Home / Blog / Dimensi & Ukuran Container 8 Hingga 45 Feet, Ini Cara Pilihnya

Dimensi & Ukuran Container 8 Hingga 45 Feet, Ini Cara Pilihnya

Container logistik memiliki berbagai ukuran, mulai dari 8 feet, 10, 20, 30, 40, hingga 45 feet. Ukuran menjadi salah satu faktor terpenting dalam proses pengiriman barang. Pemilihan container yang tepat dapat membantu mengoptimalkan kapasitas muatan, menekan biaya logistik, dan meminimalkan risiko kerusakan selama proses distribusi.

Dalam industri logistik dan freight forwarding, ukuran container umumnya dinyatakan dalam satuan feet. Mulai dari container berukuran 8 feet yang cocok untuk kebutuhan penyimpanan skala kecil hingga container 45 feet yang mampu mengakomodasi volume kargo dalam jumlah besar.

Melalui artikel ini, kamu akan memahami dimensi dari setiap jenis container sebelum menentukan moda pengiriman dan kapasitas muatan yang akan digunakan.

Mengapa Harus Paham Ukuran Container?

Memahami ukuran container membantu perusahaan maupun individu menentukan kapasitas pengiriman yang paling efisien. Alasan kamu harus paham ukuran dimensi dari container:

  • Dimensi container yang tepat akan membuat proses perencanaan muatan dapat dilakukan lebih akurat sehingga risiko kekurangan atau kelebihan ruang dapat dihindari.
  • Ukuran container secara langsung memengaruhi biaya pengiriman. Pada pengiriman Full Container Load (FCL), biaya yang dikeluarkan umumnya mengikuti jenis dan ukuran container yang digunakan. Memilih container yang terlalu besar dapat menyebabkan biaya logistik membengkak tanpa memberikan manfaat tambahan yang signifikan.
  • Ukuran container juga berpengaruh terhadap proses kecepatan loading, unloading, akses kendaraan pengangkut, hingga ketersediaan ruang di lokasi tujuan.

Setelah memahami pentingnya ukuran container, berikut berbagai dimensi container yang umum digunakan dalam industri logistik.

Berbagai Dimensi & Ukuran Container Logistik

Setiap ukuran container dirancang untuk kebutuhan pengiriman yang berbeda. Semakin besar dimensinya, semakin besar pula volume barang yang dapat dimuat. Namun, kapasitas bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan karena akses lokasi, jenis barang, dan biaya operasional juga memegang peranan penting.

1. Container 8 feet

Container 8 feet merupakan salah satu ukuran container terkecil yang tersedia di pasaran. Container ini umumnya digunakan untuk kebutuhan penyimpanan sementara, proyek konstruksi, penyimpanan peralatan, maupun pengiriman barang dalam volume terbatas.

Secara umum, container 8 feet memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  • Panjang: sekitar 2,44 meter
  • Lebar: sekitar 2,20 meter
  • Tinggi: sekitar 2,26 meter
  • Volume: sekitar 10 m³

spesifikasi container 8 feet

Dibandingkan ukuran container lainnya, kapasitas penyimpanannya relatif kecil sehingga lebih cocok digunakan untuk kebutuhan logistik ringan atau penyimpanan alat kerja.

Karena ukurannya yang ringkas, container ini mudah ditempatkan di area dengan ruang terbatas. Namun, untuk kebutuhan distribusi barang komersial dalam jumlah besar, container 8 feet biasanya kurang ekonomis dibandingkan ukuran yang lebih besar.

2. Container 10 feet

Container 10 feet menjadi pilihan bagi perusahaan yang membutuhkan kapasitas lebih besar dibandingkan container 8 feet, tetapi tetap mengutamakan fleksibilitas ruang.

Secara umum, container 10 feet memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  • Panjang: sekitar 2,99 meter
  • Lebar: sekitar 2,44 meter
  • Tinggi: sekitar 2,59 meter
  • Volume: sekitar 16 m³

dimensi ukuran container 10 feet

Kapasitas tersebut cukup untuk mengangkut berbagai jenis barang dalam jumlah menengah. Oleh karena itu, container 10 feet banyak digunakan untuk penyimpanan stok, peralatan proyek, serta kebutuhan distribusi ke lokasi yang memiliki akses terbatas.

