Dulu, setiap kali kapal impor tiba di pelabuhan, pemilik barang tidak punya pilihan selain segera mengeluarkan semua barang sekaligus. Bea masuk dan pajak harus dibayar penuh di muka. Di sinilah peran pusat logistik berikat menjadi relevan. Fasilitas ini memberi pelaku bisnis ruang untuk menyimpan barang impor lebih dulu, tanpa harus langsung mendistribusikannya.
Yuk, kita bahas selengkapnya dalam artikel ini!
Pengertian Pusat Logistik Berikat (PLB)

Pusat logistik berikat adalah tempat penyimpanan barang impor yang mendapatkan fasilitas penangguhan bea masuk dan pajak. Artinya, Anda bisa menyimpan barang terlebih dahulu tanpa harus langsung membayar kewajiban tersebut. Pembayaran baru dilakukan saat barang keluar untuk digunakan atau dijual.
Analogi sederhananya, PLB berfungsi sebagai “gudang transit internasional”. Barang sudah masuk ke Indonesia, tetapi statusnya belum sepenuhnya masuk ke pasar domestik. Jangka waktu penyimpanan maksimal 3 tahun dan selama di dalam PLB, Anda boleh melakukan kegiatan sederhana seperti pengemasan, penggabungan, atau sortir pada barang yang disimpan.
Baca Juga: Jenis Layanan Logistik yang Umum Digunakan
Regulasi Pusat Logistik Berikat di Indonesia
Pusat logistik terikat berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Ada beberapa hal penting yang perlu Anda pahami:
- Barang yang masuk ke PLB sebelum dikenakan bea masuk
- Penyimpanan memiliki batas waktu tertentu
- Pergerakan barang tercatat dan diawasi
Regulasi ini memastikan barang tetap terkontrol sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha. Adapun kebijakan PLB diatur dalam beberapa regulasi, di antaranya:
- Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2015 tentang perubahan atas PP Nomor 32 Tahun 2009
- PMK Nomor 272/PMK.04/2015 yang kemudian diperbaharui dengan PMK No. 65/PMK.04/2021
- Peraturan Dirjen Bea Cukai Nomor PER-14/BC/2019 yang mengatur rincian teknis PLB
Untuk mendirikan PLB, perusahaan harus memenuhi persyaratan, luas lahan minimal 1 hektar, memiliki sistem manajemen mutu (ISO atau AEO), sistem IT inventory real-time, dan CCTV online 24 jam.
Baca Juga: Apa Itu Gudang Logistik dan Fungsinya
Fungsi Pusat Logistik Berikat dalam Operasional
Berikut ini beberapa fungsi dari Pusat Logistik Berikat:
1. Menyediakan Stok Cadangan (Buffer Stock)
PLB memungkinkan Anda menyimpan barang impor sebagai cadangan stok, lalu mengeluarkannya bertahap sesuai kebutuhan. Jadi, Anda tidak perlu langsung mendistribusikan seluruh barang sekaligus. Saat permintaan naik, stok sudah tersedia. Sebaliknya, saat permintaan turun, barang tetap aman tersimpan tanpa harus terburu-buru dijual.
2. Melakukan Kegiatan Sederhana di Dalam Gudang
Barang yang masuk ke pusat logistik berikat bisa langsung keluar dari pelabuhan tanpa harus menyelesaikan seluruh proses administrasi terlebih dahulu. Proses kepabeanan dan dokumen lanjutan bisa Anda selesaikan di dalam PLB. Barang jadi tidak menumpuk dan bisa segera masuk ke proses produksi atau distribusi.
3. Mempercepat Waktu Keluar dari Pelabuhan
PLB tidak hanya menyimpan barang. Anda juga bisa melakukan beberapa aktivitas tambahan seperti pelabelan dan pengemasan ulang (repacking) hingga pengelompokkan barang. Aktivitas ini bisa menyesuaikan barang dengan kebutuhan distribusi tanpa harus memindahkannya ke lokasi lain.
4. Menjadi Hub Distribusi Untuk Kawasan Industri
Tempat penimbunan berikat (TPB) sering berfungsi sebagai titik distribusi sebelum barang dikirim ke berbagai lokasi. Satu TPB menyuplai bahan baku ke puluhan pabrik. Pengiriman bisa lebih cepat dan biaya logistik lebih murah karena jarak tempuh pendek.
5. Mendukung Transshipment dan Konsinyasi
TPB bisa menjadi tempat transit barang yang akan dikirim ke negara lain (transshipment). Selain itu, fasilitas ini juga cocok untuk skema konsinyasi, di mana barang milik pemasok luar negeri, tetapi disimpan di PLB sampai ada pembeli di Indonesia.
