapat mengetahui apakah barang:
- Tidak terkena lartas;
- Termasuk barang yang dilarang; atau
- Termasuk barang yang dibatasi dan membutuhkan persyaratan tertentu.
4. Periksa Instansi yang Mengatur
Jika barang termasuk kategori yang dibatasi, periksa kementerian atau lembaga yang menerbitkan ketentuan tersebut.
Beberapa jenis komoditas dapat memiliki persyaratan teknis dari instansi yang berbeda. Maka, jangan hanya melihat apakah barang termasuk lartas, tetapi perhatikan juga izin dan dokumen apa yang wajib dipenuhi.
5. Siapkan Dokumen yang Dipersyaratkan
Jika barang membutuhkan izin atau dokumen tertentu, pastikan semuanya sudah tersedia sebelum proses pengiriman dilakukan.
Bea Cukai menyebut bahwa perizinan untuk barang lartas harus dipenuhi sesuai ketentuan, termasuk dokumen yang dipersyaratkan oleh kementerian/lembaga terkait.
6. Cek Regulasi Terbaru
Ketentuan ekspor-impor dapat berubah seiring dengan diterbitkannya regulasi baru. Karena itu, jangan hanya mengandalkan informasi dari artikel lama atau pengalaman pengiriman sebelumnya.
Sebelum melakukan transaksi, selalu lakukan pengecekan terhadap ketentuan yang sedang berlaku.
Dokumen yang Dibutuhkan untuk Barang Lartas
Dokumen yang dibutuhkan dapat berbeda tergantung jenis barang dan ketentuan yang berlaku. Secara umum, dokumen dapat mencakup:
- Dokumen pemberitahuan pabean
- Perizinan dari kementerian/lembaga terkait
- Sertifikat atau dokumen teknis
- Dokumen karantina untuk komoditas tertentu
- Dokumen pelengkap pabean lainnya
Tidak semua barang membutuhkan seluruh dokumen tersebut. Persyaratannya harus disesuaikan dengan jenis barang, HS Code, kegiatan ekspor atau impor, serta aturan dari instansi terkait.
Tips Mengirim Barang Lartas agar Tidak Terkendala
Jika kamu berencana mengirim barang yang berpotensi termasuk lartas, beberapa hal berikut bisa dilakukan:
- Pastikan klasifikasi barang sudah tepat.
- Cek ketentuan lartas sebelum melakukan pengiriman.
- Siapkan dokumen lebih awal.
- Pastikan data barang konsisten.
- Periksa regulasi terbaru.
- Gunakan bantuan freight forwarder jika diperlukan.
Kalau proses ekspor-impor terasa cukup rumit, terutama ketika harus mengurus dokumen, memilih moda transportasi, hingga memastikan pengiriman berjalan sesuai kebutuhan, menggunakan jasa freight forwarder bisa menjadi pilihan praktis.
forwarder.ai hadir sebagai platform digital freight forwarder yang menyediakan layanan logistik melalui jalur darat, laut, dan udara. Platform ini juga menyediakan fitur seperti quotation dan tracking untuk membantu proses pengiriman menjadi lebih praktis dan transparan.
Butuh solusi pengiriman yang lebih praktis? Cek layanan forwarder.ai dan temukan opsi pengiriman yang sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu.
Kirim Barang Tanpa Ribet. Semua Bisa dari Satu Platform!
Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.