Namun ketika volume muatan mulai meningkat secara signifikan, perusahaan biasanya beralih ke container 20 feet yang lebih efisien dari sisi kapasitas.

3. Container 20 feet

Container 20 feet merupakan salah satu ukuran container paling populer dalam industri pengiriman barang. Bahkan satuan TEU (Twenty-foot Equivalent Unit) yang digunakan dalam perdagangan internasional mengacu pada ukuran container ini.

Secara umum, container 20 feet memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  • Panjang: 6,06 meter
  • Lebar: 2,44 meter
  • Tinggi: 2,59 meter
  • Volume: sekitar 33 m³

detail ukuran container 20 feet

Kapasitas tersebut membuat container 20 feet ideal untuk pengiriman mesin, bahan baku, produk manufaktur, hingga barang ekspor-impor. Selain itu, ukuran ini relatif mudah diangkut dan masih dapat menjangkau banyak lokasi distribusi dengan akses jalan terbatas.

Untuk kebutuhan volume yang lebih besar, container 40 feet biasanya menjadi pilihan berikutnya.

4. Container 40 feet

Container 40 feet menawarkan kapasitas hampir dua kali lipat dibandingkan container 20 feet sehingga menjadi solusi ideal bagi pengiriman barang dalam jumlah besar. Container ini sangat umum digunakan pada pengiriman internasional dan distribusi skala industri.

Dimensi standar container 40 feet meliputi:

  • Panjang: 12,19 meter
  • Lebar: 2,44 meter
  • Tinggi: 2,59 meter
  • Volume: sekitar 67 m³

spesifikasi ukuran container 40 feet (standard)

Selain versi standar, tersedia pula tipe High Cube (HC) dengan tinggi sekitar 2,9 meter yang memberikan kapasitas volume lebih besar. Container 40 feet sering digunakan untuk pengiriman produk retail, furnitur, tekstil, hingga barang manufaktur berkapasitas tinggi.

dimensi container 40 feet (high cube)

Meski menawarkan kapasitas besar, penggunaan container 40 feet memerlukan perhatian terhadap akses lokasi karena membutuhkan area manuver yang lebih luas dibandingkan container 20 feet.

5. Container 45 feet

Container 45 feet merupakan salah satu ukuran container terbesar yang umum digunakan dalam aktivitas logistik internasional. Container ini biasanya hadir dalam konfigurasi High Cube sehingga menawarkan ruang penyimpanan yang lebih besar dibandingkan container 40 feet standar.

Secara umum, container 45 feet memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  • Panjang: 13,72 meter
  • Lebar: 2,44 meter
  • Tinggi: 2,90 meter
  • Volume: sekitar 86 m³

container 45 feet

Container 45 feet banyak dimanfaatkan untuk pengiriman barang dengan volume tinggi tetapi tetap membutuhkan efisiensi jumlah unit container. Dengan kapasitas yang lebih besar, perusahaan dapat mengurangi kebutuhan penggunaan beberapa container sekaligus untuk satu pengiriman.

Namun, tidak semua jalur distribusi atau pelabuhan memiliki ketersediaan container 45 feet yang sama banyaknya dengan container 20 feet dan 40 feet.

Dampak Menggunakan Ukuran Container yang Tidak Sesuai

Menggunakan ukuran container yang tidak sesuai dapat menimbulkan berbagai kendala dalam proses pengiriman, antara lain:

  • Biaya pengiriman membengkak: Kapasitas container tidak dimanfaatkan secara optimal.
  • Muatan tidak maksimal: Barang yang dapat dikirim dalam satu perjalanan menjadi lebih sedikit.
  • Risiko kerusakan meningkat: Barang lebih rentan bergeser atau tertekan selama pengiriman.
  • Proses operasional melambat: Loading dan unloading membutuhkan penyesuaian tambahan.
  • Efisiensi logistik menurun: Perencanaan distribusi menjadi kurang efektif.

