Home / Blog / Pengertian Pick Up dalam Pengiriman dan Bedanya dengan Drop Off
Pengertian Pick Up dalam Pengiriman dan Bedanya dengan Drop Off

Pengertian Pick Up dalam Pengiriman dan Bedanya dengan Drop Off

Semakin banyak pesanan yang harus dikirim setiap hari, rasanya kurang praktis kalau harus kita antarkan sendiri ke agen ekspedisi. Waktu akan banyak terbuang hanya untuk bolak-balik mengirim paket. Hal ini membuat banyak bisnis memanfaatkan layanan pick up, yaitu layanan penjemputan barang langsung oleh kurir sebelum proses pengiriman dimulai. Cara ini membuat proses pengiriman lebih praktis sekaligus membantu operasional tetap berjalan tanpa banyak gangguan.

Yuk, kita bahas selengkapnya mengenai pick up, alur kerjanya, perbedaannya dengan drop off, serta apa saja yang perlu disiapkan sebelum kurir datang dalam artikel ini!

Apa Itu Pick Up dalam Proses Pengiriman Barang?

Pengertian Pick Up dalam Pengiriman dan Bedanya dengan Drop Off (magnific)
Pengertian Pick Up dalam Pengiriman dan Bedanya dengan Drop Off (magnific)

Pick up adalah layanan penjemputan barang oleh kurir dari lokasi pengirim untuk kemudian diproses dan dikirim ke alamat tujuan. Dengan layanan ini, kamu tidak perlu datang ke kantor cabang atau agen ekspedisi, karena pihak ekspedisi akan mengambil barang sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dalam konteks logistik, metode ini merupakan bagian dari first-mile delivery, yaitu tahap pertama dalam proses pengiriman barang. Setelah kurir mengambil paket dari pengirim, barang akan dibawa ke gudang atau sorting center sebelum melanjutkan perjalanan ke kota tujuan. Kelancaran proses pick up juga ikut memengaruhi tahapan pengiriman berikutnya.

Baca Juga: Apa Itu Shipping? Ini Jenis Layanan yang Sering Digunakan

Bagaimana Alur Proses Pick Up dari Pemesanan hingga Barang Dijemput?

Layanan ini dimulai jauh sebelum kurir tiba di lokasi untuk menjemput pesananmu. Berikut alur yang biasanya terjadi hingga barang masuk ke proses pengiriman:

  • Pengirim membuat permintaan penjemputan barang, dengan request melalui aplikasi, website, atau sistem penyedia jasa logistik. Informasi yang dibutuhkan umumnya meliputi alamat penjemputan, tujuan pengiriman, hingga jadwal penjemputan.
  • Kurir menerima jadwal penjemputan setelah permintaan terkonfirmasi. Sistem akan meneruskannya kepada kurir, lalu menyusun rute penjemputan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
  • Barang dijemput kurir di lokasi yang telah ditentukan. Sebelum membawa paket, mereka biasanya melakukan pengecekan singkat terhadap jumlah barang, label paket, dan kondisi kemasan.
  • Barang masuk ke proses pengiriman setelah tiba di hub atau sorting center. Paket kemudian disortir sesuai tujuan pengiriman sebelum diteruskan ke kota atau alamat penerima.

Apa Bedanya Pick Up dengan Drop Off?

Baik pick up maupun drop off sama-sama menjadi tahap awal dalam proses pengiriman. Perbedaan keduanya terletak pada siapa yang membawa barang ke penyedia jasa logistik. Agar lebih mudah memahaminya, kamu bisa melihat perbandingannya pada tabel berikut:

Pick upDrop Off
Kurir menjemput barang ke lokasi pengirim.Pengirim mengantar barang ke agen atau kantor cabang ekspedisi.
Cocok untuk bisnis dengan volume pengiriman tinggi.Cocok untuk pengiriman sesekali atau jumlah paket yang tidak terlalu banyak.
Lebih praktis karena pengirim tidak perlu meninggalkan lokasi.Memberikan fleksibilitas bagi pengirim untuk menentukan sendiri waktu pengantaran.

