Home / Blog / Bubble Wrap dalam Pengiriman Barang: Fungsi dan Pentingnya Bagi Bisnismu
Bubble Wrap dalam Pengiriman: Fungsi dan Manfaatnya

Bubble Wrap dalam Pengiriman Barang: Fungsi dan Pentingnya Bagi Bisnismu

Barang bisa menempuh perjalanan ratusan kilometer sebelum sampai ke tangan pelanggan. Selama proses tersebut, paket bisa mengalami benturan, tertindih muatan lain, atau berpindah kendaraan beberapa kali. Kondisi inilah yang membuat penggunaan bubble wrap menjadi salah satu upaya untuk melindungi barang selama proses distribusi. Lapisan plastik bergelembung ini dapat mengurangi risiko benturan selama barang berpindah dari satu titik ke titik lainnya.

Yuk, kita bahas selengkapnya dalam artikel ini!

Pengertian Bubble Wrap dan Cara Kerjanya Melindungi Barang

Bubble Wrap dalam Pengiriman: Fungsi dan Manfaatnya (magnific)
Bubble Wrap dalam Pengiriman: Fungsi dan Manfaatnya (magnific)

Sekilas, bubble wrap mungkin hanya terlihat seperti lembaran plastik dengan gelembung udara. Padahal, setiap gelembung tersebut punya fungsi yang cukup penting, yaitu membantu menyerap sebagian tekanan saat paket terbentur atau terjatuh selama proses distribusi. Plastik bergelembung ini berfungsi seperti lapisan peredam. Jadi, saat paket mengalami benturan, tekanan akan lebih dulu mengenai gelembung udara sebelum mencapai barang di dalamnya.

Perlindungan inilah yang membantu mengurangi risiko goresan, retak, hingga kerusakan pada barang rapuh (fragile). Meskipun begitu, penggunaannya bukan berarti membuat paket kebal benturan. Material ini hanya membantu mengurangi dampaknya. Oleh karena itu, tingkat perlindungan yang dibutuhkan tetap perlu disesuaikan dengan karakteristik barang yang akan kamu kirim.

Kenapa Bubble Wrap Penting dalam Pengiriman Bisnis?

Semakin sering bisnis melakukan pengiriman, makin besar pula risiko produk mengalami benturan selama proses distribusi. Lapisan ini menjadi pelindung yang membantu menjaga paket tetap aman hingga tiba di tangan pelanggan. Berikut adalah manfaat utama bubble wrap:

  • Mengurangi risiko kerusakan, karena gelembung udara membantu menyerap sebagian benturan sebelum mencapai barang di dalam kemasan
  • Menjaga kualitas produk, sehingga meminimalisir risiko komplain akibat barang rusak dari pelanggan
  • Membantu menekan potensi kerugian bisnis dengan mengurangi risiko retur maupun penggantian barang akibat kerusakan selama pengiriman

Baca juga: Pengiriman Kargo Apakah Aman? Ini Fakta & Cara Menghindari Risikonya

Bubble Wrap vs Dunnage: Kapan Harus Kombinasi Keduanya?

Keduanya sama-sama digunakan untuk melindungi barang, meskipun fungsinya berbeda. Bubble wrap melindungi permukaan barang dari benturan, sedangkan dunnage berfungsi menjaga muatan agar posisinya tidak bergeser selama proses pengiriman. Agar lebih mudah memahaminya, kamu bisa melihat perbandingannya pada tabel di bawah ini:

Bubble WrapDunnage
Membungkus permukaan barangMengisi ruang kosong di dalam kemasan atau kontainer
Membantu meredam benturanMenahan barang agar tidak bergeser
Cocok untuk barang yang mudah tergores atau pecahCocok untuk barang berukuran besar, berat, atau dikirim dalam jumlah banyak

Dalam praktiknya di lapangan, keduanya justru sering digunakan secara bersamaan. Misalnya, mesin atau peralatan elektronik bisa di-packing menggunakan bubble wrap terlebih dahulu, lalu diberi dunnage berbahan karton atau kayu agar posisinya tetap stabil selama perjalanan. Kombinasi ini memberikan perlindungan yang lebih optimal daripada hanya menggunakan salah satunya.

Baca juga: Kapan Barang Wajib Pakai Packing Kayu? Ini Penjelasannya

Dampak Packing yang Tepat Terhadap Klaim Asuransi Kargo

Kerusakan paket tidak selalu membuat klaim asuransi otomatis disetujui. Salah satu aspek yang dipertimbangkan adalah kualitas packing sebelum paket diserahkan kepada penyedia jasa logistik. Kalau kemasan dinilai tidak memadai untuk melindungi produk selama perjalanan, proses peninjauan klaim akan semakin kompleks.

Penggunaan bubble wrap memang bukan jaminan bahwa klaim akan diterima. Namun, material pelindung ini dapat membantu mengurangi risiko benturan selama distribusi sebagai bagian dari upaya pengemasan yang layak. Untuk produk bernilai tinggi atau fragile, ada baiknya untuk mengombinasikan plastik bergelembung dengan kardus yang kokoh atau material pelindung lainnya agar perlindungannya lebih optimal.

Baca juga: 5 Keuntungan Asuransi Cargo yang Bikin Klien Tetap Loyal

Tips Memilih Bubble Wrap untuk Kebutuhan Pengiriman Bisnis Kamu

Bubble wrap terdiri dari beberapa jenis dan memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Kamu perlu menyesuaikan ukuran gelembung dan ketebalan material dengan jenis produk serta proses distribusi yang akan dilalui. Pemilihan material yang tepat juga membantu menghindari penggunaannya secara berlebihan dan packing menjadi kurang efisien. Kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut agar penggunaan material pelindung sesuai dengan kebutuhan bisnismu.

Sesuaikan Ukuran Gelembung dengan Berat dan Kerapuhan Barang

Produk ringan atau yang mudah tergores umumnya sudah cukup menggunakan gelembung berukuran kecil. Sementara itu, produk yang lebih berat atau mudah pecah membutuhkan gelembung yang lebih besar agar tekanan saat terjadi benturan dapat terserap dengan lebih baik.

Kombinasikan dengan Dunnage Kayu atau Karton untuk Ekspor

Plastik bergelembung melindungi permukaan produk, tetapi tidak mencegah isi kemasan bergeser. Jika masih terdapat ruang kosong di dalam kardus atau peti, tambahkan dunnage berbahan karton maupun kayu agar posisi muatan tetap stabil, terutama untuk kebutuhan ekspor atau distribusi dalam jumlah besar.

Perhatikan Ketebalan untuk Pengiriman Jarak Jauh atau Multimoda

Semakin sering paket berpindah kendaraan, makin besar pula kemungkinan terjadi benturan selama perjalanan. Menggunakan bubble wrap dengan ketebalan yang sesuai membantu memberikan perlindungan tambahan, terutama pada distribusi jarak jauh atau yang melibatkan lebih dari satu moda transportasi.

Packing yang aman bukan ditentukan oleh seberapa banyak bubble wrap yang kamu gunakan, melainkan seberapa tepat material pelindung dipilih sesuai karakteristik produk. Produk elektronik, barang pecah belah, maupun muatan berukuran besar memiliki kebutuhan perlindungan yang berbeda. Saat kebutuhan tersebut sudah dipertimbangkan sejak awal, risiko kerusakan dapat ditekan tanpa membuat penggunaan material kemasan menjadi berlebihan.

Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.

Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnis Anda!

Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.

Feeling enlightened? Share this article to more people.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top