Karena itu, pemilihan ukuran container perlu disesuaikan dengan volume, berat, dan karakteristik barang yang akan dikirim. Perhatikan cara memilih ukuran yang tepat di bagian selanjutnya.

Cara Memilih Ukuran Container yang Tepat

Memilih ukuran container yang tepat tidak hanya bergantung pada jumlah barang yang akan dikirim. Kamu juga perlu mempertimbangkan volume, berat muatan, akses lokasi, hingga efisiensi biaya agar proses pengiriman berjalan optimal.

1. Hitung volume barang yang akan dikirim

Langkah pertama adalah menghitung total volume barang dalam satuan meter kubik (m³). Perhitungan ini membantu menentukan kapasitas container yang dibutuhkan sehingga risiko kekurangan atau kelebihan ruang dapat dihindari.

Sebagai contoh, container 20 feet umumnya memiliki kapasitas sekitar 33 m³, sedangkan container 40 feet dapat menampung sekitar 67 m³. Dengan mengetahui volume barang sejak awal, pemilihan container menjadi lebih akurat.

2. Perhatikan berat total muatan

Selain volume, berat barang juga menjadi faktor penting dalam menentukan ukuran container. Beberapa jenis barang mungkin memiliki volume kecil tetapi bobot yang sangat besar, seperti mesin industri atau material konstruksi.

Dalam kondisi tersebut, kapasitas berat maksimum (payload) container perlu diperhatikan agar tidak melebihi batas yang diizinkan selama pengiriman.

3. Sesuaikan dengan jenis dan dimensi barang

Karakteristik barang turut memengaruhi pemilihan container. Barang berukuran besar, panjang, atau memiliki bentuk khusus mungkin memerlukan ruang tambahan agar proses loading dan unloading dapat dilakukan dengan aman.

Oleh karena itu, selain menghitung volume total, penting juga untuk memperhatikan dimensi masing-masing barang yang akan dimuat.

4. Pertimbangkan akses lokasi pengiriman

Tidak semua lokasi memiliki akses yang memadai untuk kendaraan pengangkut container berukuran besar. Jalan sempit, area industri yang padat, atau lokasi proyek tertentu sering kali lebih cocok menggunakan container berukuran kecil hingga menengah.

Memastikan akses lokasi sejak awal dapat membantu menghindari kendala operasional saat proses pengiriman berlangsung.

5. Hitung efisiensi biaya pengiriman

Ukuran container yang lebih besar memang menawarkan kapasitas lebih tinggi, tetapi belum tentu menjadi pilihan paling ekonomis. Kamu perlu membandingkan biaya pengiriman dengan tingkat utilisasi container yang akan digunakan.

Jika kapasitas muatan belum memenuhi sebagian besar ruang container, menggunakan ukuran yang lebih kecil biasanya lebih efisien dari sisi biaya.

6. Pilih jenis container yang sesuai

Selain ukuran, kamu juga harus memilih jenis container yang tepat sesuai barang yang kamu mau kirim. Misalnya kalau kamu hendak mengirim makanan segar yang cepat busuk, maka gunakanlah reefer container untuk menjaga suhu barang tetap beku.

Ada banyak jenis container, seperti dry container, reefer container, hingga high cube container. Tiap jenis memiliki spesifikasi khusus sesuai kebutuhan. Kamu bisa cari tahu lebih rinci di artikel 10 Jenis Container Logistik.

Sudah Tahu Cara Ketahui Ukuran Container yang Tepat?

Sampai di sini, kamu tentunya sudah paham mengapa mengetahui ukuran container logistik sangat penting sebelum mengirim barang. Ketidaksesuaian dimensi container bisa menyebabkan lonjakan biaya freight, bahkan barang juga bisa rusak dalam masa pengiriman.

Untungnya, di Forwarder.ai kamu bisa konsultasi terlebih dulu dengan customer service kami mengenai ukuran container sampai jenisnya. Gunakan juga jasa pengiriman cargo dari Forwarder.ai untuk mendapatkan harga termurah, baik untuk pengiriman udara, darat, maupun laut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top