Baca juga: Cara Kerja Drop Off dalam Pengiriman

Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Kurir Datang untuk Pick Up?

Agar proses penjemputan paket berjalan lancar, pastikan kamu sudah menyiapkan beberapa hal berikut sebelum pihak ekspedisi tiba:

    • Kemas barang dengan aman sesuai standar dan jenis produk
    • Tempel label atau resi pengiriman pada setiap paket
    • Letakkan paket di area yang mudah dijangkau agar proses serah terima lebih cepat
    • Pastikan ada orang yang melakukan serah terima pada pihak ekspedisi sesuai jadwal penjemputan
  • Periksa kembali jumlah paket sebelum diserahkan ke kurir

Kenapa Layanan Pick Up Penting Bagi Bisnis Online dengan Volume Pengiriman Tinggi?

Bagi bisnis yang mengirim puluhan hingga ratusan paket setiap harinya, proses penjemputan barang bisa memengaruhi kelancaran operasional secara keseluruhan. Layanan pick up memungkinkan tim tetap fokus menyiapkan pesanan, sementara pihak ekspedisi akan mengambil paket sesuai jadwal yang ditentukan.

  • Menghemat Waktu Operasional

Tim terkait tidak perlu lagi mengantar paket setiap kali ada pesanan yang siap dikirim. Waktu tersebut bisa dimaksimalkan untuk menyiapkan pesanan berikutnya, mengecek stok, atau menyelesaikan pekerjaan lain di gudang. Cara ini juga membantu operasional tetap berjalan efisien meskipun jumlah pesanan sedang meningkat.

  • Mempercepat Proses Fulfillment

Barang bisa langsung diproses kirim setelah dijemput pihak ekspedisi. Tim juga tidak perlu menyisihkan waktu untuk mengantar paket ke agen terdekat. Alur pemenuhan pesanan juga menjadi lebih singkat sesuai jadwal. Dengan begitu, barang bisa sampai ke tangan pelanggan lebih cepat.

Baca Juga: Pengertian Fulfillment dalam Logistik, Proses, dan Jenisnya

  • Memudahkan Pengelolaan Pengiriman dalam Jumlah Besar

Saat jumlah pesanan mencapai puluhan, bahkan ratusan per harinya, mengantar paket sendiri ke agen ekspedisi bukan lagi pilihan yang praktis. Layanan pick up membantu mengurangi pekerjaan tersebut sehingga tim bisa tetap fokus menyiapkan pesanan berikutnya. Barang juga bisa dijemput sesuai jadwal tanpa harus bolak-balik ke lokasi ekspedisi.

  • Menjaga Jadwal Pengiriman Tetap Konsisten

Jadwal penjemputan rutin membuat proses pengiriman lebih mudah direncanakan setiap harinya. Tim dapat menyesuaikan waktu packing agar barang sudah siap sebelum kurir datang. Proses serah terima pun jadi lebih sistematis tanpa harus menunggu waktu luang untuk mengantar paket. Dengan begitu, risiko keterlambatan yang terjadi karena barang belum sempat diserahkan ke pihak ekspedisi.

Baca Juga: Mengenal Picker di Gudang, Tugas, dan Perannya dalam Operasional

Layanan pick up memang membuat proses pengiriman terasa lebih praktis. Namun, manfaat terbesarnya justru terlihat dari bagaimana layanan ini membantu bisnis menjaga alur kerja tetap berjalan tanpa harus menghentikan aktivitas operasional lain untuk mengantar paket. Ketika barang dapat dijemput sesuai jadwal, tim bisa terus fokus pada proses berikutnya tanpa perlu memikirkan pengantaran ke agen ekspedisi.

Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.

Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnis Anda!

Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.

Feeling enlightened? Share this article to more people.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top