Kemasan sering dianggap sebagai suatu hal sederhana dalam proses pengiriman. Selama barang terlihat rapi dan tertutup, banyak yang beranggapan bahwa itu sudah cukup. Namun, realitanya, cara kemasan didesain justru menentukan apakah produk bisa sampai dalam kondisi utuh atau tidak. Kesalahan kecil dalam pemilihan kemasan bisa berdampak pada kerusakan, keterlambatan, hingga biaya tambahan. Packaging adalah bagian dari sistem distribusi yang berperan menjaga produk tetap aman dan efisiensi pengiriman.
Yuk, kita kupas tuntas mengenai packaging, mulai dari pengertian, fungsi, hingga jenis-jenisnya dalam artikel ini!
Baca Juga: Pengertian Packing Barang, Jenis, dan Tips Aman
Pengertian Packaging dan Pentingnya Bagi Bisnis

Packaging bukan soal membungkus barang saja, tetapi memiliki fungsi yang jauh lebih luas, terutama dalam menjaga kualitas produk selama proses distribusi. Kemasan yang tepat membantu melindungi produk dari benturan, tekanan, hingga perubahan suhu. Selain itu, kemasan juga mempermudah proses penyimpanan dan pengiriman karena barang lebih rapi dan mudah ditangani. Packaging adalah elemen penting dalam operasional yang memastikan barang tetap aman sejak keluar dari gudang hingga sampai ke tangan pelanggan.
Jenis Packaging Berdasarkan Tingkatannya dalam Distribusi
Setiap produk biasanya tidak hanya memiliki satu lapisan kemasan. Packaging suatu produk biasanya dibagi menjadi beberapa tingkat sesuai fungsi dan kebutuhannya.
Kemasan Primer
Kemasan primer adalah lapisan yang langsung bersentuhan dengan produk seperti botol minuman, plastik pembungkus makanan, atau kemasan sachet. Fungsi utamanya untuk menjaga kualitas produk dan melindunginya dari kontaminasi kotoran, udara, atau zat lain yang bisa merusak kualitasnya. Selain itu, packaging utama juga memuat informasi penting seperti komposisi dan tanggal kedaluwarsa.
Kemasan Sekunder
Packaging sekunder digunakan untuk mengelompokkan beberapa produk dalam satu unit. Contohnya di antaranya karton box, shrink wrap, atau bundle pack. Fungsi utamanya untuk mempermudah penyimpanan dan distribusi dalam jumlah tertentu. Selain itu, kemasan sekunder juga mempermudah proses handling, manajemen SKU, hingga display di tingkat distributor dan ritel.
Kemasan Tersier
Berbeda dengan jenis sebelumnya, kemasan tersier digunakan dalam proses distribusi skala besar. Contohnya adalah penggunaan palet, stretch wrap, atau peti kayu untuk pengiriman. Kemasan ini tidak berkontak langsung dengan produk, tetapi sangat penting untuk memastikan barang dapat ditumpuk, dipindahkan dengan alat berat, serta tetap aman dalam pengiriman jarak jauh. Jenis ini menjadi standar dalam pergudangan, transportasi laut, trucking, dan ekspedisi kargo.
Standar Packaging yang Wajib Dipenuhi dalam Pengiriman
Tidak semua packaging bisa digunakan sembarangan, terutama untuk pengiriman lintas wilayah atau internasional. Ada standar tertentu yang perlu kamu perhatikan agar barang bisa sampai dalam kondisi yang baik.
ISPM-15 untuk Kemasan Kayu
ISPM-15 adalah standar internasional yang mewajibkan kemasan kayu seperti palet, peti atau ganjal kayu untuk menjalani proses pemanasan hingga suhu inti mencapai 56oC selama 30 menit atau fumigasi menggunakan gas tertentu. Tujuannya untuk membunuh hama dan jamur yang bisa menyebar antarnegara. Setelah diproses, packaging kayu akan diberi cap resmi sebagai penanda bahwa kayu tersebut sudah aman dan memenuhi standar ekspor internasional. Jika tidak memenuhi standar, barang bisa ditahan atau ditolak di negara tujuan.
Klasifikasi IMDG untuk Barang Berbahaya
Untuk barang berbahaya, kemasan harus mengikuti klasifikasi IMDG (International Maritime Dangerous Goods). Standar ini mengatur jenis packaging, pelabelan, dan cara penanganan selama pengiriman. Tujuannya untuk memastikan keamanan selama proses transportasi, terutama melalui jalur laut.
Cara Memilih Material Packaging Sesuai Barang dan Moda Transportasi
Setiap jenis barang membutuhkan material kemasan yang berbeda. Barang fragile seperti kaca membutuhkan pelindung tambahan seperti bubble wrap atau foam. Sementara barang berat memerlukan kemasan yang lebih kuat seperti karton tebal atau peti kayu. Moda transportasi juga mempengaruhi pilihan material, karena pengiriman laut dan darat memiliki risiko yang berbeda. Dengan memilih material yang tepat, kamu bisa mengurangi potensi kerusakan selama perjalanan.
Kesalahan Packaging yang Sering Menyebabkan Barang Rusak
Kesalahan yang paling umum terjadi adalah packaging tidak cukup kuat untuk menahan benturan dan tumpukan. Misalnya kardus yang terlalu tipis, tidak ada bantalan (void fill), atau kurangnya pelindung untuk sudut-sudut barang. Faktor lainnya berkaitan dengan pemilihan material yang salah, tidak memperhatikan standar ISPM-15 untuk kayu kemasan sehingga tertahan di bea cukai, serta tidak mempertimbangkan berat volume (volumetrik) yang memengaruhi biaya pengiriman.
Baca Juga: Cara Menghitung Volume Paket untuk Pengiriman
Perbedaan Packaging untuk Branding dan Distribusi
Packaging sering juga digunakan sebagai media branding, terutama untuk menarik perhatian konsumen. Desain yang menarik bisa meningkatkan nilai produk di mata pelanggan. Namun, kebutuhan packaging untuk distribusi berbeda. Fokus utamanya adalah perlindungan dan efisiensi, bukan tampilan. Saat produk dikirim langsung ke pelanggan, bisnis perlu menggabungkan keduanya agar produk tetap aman sekaligus menarik saat diterima.
Dalam operasional pengiriman, kemasan bukan hanya pelengkap, tetapi bagian penting yang menentukan kondisi barang saat sampai di tujuan. Packaging adalah elemen yang menghubungkan antara kualitas produk dan proses distribusi di lapangan. Dengan memilih jenis dan material yang tepat, kamu bisa mengurangi risiko kerusakan sekaligus menjaga proses pengiriman tetap berjalan stabil dan terkontrol.
Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.
Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnis Anda!
Kirim Barang Tanpa Ribet. Semua Bisa dari Satu Platform!
Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.


