Saat mengirim barang dalam jumlah banyak, biasanya tidak dihitung satu per satu berdasarkan isi di dalamnya, melainkan jumlah kemasannya. Nah, disinilah istilah koli sering digunakan. Koli adalah satuan yang digunakan untuk menghitung jumlah kemasan atau unit barang dalam pengiriman, seperti kardus, karung, atau peti. Jadi, yang dihitung bukan isi di dalamnya melainkan jumlah bungkus atau paketnya.
Yuk, kita bahas selengkapnya dalam artikel ini!
Pengertian Koli dalam Proses Pengiriman

Dalam operasional logistik, barang jarang dikirim dalam bentuk satuan kecil tanpa kemasan. Biasanya, barang sudah dikemas dalam kardus atau bentuk lain agar lebih mudah dipindahkan. Di sinilah istilah koli digunakan untuk menyederhanakan perhitungan. Sebagai contoh, satu kardus yang berisi 50 produk akan tetap dihitung sebagai 1 koli. Cara ini membantu tim gudang dan pengiriman untuk mencatat dan memindahkan barang lebih cepat tanpa harus menghitung isinya satu per satu.
Baca Juga: Apakah Pengiriman Cargo Ada Minimal Berat? Ini Faktanya
Asal Istilah Koli
Istilah koli berasal dari kata “colly” yang sering digunakan dalam dokumen pengiriman internasional. Seiring waktu, istilah ini diserap ke dalam praktik logistik di Indonesia dan digunakan secara luas. Meskipun penulisannya bisa berbeda, artinya tetap sama, yaitu jumlah kemasan barang. Di lapangan istilah ini sudah menjadi standar, terutama di gudang, ekspedisi, dan pelabuhan.
Cara Menghitung Jumlah Koli
Menghitung jumlah koli sebenarnya sangat sederhana, karena kamu hanya perlu menghitung berapa banyak kemasan fisik yang akan dikirim. Berikut adalah contoh perhitungan sederhana:
- 3 dus + 2 karung = 5 koli
- 1 peti kayu + 4 kardus = 5 koli
- 1 dus + 1 karung + 1 drum = 3 koli
Setiap kemasan yang terpisah dihitung sebagai satu koli, tidak peduli ukuran atau beratnya. Hal ini memudahkan pengirim dan jasa ekspedisi dalam menghitung jumlah paket yang akan dikirim tanpa perlu memusingkan detail isi setiap kemasan. Meskipun sederhana, memahami perhitungan ini penting agar kamu tidak salah dalam pengisian dokumen.
Baca Juga: Cara Menghitung Volume Paket untuk Pengiriman
Perbedaan Koli dan Colly
Pada dasarnya, baik koli maupun colly merujuk pada hal yang sama. “Colly” adalah ejaan alternatif dari “koli”, karena sama-sama berakar dari bahasa Belanda, yaitu “colli” yang berarti paket atau bungkusan. Namun, dalam praktik sehari-hari di Indonesia, ejaan “koli” lebih umum digunakan. Sementara itu, “colly” akan kamu temukan di beberapa dokumen atau sistem yang menggunakan ejaan lama.
Hubungan Koli dengan CBM
Meskipun colly hanya menghitung jumlah kemasan, dalam perhitungan biaya pengiriman tetap berkaitan dengan CBM (cubic meter). Pihak ekspedisi akan melihat volume barang untuk menentukan biaya kirim, terutama untuk barang yang ringan namun membutuhkan ruang besar. Dalam beberapa pengiriman, biaya lebih ditentukan oleh volume daripada jumlah koli.
Baca Juga: Cara Menghitung Kubikasi Kontainer dengan Tepat
Koli dalam Dokumen Pengiriman
Jumlah koli biasanya tercantum dalam dokumen seperti surat jalan, invoice, atau dokumen pengiriman lainnya. Informasi ini membantu memastikan jumlah barang yang dikirim sesuai dengan yang diterima. Tim di gudang, pengiriman, dan penerima biasanya akan mencocokkan jumlahnya saat proses serah terima. Kalau jumlahnya tidak sesuai, proses penerimaan bisa tertunda karena perlu dilakukan pengecekan ulang.
Koli adalah satuan yang memudahkan perhitungan jumlah kemasan dalam pengiriman barang. Dengan menggunakan satuan ini, proses pencatatan dan perpindahan kargo jadi lebih sederhana, terutama saat jumlahnya banyak. Namun, perhitungan ini tetap harus dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi selisih saat barang diterima.
Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.
Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnis Anda!
Kirim Barang Tanpa Ribet. Semua Bisa dari Satu Platform!
Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.


