Barang yang sudah dikemas rapi masih bisa bergeser, terbentur, atau kehilangan posisi selama perjalanan. Risiko tersebut meningkat ketika masih ada ruang kosong di dalam kemasan, kontainer, atau kendaraan pengangkut. Dunnage adalah material yang berfungsi untuk menopang, mengganjal, memisahkan, atau membatasi pergerakan barang agar muatan tetap stabil selama proses pengiriman. Materialnya pun beragam, sehingga penggunaannya perlu menyesuaikan berat, bentuk, serta risiko kerusakan pada kargo.
Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari jenis-jenisnya hingga tips memilih material yang tepat untuk kargomu dalam artikel ini!
Pengertian Dunnage dan Fungsinya Melindungi Kargo

Dunnage adalah material yang ditempatkan di sekitar atau di antara kargo untuk membantu menjaga posisi dan melindungi muatan selama penyimpanan maupun pengangkutan. Fungsinya bisa berbeda, tergantung karakter muatan. Ada yang berfungsi untuk mengisi ruang kosong hingga menopang barang berat agar memiliki titik tumpu yang stabil. Pada pengiriman dengan beberapa koli, material ini juga dapat membantu mencegah barang saling berbenturan akibat getaran atau perubahan posisi kendaraan.
Kebutuhan tersebut tidak hanya berlaku pada kargo yang bersifat fragile. Mesin, komponen industri, furnitur, maupun barang dalam karton tetap bisa mengalami kerusakan jika bergerak bebas selama perjalanan. Penempatan material pelindung yang sesuai dapat mengurangi risiko tersebut tanpa harus menambah lapisan packing secara berlebihan.
Baca juga: Bubble Wrap dalam Pengiriman: Fungsi dan Manfaatnya
Jenis-jenis Dunnage Sesuai Kebutuhan Pengiriman
Material yang digunakan sebagai dunnage cukup beragam, mulai dari kayu, plastik, hingga kertas. Masing-masing punya karakter dan fungsinya sendiri untuk menjaga kargo selama pengiriman.
Dunnage Kayu untuk Barang Berat dan Bernilai Tinggi
Kayu memiliki struktur kuat sehingga banyak digunakan untuk menopang mesin, peralatan industri, dan muatan berat lainnya. Material ini dapat membentuk titik tumpu antara kargo dengan lantai kontainer atau kendaraan sekaligus membantu menjaga posisi barang. Ukuran dan penempatannya perlu menyesuaikan distribusi beban agar tekanan tidak berpusat pada satu titik.
Penggunaan kayu untuk pengiriman internasional memiliki ketentuan tambahan. Kayu mentah dapat membawa hama ke negara tujuan, sehingga material tertentu perlu menjalani perlakuan khusus sebelum digunakan untuk pengiriman ekspor. Ketentuan serupa juga perlu diperhatikan saat menggunakan packing kayu.
Baca juga: Pallet dalam Logistik: Jenis, Ukuran, dan Kegunaan
Dunnage Plastik dan Air Bag untuk Barang Ringan
Material plastik hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari lembaran, bantalan, hingga komponen pelindung yang dapat digunakan kembali. Sementara itu, air bag ditempatkan pada celah antarmuatan yang kemudian diisi udara. Tekanan dari kantong udara membantu menjaga barang agar tidak bergerak bebas selama perjalanan.
Air bag berfungsi mengisi celah agar muatan tidak mudah bergeser selama perjalanan. Bahan ini bukan pilihan utama untuk menopang muatan berat seperti balok kayu. Ukuran celah, berat kargo, dan tekanan udara juga perlu disesuaikan agar kantong tidak memberikan tekanan berlebihan pada muatan di sekitarnya.
Dunnage Kertas untuk Mengisi Ruang Kosong
Kertas atau karton cocok untuk mengisi celah pada kemasan dan memberi bantalan pada barang yang relatif ringan. Jenis bahan ini bisa berupa kertas remas, karton bergelombang, atau bantalan kertas yang ditempatkan di sekitar muatan untuk mengisi ruang kosong. Penggunaannya cukup praktis untuk mencegah produk bergerak di dalam kotak selama penanganan maupun saat perjalanan. Namun, kemampuan menahan beban kertas berbeda dengan kayu atau bahan penopang lainnya. Hindari mengandalkan bahan kertas untuk kargo berat yang membutuhkan kestabilan ekstra.
Aturan ISPM 15 untuk Dunnage Kayu dalam Pengiriman Ekspor
Eksportir yang menggunakan komponen pelindung berbahan kayu perlu mengenal ISPM 15, standar internasional untuk mengurangi penyebaran hama melalui wood packaging material dalam perdagangan internasional. Cakupannya meliputi material kayu mentah tertentu yang digunakan untuk mengamankan atau menopang barang, termasuk dunnage. Kayu yang masuk dalam cakupan ISPM 15 perlu diproses sesuai ketentuan sebelum digunakan dan diberi tanda resmi ISPM 15.
Bagaimana Pemilihan Dunnage Dapat Memengaruhi Klaim Asuransi?
Asuransi tidak otomatis menanggung setiap kerusakan yang terjadi selama pengiriman. Klaim dapat dipengaruhi oleh penyebab kerusakan, termasuk ketika pengemasan atau penataan barang dinilai tidak memadai. Misalnya, barang rusak karena masih memiliki ruang untuk bergeser atau muatan berat tidak mendapat penopang yang cukup selama perjalanan. Penggunaan komponen pelindung yang sesuai dan dokumentasi proses packing dapat membantu menunjukkan kondisi serta penataan muatan sebelum dikirim.
Karena cakupan dan ketentuan polis dapat berbeda, penting untuk memahami asuransi kargo yang digunakan sebelum pengiriman dilakukan.
Baca juga: Pengiriman Kargo Apakah Aman? Ini Fakta & Cara Menghindari Risikonya
Tips Memilih Dunnage yang Tepat untuk Kebutuhan Kargo
Pemilihan material pelindung harus menyesuaikan karakter barang dan risiko yang mungkin terjadi selama pengiriman. Beberapa faktor yang perlu kamu pertimbangkan di antaranya:
- Berat dan dimensi kargo, terutama untuk menentukan kebutuhan penopang.
- Ruang kosong di antara barang atau di dalam kemasan.
- Risiko pergeseran dan benturan selama perjalanan.
- Sensitivitas barang terhadap tekanan, kelembapan, atau gesekan.
- Moda dan durasi perjalanan, termasuk kemungkinan bongkar muat beberapa kali.
- Persyaratan negara tujuan untuk material tertentu, terutama kayu.
Penempatan muatan juga sama pentingnya dengan jenis material. Bahan pelindung yang kuat tetap tidak banyak membantu jika tidak menopang bagian yang tepat atau justru memberi tekanan berlebih pada muatan.
Dunnage sering terlihat sebagai komponen pelindung tambahan dalam pengiriman, padahal fungsinya membantu menjaga posisi dan melindungi barang selama perjalanan. Pemilihan material sebaiknya menyesuaikan berat barang, ruang kosong, serta potensi pergeseran selama perjalanan, bukan sekadar mengandalkan bahan yang tersedia di gudang. Dengan begitu, penggunaannya bisa sesuai dengan kebutuhan muatan.
Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.
Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnis Anda!
Kirim Barang Tanpa Ribet. Semua Bisa dari Satu Platform!
Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.



