Home / Blog / Cara Menghitung Volume Paket untuk Pengiriman
Cara Menghitung Volume Paket untuk Pengiriman (freepik)

Cara Menghitung Volume Paket untuk Pengiriman

Tidak sedikit orang beranggapan bahwa perhitungan biaya pengiriman suatu paket sesederhana menimbang berat muatan aja. Padahal, dalam dunia logistik, berat bukan satu-satunya faktor penentu biaya pengiriman. Biasanya, perusahaan ekspedisi juga mempertimbangkan volume paket untuk menentukan kapasitas muatan dan tarif kirim. Oleh karena itu, sebagai pelaku bisnis wajib hukumnya untuk memahami cara menghitung volume paket agar perencanaan anggaran logistik perusahaan jadi lebih efisien.

Yuk, kita bahas lebih lanjut dalam artikel ini!

Cara Menghitung Volume Paket Pengiriman Udara

Pengiriman udara memiliki pendekatan yang sedikit berbeda dibandingkan moda transportasi lainnya, karena kapasitas pesawat sangat terbatas. Oleh karena itu, angka pembagi (divisor) cenderung lebih besar sehingga hasil berat volumenya menjadi lebih ringan dari jalur darat. Standar internasional yang berlaku di Indonesia biasanya menggunakan angka divisor 6.000.

Anda bisa menggunakan rumus berikut:

Berat Volume (kg) = (Panjang (cm) x Lebar (cm) x Tinggi (cm)) / 6.000

Sebagai contoh, Anda mengirim paket berukuran 60 cm x 50 cm x 40 cm. Jika Anda menimbangnya, mungkin berat aktualnya hanya 10 kg. Namun, jika kita masukkan ke dalam rumus di atas, secara bobot volume, angkanya jadi lebih besar. (60 x 50 x 40) / 6.000 = 20 kg

Artinya, Anda harus membayar ongkos kirim untuk 20 kg muatan, karena angka tertinggi antara berat aktual dan volume-lah yang akan menjadi dasar pengenaan tarif pengiriman.

Baca Juga: Jenis Pesawat Cargo dan Fungsinya dalam Logistik

Perhitungan Volume Untuk Pengiriman Darat dan Laut

Cara Menghitung Volume Paket untuk Pengiriman (freepik)
Cara Menghitung Volume Paket untuk Pengiriman (freepik)

Metode perhitungan distribusi jalur darat dan laut memiliki karakteristik yang berbeda, karena menyesuaikan dengan jenis armada angkutnya. Jalur darat biasanya masih menggunakan satuan kilogram, sedangkan jalur laut lebih fokus pada kapasitas ruang atau kubikasi. Berikut adalah detail perhitungannya:

1. Jalur Darat (Berat Volume)

Untuk pengiriman darat, perusahaan logistik menggunakan angka pembagi (divisor) 4.000. Rumus ini berlaku untuk menentukan berat yang akan ditagih jika barang Anda berukuran besar, namun ringan.

Berat Volume (kg) = (Panjang (cm) x Lebar (cm) x Tinggi (cm)) / 4.000

Dengan menggunakan dimensi paket yang sama 60 cm x 50 cm x 40 cm, maka hasilnya adalah:

(60 x 50 x 40) / 4.000 = 30 kg

Baca Juga: Jenis Land Freight untuk Distribusi Darat

2. Jalur Laut (Kubikasi/CBM)

Pengiriman laut umumnya menggunakan satuan cubic meter (CBM). Untuk mendapatkan angka CBM dari ukuran sentimeter, Anda perlu membaginya dengan 1.000.000. Hal ini bertujuan agar total volume kargo terkonversi dengan tepat ke dalam satuan meter kubik.

Volume CBM (m3) = (Panjang (cm) x Lebar (cm) x Tinggi (cm)) / 1.000.000

Dengan menggunakan dimensi yang sama (60 cm x 50 cm x 40 cm), maka perhitungannya menjadi:

(60 x 50 x 40) / 1.000.000 = 0,12 CBM

Dalam pengiriman laut, Anda perlu memastikan setiap titik dimensi terluar kargo terukur dengan benar. Jika Anda menggunakan palet, pastikan tinggi palet masuk dalam hitungan. Sebaliknya, untuk barang berupa dus, cukup jumlahkan akumulasi ruang yang digunakan. Jalur laut tetap menjadi opsi paling efisien untuk mengangkut kargo bervolume besar dengan biaya yang jauh lebih kompetitif dibandingkan jalur lainnya.

Baca Juga: 6 Jenis Sea Freight yang Umum Digunakan

Gunakan Forwarder.ai Untuk Simulasi Pengiriman

Meskipun terlihat sederhana, cara menghitung volume paket secara manual cukup memakan waktu, terlebih ketika volume barang yang dikirim meningkat. Banyak perusahaan logistik yang kini berinovasi melalui platform digitalnya untuk membantu proses perencanaan pengiriman.

Forwarder.ai menyediakan fitur pengecekan tarif hingga simulasi pengiriman yang dapat membantu Anda memperkirakan kebutuhan logistik secara instan. Melalui platform ini, Anda dapat mengecek estimasi tarif sekaligus memilih metode pengiriman yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.

Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnis Anda!

Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.

Feeling enlightened? Share this article to more people.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top