6. Mengoptimalkan Arus Kas dengan Penangguhan Bea Masuk dan Pajak
Salah satu fungsi yang sering jadi pertimbangan utama adalah penangguhan bea masuk dan pajak. Anda baru membayar kewajiban tersebut saat barang keluar dari PLB. Dengan begitu, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya besar di awal dan arus kas bisnis bisa lebih terjaga.
Baca Juga: Mengenal Cross Docking, Jenis, & Kapan Harus Menggunakannya
Manfaat Pusat Logistik Berikat Untuk Bisnis
Penggunaan fasilitas ini memberikan beberapa keuntungan yang langsung terasa:
1. Menunda Pembayaran Bea Masuk dan Pajak
Manfaat utama dari fasilitas ini adalah untuk menangguhkan bea masuk, PPN, dan PPh impor sampai barang keluar dari PLB. Jangka waktu penimbunan maksimalnya 3 tahun.
2. Mengurangi Biaya Logistik
Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan, PLB terbukti menekan biaya impor hingga 75,68% dan efisiensi waktu hingga 81,58% sebagaimana hasil survei pada 2023. Efisiensi ini berasal dari percepatan dwelling time di pelabuhan dan pengurangan biaya penyimpanan darurat.
3. Mempercepat Pemenuhan Permintaan
Barang yang sudah tersimpan di TPB biasanya dekat dengan pelabuhan atau kawasan industri sehingga Anda bisa mengeluarkan dan mengirimkannya ke pelanggan lebih cepat. Tidak perlu menunggu kapal datang atau urusan bea cukai setiap kali ada pesanan. Hal ini sangat membantu bisnis yang butuh respon cepat terhadap naik-turunnya permintaan.
4. Mendukung Perencanaan Stok
Fasilitas ini memungkinkan pemilik bisnis untuk menyimpan barang dalam jumlah besar tanpa harus keluar banyak di awal. Jadi, Anda bisa mengatur strategi stok berdasarkan prediksi permintaan, bukan terbatas oleh ketersediaan kas perusahaan. Jika harga bahan baku sedang murah, Anda bisa beli banyak dan simpan di TPB sampai dibutuhkan untuk produksi.
5. Arus Kas Lebih Sehat
Anda tidak perlu membayar bea masuk dan pajak impor di muka. Pembayaran hanya dilakukan ketika barang benar-benar telah keluar dari PLB. Uang yang seharusnya dipakai untuk pajak bisa Anda putar untuk kebutuhan bisnis lain yang lebih mendesak.
6. Fleksibilitas Operasional
Anda bisa mengeluarkan barang secara bertahap sesuai kebutuhan tanpa harus mengeluarkan seluruh stok sekaligus. Bayar pajak hanya untuk barang yang benar-benar dibutuhkan, sisanya tetap tersimpan di PLB. Selain itu, fasilitas ini juga mengizinkan pemilik barang untuk melakukan kegiatan sederhana seperti pengemasan ulang, penggabungan, maupun penyortiran.
Baca Juga: Logistics Management System Makin Terintegrasi dengan Forwarder.ai
Jenis Pusat Logistik Berikat
Berdasarkan Peraturan Dirjen Bea Cukai Nomor PER-14/BC/2019, PLB terbagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan komoditas dan skala usahanya:
| Jenis PLB | Peruntukan |
| Industri Besar | Melayani perusahaan manufaktur skala besar dan komoditas umum |
| Industri Kecil dan Menengah (IKM) | Khusus untuk pelaku UMKM dengan persyaratan lebih ringan |
| Hub Cargo Udara | Terkait dengan logistik kargo di kawasan bandara |
| E-Commerce | Mendukung bisnis online, untuk penyimpanan dan distribusi barang e-commerce |
| Barang Jadi | Khusus untuk produk siap pakai, bukan bahan baku |
| Bahan Pokok | Untuk komoditas strategis seperti gandum, kedelai, dan jagung |
| Floating Storage | Fasilitas penyimpanan terapung di atas kapal (offshore) |
| Ekspor Barang Komoditas | Mendukung ekspor komoditas unggulan Indonesia |
Pilih jenis PLB yang paling sesuai dengan skala bisnis dan jenis barang yang Anda kelola.
Memahami pusat logistik berikat adalah langkah awal untuk mengelola impor dan distribusi dengan lebih cerdas. PLB bukan sekadar gudang, tetapi fasilitas strategis untuk mengatur arus barang impor dengan lebih fleksibel.
Anda tidak perlu terburu-buru mengeluarkan barang atau membayar seluruh kewajiban di awal. Sebaliknya, Anda bisa menyesuaikan waktu distribusi dengan kebutuhan pasar dan kondisi bisnis.
Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.
Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnis Anda!
Kirim Barang Tanpa Ribet. Semua Bisa dari Satu Platform!
Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.


